JAVASATU.COM- Band alternatif asal Malang, Lakuna, resmi membuka perjalanan musikalnya lewat perilisan maxi single bertajuk Mudra yang dirilis pada 22 Maret 2026 di berbagai platform musik digital.

Rilisan ini menjadi langkah awal Lakuna menuju proyek album penuh. Band yang aktif sejak 2021 ini digawangi Yoko (vokal), Bagus dan Tian (gitar), Kelfin (keyboard), Aziz (bass), serta Eta (drum), dengan mengusung warna musik pop alternatif dan folk bernuansa emosional.
Maxi single Mudra terdiri dari dua lagu, yakni Manungsa ing Pandunga sebagai pembuka dan Mudra sebagai lagu utama. Kedua komposisi ini mengangkat tema refleksi kehidupan manusia, mulai dari asal-usul, tujuan hidup, hingga makna akhir keberadaan.
Vokalis Lakuna, Yoko, menjelaskan bahwa lagu Mudra lahir dari proses perenungan dan riset mengenai konsep kehancuran dalam berbagai perspektif kepercayaan.
“Dari situ saya menemukan banyak sudut pandang tentang akhir kehidupan, yang kemudian berkembang menjadi lagu ini,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Ia menambahkan, istilah Mudra berasal dari bahasa Sanskerta yang bermakna kembali pada keadaan murni atau asal. Konsep tersebut menjadi benang merah dalam keseluruhan karya yang ditawarkan Lakuna.
Sementara itu, lagu pembuka Manungsa ing Pandunga yang menggunakan bahasa Jawa terinspirasi dari tembang macapat dan digarap pada akhir 2025 sebagai pengantar menuju lagu utama.
Lakuna sebelumnya telah memperkenalkan diri lewat single Buai Raga. Melalui Mudra, mereka mempertegas identitas musikal sekaligus membuka ruang eksplorasi yang lebih luas di skena musik alternatif Indonesia.
Ke depan, Lakuna berencana merilis satu single lanjutan sebagai jembatan menuju album penuh perdana mereka. (arf)