JAVASATU.COM- Atlet muda Taekwondo Indonesia mencatat hasil positif dalam ajang Tashkent 2026 World Taekwondo Junior Championships yang digelar di Tashkent, Uzbekistan. Dalam kejuaraan dunia junior tersebut, para atlet Indonesia sukses menaklukkan sejumlah lawan dari negara Eropa.

Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) mengirimkan kontingen yang terdiri dari pelatih nasional Lia Karina, masseur Nisa Anggita, serta tiga atlet yakni Audrey Davin (-48 kg), Gentza Erlangga (-73 kg), dan Queenita Keisha (-49 kg). Mereka bersaing dengan atlet-atlet terbaik junior dari berbagai negara.
Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan, para atlet muda Indonesia mampu menunjukkan kemampuan bersaing dengan mengalahkan sejumlah lawan kuat dari Eropa.
“Para atlet muda kita berhasil mengalahkan atlet dari Spanyol, Slovakia, Italia, dan Prancis. Ini menunjukkan mereka punya potensi besar,” ujar Richard, Selasa (21/4/2026).
Meski demikian, Indonesia belum berhasil membawa pulang medali dalam ajang tersebut. Salah satu atlet, Audrey Davin, tercatat mampu melaju hingga babak delapan besar sebelum terhenti.
“Walaupun belum meraih medali, saya tetap bangga dengan perjuangan mereka. Ini pengalaman penting untuk pembinaan ke depan,” tambahnya.
Richard menegaskan, PBTI akan terus memperkuat program pelatnas dan evaluasi agar atlet muda Indonesia bisa tampil lebih kompetitif di ajang internasional berikutnya.
“Dengan persiapan yang lebih matang, saya yakin target prestasi internasional bisa tercapai,” pungkasnya. (arf)