email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Prasasti Karanggayam Tak Terurus di Kandang Sapi

by Bagus Ary Wicaksono
5 Agustus 2021

JAVASATU-BLITAR- Prasasti Karanggayam di Desa Karanggayam Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar teronggok di kandang sapi. Berdasarkan pantauan Kamis (5/8/2021), benda itu masih ada di tempat sejak penggalian sekitar sebulan lalu. Sejumlah pecinta sejarah menduga prasasti itu berasal dari Raja Bameswara, penguasa Kerajaan Kadiri era 1117-1130.

Prasasti Karanggayam
Prasasti Karanggayam yang berada di kandang sapi milik warga. (Foto: HBY/javasatu.com)

BACA JUGA:

  • Jejak Masa Lalu Tambangan Selokajang, Sudah Ada Sejak Era Hindu-Buddha – Kliktimes.com
  • Wujudkan Kearifan Lokal, Dewan Kesenian Jatim Gelar Sayembara Manuskrip Buku Puisi 2021 – Javasatu.com

Prasasti di Blitar tersebut kondisinya memang tak lagi bagus. Sebab sudah aus termakan usia. Hanya Nampak ciri khas lencana Raja Bameswara yakni rembulan yang digigit tengkorak. Meskipun yang nampak paling jelas adalah logo rembulan yang berada di bagian atas prasasti.

Logo semacam itu juga ada pada prasasti Tangkilan, dengan angka tahun 1052 saka atau 1130 masehi. Logo Raja Bameswara berupa Candrakapala yang tergambarkan dengan tengkorak menggigit bulan. Namun prasasti Tangkilan itu ada di wilayah Kediri bukan di Blitar.

Sedangkan peninggalan Raja Bameswara yang di Kabupaten Blitar adalah Prasasti Panumbangan I di Plumbangan Kecamatan Doko. Serta Prasasti Pandelegan yang ketika itu berada di Desa Pikatan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar.

Selain Prasasti Juga Ada Batu Angka Tahun di Blitar

prasasti Karanggayam
Batu berangka tahun dekat temuan prasasti karanggayam.
Foto: HBY/javasatu.com

Nah, selain logo di atas, di dekat prasasti juga ada angka tahun. Para pecinta sejarah menduga angkanya 1034 Saka atau 1.122 Masehi. Angka tahun itu tertulis pada batu mirip altar yang kuat dugaan sebagai ambang pintu candi di Blitar.

Iplik warga Karanggayam Blitar kepada kliktimes.com, mengatakan bahwa temuan itu sebenarnya sudah sejak lama. Namun baru ada pembongkaran sekitar awal Juli 2021. Namun hingga kini prasasti masih teronggok di kandang sapi.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

“Batu itu sudah kita tahu lama, tetapi tidak tahu kalau sebesar itu. Awalnya hanya kelihatan ujungnya saja. Baru sekitar satu bulan ini ada penggalian,” akunya di Blitar.

Menurut Iplik, awalnya penggalian yang dilakukan juga tidak sengaja di Blitar. Karena tujuan menggali untuk limbah kotoran sapi. Di tempat kotoran sapi ada dua jenis batu besar itu. Yang pertama berbentuk seperti altar dan angka tahun. Sedangkan satu batu berbentuk prasasti dengan logo rembulan.

“Batu itu sudah ada di situ sejak saya lahir tahun 1990,” ungkap warga Blitar ini soal temuan prasasti Karanggayam.(ary)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: berita blitar hari iniberita blitar terbaruberita blitar terlengkapkumpulan berita BlitarPrasasti Karanggayam

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polres Gresik Temukan Lansia 90 Tahun yang Terpisah Saat Haul

Dosen Universitas Al-Qolam Malang Evaluasi Program KKN di Desa Kaumrejo

Dispussipda Kota Malang Gembleng 60 Penulis untuk Antologi Budaya Lokal

Madas Nusantara Kritik Penertiban Alfamart, Indomaret dan Warung Madura

Yamaha Surya Inti Putra Jemput Bola, Servis Motor Bisa di Rumah Konsumen

15 Dapur MBG di Kabupaten Malang Disuspend, Gerindra Dukung Evaluasi BGN

Putri Zulhas Kembali Mangkir, PN Jaktim Siapkan Eksekusi Paksa Rumah Rp 30 Miliar

Obat dalam Pembalut Digagalkan Masuk Lapas Malang

Polres Gresik Kerahkan Ratusan Personel Amankan Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf 

Ribuan Jemaah Padati Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf di Gresik

Prev Next

POPULER HARI INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Putri Zulhas Kembali Mangkir, PN Jaktim Siapkan Eksekusi Paksa Rumah Rp 30 Miliar

Ribuan Jemaah Padati Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf di Gresik

Eksekusi Rumah di Malang Diwarnai Dugaan Perbedaan Putusan Pengadilan

15 Dapur MBG di Kabupaten Malang Disuspend, Gerindra Dukung Evaluasi BGN

BERITA LAINNYA

Polres Gresik Temukan Lansia 90 Tahun yang Terpisah Saat Haul

Dosen Universitas Al-Qolam Malang Evaluasi Program KKN di Desa Kaumrejo

Dispussipda Kota Malang Gembleng 60 Penulis untuk Antologi Budaya Lokal

Madas Nusantara Kritik Penertiban Alfamart, Indomaret dan Warung Madura

Yamaha Surya Inti Putra Jemput Bola, Servis Motor Bisa di Rumah Konsumen

15 Dapur MBG di Kabupaten Malang Disuspend, Gerindra Dukung Evaluasi BGN

Putri Zulhas Kembali Mangkir, PN Jaktim Siapkan Eksekusi Paksa Rumah Rp 30 Miliar

Obat dalam Pembalut Digagalkan Masuk Lapas Malang

Polres Gresik Kerahkan Ratusan Personel Amankan Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf 

Ribuan Jemaah Padati Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf di Gresik

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Bangunan Tutup Sungai Kadalpang Disetop Pemkot Malang

Pembangunan Jembatan Aramco Blora Masuk Tahap Akhir

Matvey Safonov Siap Bersaing Raih Posisi Utama di PSG

Road Race Malang Tekan Balap Liar, Ajang Berburu Talenta Pembalap Muda

Pembangunan Sekolah Rakyat dan Kampus UNY di Blora Segera Dimulai

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved