email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemkab Gresik Terus Berupaya Turunkan AKI, AKB dan Cegah Stunting

by Sudasir Al Ayyubi
31 Agustus 2022
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-GRESIK- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Pencegahan Stunting.

(Foto: Istimewa)

Kali ini, pada Selasa (30/8/2022) bekerjasama dengan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Surabaya menggelar Dialog Kebangsaan dengan tema ‘Pernikahan Dini, Stunting dan Kematian Ibu’ bertempat di Ballroom Giriloka Hotel Aston Inn Gresik.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan menghadirkan 4 narasumber diantaranya pakar tumbuh kembang anak Prof. Moersintowarti B Narendra, MSc.,dr.SpA (K), pakar penurunan AKI AKB Prof. Dr. Nyoman Anita, drg,,MS, pakar Fetal Programing Hermanto Tri Joewono, dr.,spOG (K) dan Ketua Peradi Gresik Kukuh Pramono Budi, S.H.,M.H,.

Hadir pula Wakil Bupati Gresik Dra. Hj. Aminatun Habibah, M.Pd, Dandim 0817 Gresik, Mewakili Kapolres Gresik Kabag Ten Achmad Zunaidi, Ketua Pengadilan Agama Gresik Dr. Soegiri, Ketua Pengadilan Agama Bawean Ahmad Badarusman, Ketua IKA UNAIR Gresik dr. Lestari, Camat, Kepala Puskesmas dan Kepala Desa lokus Stunting Se Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menyampaikan persoalan stunting ini menjadi persoalan nasional yang harus dituntaskan dengan satu tekad dan komitmen yang kuat, menyatukan persepsi menyatukan hati berkolaborasi bersama sama menuntut bekerja lebih cepat, kerja lebih tepat.

“Banyak variabel dalam kasus Stunting khususnya di Kabupaten bagaimana kita melihat dan mengidentifikasi hingga pendampingan,” ungkap Gus Yani, begitu sapaan akrab Bupati Gresik.

Gus Yani menuturkan, Pernikahan dini pada anak dapat meningkatkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

BacaJuga :

Tradisi Malam Selikur, Santri Al-Karimi Gresik Khatamkan Kitab Kuning

Pesantren Kilat, Siswa SMP Muhammadiyah 4 Gresik Diedukasi Anti Bullying

“Pernikahan pada usia dini sangat berbahaya. Pernikahan usia dini juga berpotensi pada bayi yang dilahirkan mengalami kekerdilan atau stunting,” ujarnya.

Bupati mengimbau setiap keluarga bahwa sebuah pernikahan harus direncanakan sebaik mungkin dan dilakukan pada usia yang bisa dikatakan cukup.

“Era nya kolaborasi dibutuhkan komitmen bersama dimana Bonus Demografi di imbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul terutama dalam penanganan kasus Stunting agar dapat dikendalikan,” ujarnya.

Diterangkan, lakukan pantauan kesehatan ibu dan anaknya. Semua harus bekerjasama agar kematian bayi, kematian ibu dapat dicegah. Berikanlah anak-anak kita atau bayi dengan makanan yang bergizi agar stunting tidak terjadi.

“Mari bersama berkomitmen tingkatkan kualitas mutu layanan kesehatan bagi ibu dan anak dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

(Foto: Istimewa)

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Khusnah, MM dalam laporannya menyampaikan Kematian Ibu dan kematian balita berdasarkan laporan MPDN untuk tahun 2022 per bulan Agustus adalah jumlah kematian ibu sebanyak 12 (tahun 2021 sebanyak 60), jumlah kematian bayi sebanyak 55 (tahun 2021 sebanyak 66).

Dijelaskan dr. Khusnah sapaan akrab Kadinkes, Kasus Stunting berdasarkan EPPGBM Per Juni tahun 2022 jumlah balita ditimbang dan dilakukan pemantauan status gizi sebanyak 70.451 balita atau 67,97% dibanding jumlah balita seluruhnya, Prevalensi Stunting sebesar 10,52% tahun 2021 sebesar 10,9%.

“Hasil monev dan pelacakan Stunting di lapangan ditemukan beberapa hal penyebab diantaranya pola asuh dan pola makan, pemberian ASI eksklusif kurang berkualitas, riwayat ibu hamil KEK dan Bumil Risti (Risiko Tinggi), berat badan lahir rendah, sosial ekonomi dan kesehatan lingkungan kurang memadahi,” ungkapnya.

Menurut dia, Intervensi spesifik yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan antara lain cakupan pemberian ttd remaja putri sebesar 52%, cakupan pemberian PMT sebesar 75% dengan sasaran balita gizi kurang dan gizi buruk, cakupan IDL 57,50%, cakupan pemberian obat cacing 99,38%.

“Intervensi sensitif yang telah dilaksanakan adalah kegiatan gemar makan ikan oleh dinas perikanan, Air bersih oleh dinas CKPKP dan pendampingan pola asuh oleh TP PKK dan TPK,” pungkasnya.

Usai sambutan dilakukan penandatanganan MoU antara Pemkab Gresik dan IKA UNAIR dilanjutkan perjanjian kerjasama (PKS) Dinas Kesehatan dan Pengadilan Agama Gresik, selanjutnya perjanjian kerjasama Pengadilan Agama Gresik dan Pengadilan Agama Kepulauan Bawean.

(Foto: Istimewa)

Acara juga diisi penyerahan bantuan oleh Bupati dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik kepada balita Stunting. (Bas/Arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Bupati GresikDinkes GresikFandi Akhmad YaniIKA UNAIR

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Tradisi Malam Selikur, Santri Al-Karimi Gresik Khatamkan Kitab Kuning

Ramadan, Jatim Park Group Bagikan 3.000 Paket Sembako untuk Masyarakat

Pesantren Kilat, Siswa SMP Muhammadiyah 4 Gresik Diedukasi Anti Bullying

Wamenpar Buka Peluang Penambahan Rute Penerbangan ke Malang

Jelang Nyepi dan Takbiran, Kapolres Gresik Jaga Kerukunan di Pura Kerta Bumi

Endel Park Golokan, Wisata Baru di Gresik Utara Resmi Dibuka

Jelang Lebaran, Stok Telur dan Ayam di Kabupaten Malang Dipastikan Aman

Pendamping PKH Gresik Jadi PPPK, Diingatkan Tangung Jawab Pelayanan

Bazar Ramadan BRI Malang Hadirkan Promo Belanja dan Produk UMKM

Nuzulul Quran, 65 Anak Yatim di Kebomas Disantuni

Prev Next

POPULER HARI INI

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

Polisi Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Bantur

Bazar Ramadan BRI Malang Hadirkan Promo Belanja dan Produk UMKM

Nuzulul Quran, 65 Anak Yatim di Kebomas Disantuni

Pelaku Wisata Dieng Santuni Anak Yatim di Wonosobo Saat Ramadan

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

218 Jembatan Rampung Cepat, Presiden Prabowo Apresiasi Kerja TNI

Pelaku Wisata Dieng Santuni Anak Yatim di Wonosobo Saat Ramadan

Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murah Ramadan di 13 Titik

Javanese Cat Rilis Album “Gratia Plena”, Angkat Kritik Sosial dalam Balutan Alternative Rock

Band Surabaya Overcloud Rilis Maxi Single Baru “Storm Will Pass Away”

PPI Dunia Kritik Arah Kebijakan Luar Negeri RI, Dinilai Menuju Jurang Imperialisme

Ainur Roziqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PRIMA DMI Jawa Timur

Hadapi Situasi Global, Analis Dukung Seruan Kapolri: Masyarakat Bersatu Dukung Presiden

Relawan Suketeki Kediri Bagikan 1.500 Takjil ke Pengguna Jalan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Nuzulul Qur’an di Perum GSK Gresik, Jemaah Diajak Istikamah Baca Al-Quran

Motor Keluar Gang Ditabrak Pikap di Sumberpucung Malang, Satu Tewas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved