email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Jangan Tunggu Kehilangan untuk Menyadari Arti Kehadiran

by Redaksi Javasatu
3 Juni 2025
Ilustrasi
[Catatan Redaksi]

Jangan Tunggu Kehilangan untuk Menyadari Arti Kehadiran


“Kalau sudah tiada baru terasa, bahwa kehadirannya sungguh berharga.”

Sepotong lirik dari lagu Kehilangan milik Rhoma Irama ini bukan sekadar rangkaian kata puitis. Sepertinya itu adalah tamparan halus, sekaligus pengingat keras, tentang kecenderungan manusia yang sering lupa: menyepelekan yang dekat, dan baru sadar saat semuanya telah tiada.

Kehilangan kerap jadi titik balik paling jujur dalam kehidupan. Saat seseorang, entah itu orang tua, pasangan, sahabat, atau bahkan waktu telah pergi, barulah kita menyadari nilainya. Padahal, Allah SWT dan Rasulullah telah banyak mengingatkan agar kita tidak lalai terhadap nikmat, tidak berlebihan dalam benci, dan senantiasa bersyukur atas apa yang ada.

Dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 286, Allah SWT menegaskan:

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…”

Ayat ini mengajarkan bahwa segala yang hadir dan pergi dalam hidup manusia, termasuk kehilangan adalah bagian dari takaran Ilahi yang penuh hikmah. Maka setiap kehadiran yang kini kita anggap biasa, sejatinya adalah nikmat yang tak selalu bisa kita ulang.

Rasulullah SAW juga pernah bersabda:

“Dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya: kesehatan dan waktu luang.”
(HR. Bukhari)

BacaJuga :

MCC Bukan Beban APBD: Kekeliruan Cara Pandang dalam Membaca Ekonomi Kreatif

MCC Bukan Beban APBD, Tapi Mesin Masa Depan Kota Kreatif Dunia

Hadis ini menegaskan bahwa manusia sering terlambat sadar atas nilai dari apa yang mereka miliki. Kita terlalu sering menyia-nyiakan yang hadir di depan mata, dan terlalu mudah membenci saat berbeda pandangan. Baru setelah semuanya menghilang, hati menjerit dan akal menyesali.

Dalam hal relasi sosial, Islam bahkan memberi garis yang jelas untuk tidak larut dalam cinta ataupun benci secara berlebihan. Rasulullah SAW bersabda:

“Cintailah kekasihmu sekadarnya saja, bisa jadi ia akan menjadi musuhmu suatu hari nanti. Dan bencilah musuhmu sekadarnya saja, bisa jadi ia akan menjadi kekasihmu suatu hari nanti.”
(HR. Tirmidzi)

Lagu Kehilangan bukan sekadar tembang melankolis. Itu adalah cermin dari realitas manusia yang sering menunda rasa syukur, menunda penghargaan, hingga semuanya terlambat. Lagu ini menggugah kesadaran kolektif, agar kita tak membenci secara membabi buta, tak abai pada yang setia, dan tak menunggu kematian untuk menyesali kelalaian.

Karena pada akhirnya, seperti pesan dalam liriknya “kalau sudah tiada, baru terasa”.

Maka selagi masih ada, hargailah. Selagi masih hidup, jangan sia-siakan. Setiap kehadiran adalah anugerah, setiap perpisahan adalah pelajaran.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kalapas Malang Christo Toar Tancap Gas Benahi SDM, Perangi Narkoba dan HP Ilegal

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

MUI, BAZNAS dan Rutan Gresik Perkuat Pesantren At-Taubah untuk Warga Binaan

Haji Sulaiman Sayap Mas Rutin Berbagi, dari Sedekah Subuh hingga Bedah Rumah

Bocil Dukun Gresik Dikenalkan Sosok Kartini Lewat Lomba Mewarnai

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Pemkab Gresik Siapkan Obat dan Kursi Roda untuk Jemaah Haji Lansia

Seluruh SPPG di Kota Malang Disidak, Hanya 1 Berizin Lengkap

Pemohon SIM Perempuan di Gresik Dapat Mawar dan Helm di Hari Kartini

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Enggak Usah ke Singapura, Cukup ke RS Saiful Anwar Saja

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Seluruh SPPG di Kota Malang Disidak, Hanya 1 Berizin Lengkap

BERITA LAINNYA

ASN Yahukimo Tewas Ditembak OPM di Dekai, TNI-Polri Buru Pelaku

Kasum TNI Diapresiasi Pemerintah Selandia Baru atas Pembebasan Pilot KKB

Perwira TNI Jadi Lulusan Terbaik SLC 2026 di Brunei Darussalam

Atlet Muda Taekwondo Indonesia Kalahkan Eropa di Uzbekistan

Analis Apresiasi Gercep Kapolda Banten Tanam Ribuan Pohon Dukung Asta Cita

Wabup Gresik Pimpin IKA Universitas Hang Tuah Surabaya, Perkuat Jejaring Alumni

Perayaan Hari Keris 2026 Trenggalek Meriah, 500 Rampag Barong Pukau Warga

NasDem Kota Malang Ikuti Bimtek Jatim, Perkuat Soliditas dan Kinerja Kader

Hari Jadi ke-27, Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Sinergi Dukung Banjarbaru Emas

Polri Bongkar 23 Ton Bawang Ilegal di Pontianak, Analis Apresiasi Satgas Penyelundupan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Keris Presiden Prabowo Dipamerkan di Bakorwil Malang

Kementerian Kebudayaan RI Dorong Digitalisasi Keris untuk Generasi Muda

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d