email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 13 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Nuning Rodiyah Komisioner KPI Pusat Dampingi MS di Polres Jakarta Pusat Malam Ini

by Bagus Ary Wicaksono
1 September 2021

JAVASATU-JAKARTA- Nuning Rodiyah Komisioner KPI Pusat damping terduga korban MS mengadu ke polisi. Pada Rabu (1/9/2021) malam sekira pukul 22.58 WIB, Nuning bersama terduga korban MS berada di Polres Jakarta Selatan. Nuning ke Polres Jakarta setelah sebelumnya melakukan investigasi internal di kediaman terduga MS sejak petang tadi.

Komisioner KPI Pusat, Nuning Rodiyah. (Foto: Istimewa)

“Sekarang saya di Polres Jakarta Pusat mendampingi terduga korban MS membuat laporan polisi,” tegasnya kepada kliktimes.com. partner javasatu.com.

Menurut Nuning, sejak awal Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menganggap penting persoalan ini. Hanya saja, pihak KPI Pusat memang harus melakukan investigasi internal untuk mengetahui secara pasti soal dugaan aksi perundungan dan pelecehan seksual.

“KPI Pusat tidak gegabah menyikapi informasi,” tegasnya.

Pihak KPI Pusat dalam investigasi internal telah memanggil sejumlah saksi. KPI Pusat juga siap memberikan pendampingan kepada terduga korban dalam perkara ini. Pihaknya menegaskan memang perlu ada pendampingan kepada yang disinyalir adalah korban.

“Jangan-jangan selama ini, ada ketakutan-ketakutan yang berlebihan atau ada ancaman-ancaman,” ujar Nuning.

Baca Juga:
  • Pesan Berantai Diduga Pegawai KPI Pusat, Mengaku Dibully, Direkam Alat Vitalnya – Kliktimes.com
  • KPI Pusat Gelar Investigasi Internal, Dukung Penegak Hukum Sikapi Dugaan Bully dan Pelecehan Seksual – Kliktimes.com

Ini Sikap KPI Pusat

KPI Pusat mengeluarkan pernyataan terkait pesan berantai soal dugaan pelecehan dan bullying yang menimpa pegawainya, Rabu (1/9/2021).

BacaJuga :

Analis Nilai Polri di Bawah Presiden dan Kapolri Disetujui DPR Sesuai Amanat Reformasi

Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games, Lifter TNI Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten

Dalam rilis itu, KPI Pusat menyikapi beredar informasi di tengah masyarakat terkait kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan (bullying). Yakni yang terjadi di lingkungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

Pernyataan sikap disampaikan oleh Ketua KPI Pusat Agung Suprio dalam sejumlah poin. Pertama, KPI Pusat menyatakan turut prihatin dan tidak menoleransi segala bentuk pelecehan seksual, perundungan atau bullying terhadap siapapun dan dalam bentuk apapun.

“Kedua, melakukan langkah-langkah investigasi internal, dengan meminta penjelasan kepada kedua belah pihak,” tegasnya.

Ketiga, KPI Pusat mendukung aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Keempat, memberikan perlindungan, pendampingan hukum dan pemulihan secara psikologi terhadap korban.

“Kelima, menindak tegas pelaku apabila terbukti melakukan tindak kekerasan seksual dan perundungan (bullying) terhadap korban, sesuai hukum yang berlaku,” tulisnya.

Sebelumnya, seperti berita di kliktimes.com, pesan berantai diduga pegawai KPI beredar. Pesan itu berisi permintaan tolong kepada Presiden Joko Widodo. Pesan tersebut beredar Rabu (1/9/2021) dari pria berinisial MS yang mengaku menjadi korban perundungan dan pelecehan seksual. Pelakunya ia sebut sejumlah pegawai di lingkungan kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

“Tolong Pak Jokowi, Saya Tak Kuat Dirundung dan Dilecehkan di KPI, Saya Trauma Buah Zakar Dicoret Spidol oleh Mereka”. Kalimat ini menjadi pengantar dari pesan MS yang cukup panjang.

MS mengaku sepanjang 2012-2014, selama dua tahun ia dibully dan dipaksa untuk membelikan makan bagi rekan kerja senior. Mereka bersama sama mengintimidasi yang membuatnya tak berdaya. Padahal menurut MS, kedudukan mereka setara dan bukan tugasnya untuk melayani rekan kerja.

“Tapi mereka secara bersama sama merendahkan dan menindas saya layaknya budak pesuruh,” ujarnya dalam pesan itu.

“Sejak awal saya kerja di KPI Pusat pada 2011, sudah tak terhitung berapa kali mereka melecehkan, memukul, memaki, dan merundung tanpa bisa saya lawan. Saya sendiri dan mereka banyak. Perendahan martabat saya dilakukan terus menerus dan berulang ulang sehingga saya tertekan dan hancur pelan-pelan,” urainya. (Ary)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BullyingKPIKPI PusatNasionalNuning Rodiyah Komisioner KPI PusatPelecehan SeksualPolres Jakarta Pusat

Comments 4

  1. Ping-balik: Bawa Poster Saat Presiden Jokowi Keluar PIPP Blitar, Polisi Amankan Seorang Warga - KlikTimes
  2. Ping-balik: Channel YouTube Alodokter Raih Golden Play Button - KlikTimes
  3. Ping-balik: Dukcapil Kemendagri Bentuk Tim Penyamaran, Temukan Sembilan Kelurahan di DKI Salahi Aturan - KlikTimes
  4. Ping-balik: Ribuan Vaksin Sinovac untuk Warga Pakisaji - Malangartchannel.com

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target 500 Sekolah hingga 2029

Wali Kota Malang Optimistis K3 Perkantoran dan CSR Meningkat

SPPG Rampal Celaket Malang Gagas Wisata Dapur MBG untuk Siswa

SPPG Rampal Celaket Malang Wacanakan MBG Prasmanan, Pertama di Indonesia

Eksplor Jogja, Siswa SMP YPI Darussalam 1 Cerme Study Tour Sambil Belajar Vlog Digital

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Analis Nilai Langkah Nyata Pendidikan Berkeadilan

Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari Ancaman OPM di Papua

Wabup Gresik Minta Guru Ubah Cara Mengajar Matematika Agar Tak Menakutkan

AKBP Ramadhan Nasution Resmi Jabat Kapolres Gresik, Gantikan AKBP Rovan Richard Mahenu

AKBP Muhammad Taat Resdi Resmi Jabat Kapolres Malang, Gantikan AKBP Danang Setiyo

Prev Next

POPULER HARI INI

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

AKBP Ramadhan Nasution Resmi Jabat Kapolres Gresik, Gantikan AKBP Rovan Richard Mahenu

Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari Ancaman OPM di Papua

BERITA LAINNYA

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target 500 Sekolah hingga 2029

Eksplor Jogja, Siswa SMP YPI Darussalam 1 Cerme Study Tour Sambil Belajar Vlog Digital

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Analis Nilai Langkah Nyata Pendidikan Berkeadilan

Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari Ancaman OPM di Papua

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

TNI dan Warga Gotong Royong Pulihkan Polindes Pascabencana di Aceh Tengah

OPINI: KIP Inovatif, Pendidikan Cerdas untuk yang Salah Sasaran

PWI Jatim Siapkan Lomba Karya Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Piala Prapanca

Atlet Taekwondo Emas SEA Games 2025, Alfi Kusuma Naik Pangkat Jadi Letnan Satu

Ifan Seventeen Rilis “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Kisah Cinta yang Tak Lagi Sama

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved