email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 18 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Nuning Rodiyah Komisioner KPI Pusat Dampingi MS di Polres Jakarta Pusat Malam Ini

by Bagus Ary Wicaksono
1 September 2021

JAVASATU-JAKARTA- Nuning Rodiyah Komisioner KPI Pusat damping terduga korban MS mengadu ke polisi. Pada Rabu (1/9/2021) malam sekira pukul 22.58 WIB, Nuning bersama terduga korban MS berada di Polres Jakarta Selatan. Nuning ke Polres Jakarta setelah sebelumnya melakukan investigasi internal di kediaman terduga MS sejak petang tadi.

Komisioner KPI Pusat, Nuning Rodiyah. (Foto: Istimewa)

“Sekarang saya di Polres Jakarta Pusat mendampingi terduga korban MS membuat laporan polisi,” tegasnya kepada kliktimes.com. partner javasatu.com.

Menurut Nuning, sejak awal Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menganggap penting persoalan ini. Hanya saja, pihak KPI Pusat memang harus melakukan investigasi internal untuk mengetahui secara pasti soal dugaan aksi perundungan dan pelecehan seksual.

“KPI Pusat tidak gegabah menyikapi informasi,” tegasnya.

Pihak KPI Pusat dalam investigasi internal telah memanggil sejumlah saksi. KPI Pusat juga siap memberikan pendampingan kepada terduga korban dalam perkara ini. Pihaknya menegaskan memang perlu ada pendampingan kepada yang disinyalir adalah korban.

“Jangan-jangan selama ini, ada ketakutan-ketakutan yang berlebihan atau ada ancaman-ancaman,” ujar Nuning.

Baca Juga:
  • Pesan Berantai Diduga Pegawai KPI Pusat, Mengaku Dibully, Direkam Alat Vitalnya – Kliktimes.com
  • KPI Pusat Gelar Investigasi Internal, Dukung Penegak Hukum Sikapi Dugaan Bully dan Pelecehan Seksual – Kliktimes.com

Ini Sikap KPI Pusat

KPI Pusat mengeluarkan pernyataan terkait pesan berantai soal dugaan pelecehan dan bullying yang menimpa pegawainya, Rabu (1/9/2021).

BacaJuga :

Kapolri Copot Eks Kapolres Bima Terkait Narkoba Diapresiasi Publik

SeaBank: Gaya Hidup Anak Muda 2026, Nikmati Hidup Uang Tetap Aman

Dalam rilis itu, KPI Pusat menyikapi beredar informasi di tengah masyarakat terkait kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan (bullying). Yakni yang terjadi di lingkungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

Pernyataan sikap disampaikan oleh Ketua KPI Pusat Agung Suprio dalam sejumlah poin. Pertama, KPI Pusat menyatakan turut prihatin dan tidak menoleransi segala bentuk pelecehan seksual, perundungan atau bullying terhadap siapapun dan dalam bentuk apapun.

“Kedua, melakukan langkah-langkah investigasi internal, dengan meminta penjelasan kepada kedua belah pihak,” tegasnya.

Ketiga, KPI Pusat mendukung aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Keempat, memberikan perlindungan, pendampingan hukum dan pemulihan secara psikologi terhadap korban.

“Kelima, menindak tegas pelaku apabila terbukti melakukan tindak kekerasan seksual dan perundungan (bullying) terhadap korban, sesuai hukum yang berlaku,” tulisnya.

Sebelumnya, seperti berita di kliktimes.com, pesan berantai diduga pegawai KPI beredar. Pesan itu berisi permintaan tolong kepada Presiden Joko Widodo. Pesan tersebut beredar Rabu (1/9/2021) dari pria berinisial MS yang mengaku menjadi korban perundungan dan pelecehan seksual. Pelakunya ia sebut sejumlah pegawai di lingkungan kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

“Tolong Pak Jokowi, Saya Tak Kuat Dirundung dan Dilecehkan di KPI, Saya Trauma Buah Zakar Dicoret Spidol oleh Mereka”. Kalimat ini menjadi pengantar dari pesan MS yang cukup panjang.

MS mengaku sepanjang 2012-2014, selama dua tahun ia dibully dan dipaksa untuk membelikan makan bagi rekan kerja senior. Mereka bersama sama mengintimidasi yang membuatnya tak berdaya. Padahal menurut MS, kedudukan mereka setara dan bukan tugasnya untuk melayani rekan kerja.

“Tapi mereka secara bersama sama merendahkan dan menindas saya layaknya budak pesuruh,” ujarnya dalam pesan itu.

“Sejak awal saya kerja di KPI Pusat pada 2011, sudah tak terhitung berapa kali mereka melecehkan, memukul, memaki, dan merundung tanpa bisa saya lawan. Saya sendiri dan mereka banyak. Perendahan martabat saya dilakukan terus menerus dan berulang ulang sehingga saya tertekan dan hancur pelan-pelan,” urainya. (Ary)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BullyingKPIKPI PusatNasionalNuning Rodiyah Komisioner KPI PusatPelecehan SeksualPolres Jakarta Pusat
ADVERTISEMENT

Comments 4

  1. Ping-balik: Bawa Poster Saat Presiden Jokowi Keluar PIPP Blitar, Polisi Amankan Seorang Warga - KlikTimes
  2. Ping-balik: Channel YouTube Alodokter Raih Golden Play Button - KlikTimes
  3. Ping-balik: Dukcapil Kemendagri Bentuk Tim Penyamaran, Temukan Sembilan Kelurahan di DKI Salahi Aturan - KlikTimes
  4. Ping-balik: Ribuan Vaksin Sinovac untuk Warga Pakisaji - Malangartchannel.com

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Mahasiswa UIBU Raih Emas Kejuaraan Balap Sepeda Asia 2026 di Arab Saudi

Jelang Ramadan, Gus Yani Ziarah Makam Wali Bersama Kader PDIP

Kapolri Copot Eks Kapolres Bima Terkait Narkoba Diapresiasi Publik

Halimah Munawir Dorong Diplomasi Seni Indonesia-Mesir

Jalur Pantura Pemalang-Tegal Tergenang Air, Polisi Turun Tangan Atur Lalin

RAT 2025 KSPPS Al-Karimi Berkah Mandiri Gresik, Soroti Penurunan SHU

MUI Gresik Minta Perusahaan Fasilitasi Ibadah Karyawan saat Ramadan

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Jalur Pantura Pemalang-Tegal Tergenang Air, Polisi Turun Tangan Atur Lalin

Jelang Ramadan, Gus Yani Ziarah Makam Wali Bersama Kader PDIP

Halimah Munawir Dorong Diplomasi Seni Indonesia-Mesir

BERITA LAINNYA

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Kapolri Copot Eks Kapolres Bima Terkait Narkoba Diapresiasi Publik

Halimah Munawir Dorong Diplomasi Seni Indonesia-Mesir

Jalur Pantura Pemalang-Tegal Tergenang Air, Polisi Turun Tangan Atur Lalin

Pelatihan dan Uji Kompetensi Chef Program MBG Kembali Digelar di Blitar

Golkar Kota Malang Siap Garap Pemilih Muda di 2029 Usai Dilantik Bahlil

Bahlil Lantik DPD II Golkar se-Jatim, Bidik 73 Persen Pemilih Muda di 2029

Reconcile Rilis EP Left Me Lost, Angkat Tema Kehilangan dan Krisis Arah Hidup

Prev Next

POPULER MINGGU INI

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved