Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Cerita Petugas Pemakaman Covid-19 Magetan, Dilema Rasa Kemanusiaan

Javasatu by Javasatu
24 Februari 2021
4

Javasatu,Magetan- Menjadi petugas pemakaman jenazah pasien Covid-19 (pemulasaran jenazah) memang berat. Hal itu sangat dilematis, apalagi jika dibenturkan dengan rasa kemanusiaan dan dibalik jika yang mengalami hal itu adalah sanak keluarga petugas.

Salah satu prosesi pemulasaran jenazah. (Foto: Nusadaily.com)

Diceritakan oleh salah satu petugas TRC BPBD Magetan, Khoirul Huda dia harus berani dan ‘tega’ melaksanakan tugasnya untuk mengantarkan jenazah ke tempat terahirnya.

Bisa dibayangkan, pada saat pemakaman tak seorang pun kerabat atau sanak keluarga yang boleh mengantarkan. Itu sangat dilematis, apalagi jika hal itu terjadi kepada anggota keluarganya.

”Kita membayangkan jika itu terjadi pada kita atau keluarga, bagaimana sedihnya perasaan ini,” ungkapnya, Jumat (8/1/2021).

Sampai saat ini, jumlah orang yang dimakamkan sesuai prokes di Kabupaten Magetan makin hari makin bertambah banyak. Dalam sehari bisa sampai 8 orang.

Sudah sepantasnya, apresiasi diberikan kepada petugas pemakaman dari TRC BPBD Magetan yang tak kenal lelah demi kemanusiaan. Meski ada rasa dilema, rasa takut terpapar, dan diprotes keluarga.

Lebih lanjut, dia menerangkan jika dalam sehari memakamkan satu hingga tujuh orang dalam sehari.

”Capek lelah dan ngantuk pasti, namun jenazah terkonfirmasi positif harus segera dimakamkan, rasa itu semua kami lawan,” imbuhnya.

Dia juga bercerita, saking takutnya dia sampai mandi alkohol agar tidak kena virus.

“Jika ngomong takut, ya pastilah, karena kita juga manusia biasa yang tidak kebal dengan virus ini. Dahulu awal covid 19 usai pemakaman, saking takutnya kita pernah mandi alkohol di seluruh tubuh,”  kenangnya yang juga di amini rekannya Darsono dan yang lain.

Selain itu, dia juga bercerita tentang anggapan keluarganya di rumah. Ada yang protes, ada yang ikhlas dari teman teman. Namun setelah dijelaskan kepada anak dan istrinya, sejauh ini tidak ada masalah karena itu disampaikan dengan baik dan sejauh ini prosesnya juga sesuai prokes.

Soal kesejahteraan sejauh ini, Ia mengaku cukup.

“Tapi yang lebih penting bagi dirinya dan temen temen bisa membantu masyarakat itu saja sudah cukup. Ucapan terimakasih mereka itu kepada kami menjadi sesuatu yang luar biasa, selain  banyak saudara, ” ungkap Irul.

”Semoga pandemi ini bisa segera berakhir kehidupan bisa kembali seperti dahulu lagi,” doa para para petugas pemakaman Covid-19 dari TRC BPBD Magetan tersebut.

Berita Lainnya: Peneliti : Jangan Berprasangka Berlebihan Atas Pembebasan Ba’asyir – Nusadaily.com

Tidak ada satu orangpun di dunia ini yang mau terpapar covid, apalagi sampai meninggal dunia.

”Ayo tetap waspada dan selalu menaati prokes dengan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Agar dapat sama-sama mencegah dan memutus rantai penyebaran covid 19 di Magetan,” pungkasnya. (ND/JS)

Berita artikel ini juga tayang di Nusadaily.com: https://nusadaily.com/regional/cerita-petugas-pemakaman-covid-19-magetan-dilema-rasa-kemanusiaan.html
Previous Post

2020, Indeks Pembangunan Manusia Kota Malang Naik 0,16 Persen

Next Post

DPO 8 Bulan Ditangkap Polres Blora di Dalam Hutan

Related Posts

Maulid Nabi di Gresik, Anak Jalanan: Kami Merasa Dianggap sebagai Warga
Human Interest

Maulid Nabi di Gresik, Anak Jalanan: Kami Merasa Dianggap sebagai Warga

25 Agustus 2026
Bocah 10 Tahun Kayuh Sepeda Jenguk Ayah di Tahanan Polres Situbondo
Human Interest

Bocah 10 Tahun Kayuh Sepeda Jenguk Ayah di Tahanan Polres Situbondo

30 Juli 2026
Siswi MI Tsamrotul Ulum Tanjungwidoro Bawa Pulang Emas dari Ma Chung
Pendidikan

Siswi MI Tsamrotul Ulum Tanjungwidoro Bawa Pulang Emas dari Ma Chung

25 Mei 2026
Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Next Post
DPO 8 Bulan Ditangkap Polres Blora di Dalam Hutan

DPO 8 Bulan Ditangkap Polres Blora di Dalam Hutan

Comments 4

  1. Ping-balik: Wagub DKI: Pengangkutan Jenazah Terpapar COVID-19 Belum Gunakan Truk - Imperium Daily
  2. Ping-balik: Wagub DKI: Pengangkutan Jenazah Terpapar COVID-19 Belum Gunakan Truk - Nusa Daily
  3. Ping-balik: Romo Benny: Taat Prokes Solusi Darurat Lahan Pemakaman COVID-19 - Nusa Daily
  4. Ping-balik: Parkir Motor di Trotoar, Dishub Magetan: Sehari Tertib Besok Balik Lagi - Nusa Daily

Pos-pos Terbaru

  • SATUPENA Jatim Dorong Perlindungan Hak Cipta Penulis di Kota Batu
  • Kapolresta Malang Kota: Rutam Nuwus Hebak, Aksi ALAT BANTU Kondusif
  • Wabup Gresik: Anak Tak Cukup Dilarang Main Gawai, Orang Tua Harus Mendampingi
  • Ribbon KTP Elektronik Habis, DPRD Kabupaten Malang Minta Stok Dievaluasi
  • Atlet Taekwondo Indonesia Balqis Nur Afiati Raih Emas di Qatar
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com