email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 31 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Nuning Rodiyah Komisioner KPI Pusat Dampingi MS di Polres Jakarta Pusat Malam Ini

by Bagus Ary Wicaksono
1 September 2021

JAVASATU-JAKARTA- Nuning Rodiyah Komisioner KPI Pusat damping terduga korban MS mengadu ke polisi. Pada Rabu (1/9/2021) malam sekira pukul 22.58 WIB, Nuning bersama terduga korban MS berada di Polres Jakarta Selatan. Nuning ke Polres Jakarta setelah sebelumnya melakukan investigasi internal di kediaman terduga MS sejak petang tadi.

Komisioner KPI Pusat, Nuning Rodiyah. (Foto: Istimewa)

“Sekarang saya di Polres Jakarta Pusat mendampingi terduga korban MS membuat laporan polisi,” tegasnya kepada kliktimes.com. partner javasatu.com.

Menurut Nuning, sejak awal Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menganggap penting persoalan ini. Hanya saja, pihak KPI Pusat memang harus melakukan investigasi internal untuk mengetahui secara pasti soal dugaan aksi perundungan dan pelecehan seksual.

“KPI Pusat tidak gegabah menyikapi informasi,” tegasnya.

Pihak KPI Pusat dalam investigasi internal telah memanggil sejumlah saksi. KPI Pusat juga siap memberikan pendampingan kepada terduga korban dalam perkara ini. Pihaknya menegaskan memang perlu ada pendampingan kepada yang disinyalir adalah korban.

“Jangan-jangan selama ini, ada ketakutan-ketakutan yang berlebihan atau ada ancaman-ancaman,” ujar Nuning.

Baca Juga:
  • Pesan Berantai Diduga Pegawai KPI Pusat, Mengaku Dibully, Direkam Alat Vitalnya – Kliktimes.com
  • KPI Pusat Gelar Investigasi Internal, Dukung Penegak Hukum Sikapi Dugaan Bully dan Pelecehan Seksual – Kliktimes.com

Ini Sikap KPI Pusat

KPI Pusat mengeluarkan pernyataan terkait pesan berantai soal dugaan pelecehan dan bullying yang menimpa pegawainya, Rabu (1/9/2021).

BacaJuga :

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Manzone dan Minimal Luncurkan Koleksi Sarimbit Lebaran 2026 

Dalam rilis itu, KPI Pusat menyikapi beredar informasi di tengah masyarakat terkait kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan (bullying). Yakni yang terjadi di lingkungan kerja Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

Pernyataan sikap disampaikan oleh Ketua KPI Pusat Agung Suprio dalam sejumlah poin. Pertama, KPI Pusat menyatakan turut prihatin dan tidak menoleransi segala bentuk pelecehan seksual, perundungan atau bullying terhadap siapapun dan dalam bentuk apapun.

“Kedua, melakukan langkah-langkah investigasi internal, dengan meminta penjelasan kepada kedua belah pihak,” tegasnya.

Ketiga, KPI Pusat mendukung aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Keempat, memberikan perlindungan, pendampingan hukum dan pemulihan secara psikologi terhadap korban.

“Kelima, menindak tegas pelaku apabila terbukti melakukan tindak kekerasan seksual dan perundungan (bullying) terhadap korban, sesuai hukum yang berlaku,” tulisnya.

Sebelumnya, seperti berita di kliktimes.com, pesan berantai diduga pegawai KPI beredar. Pesan itu berisi permintaan tolong kepada Presiden Joko Widodo. Pesan tersebut beredar Rabu (1/9/2021) dari pria berinisial MS yang mengaku menjadi korban perundungan dan pelecehan seksual. Pelakunya ia sebut sejumlah pegawai di lingkungan kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat.

“Tolong Pak Jokowi, Saya Tak Kuat Dirundung dan Dilecehkan di KPI, Saya Trauma Buah Zakar Dicoret Spidol oleh Mereka”. Kalimat ini menjadi pengantar dari pesan MS yang cukup panjang.

MS mengaku sepanjang 2012-2014, selama dua tahun ia dibully dan dipaksa untuk membelikan makan bagi rekan kerja senior. Mereka bersama sama mengintimidasi yang membuatnya tak berdaya. Padahal menurut MS, kedudukan mereka setara dan bukan tugasnya untuk melayani rekan kerja.

“Tapi mereka secara bersama sama merendahkan dan menindas saya layaknya budak pesuruh,” ujarnya dalam pesan itu.

“Sejak awal saya kerja di KPI Pusat pada 2011, sudah tak terhitung berapa kali mereka melecehkan, memukul, memaki, dan merundung tanpa bisa saya lawan. Saya sendiri dan mereka banyak. Perendahan martabat saya dilakukan terus menerus dan berulang ulang sehingga saya tertekan dan hancur pelan-pelan,” urainya. (Ary)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BullyingKPIKPI PusatNasionalNuning Rodiyah Komisioner KPI PusatPelecehan SeksualPolres Jakarta Pusat

Comments 4

  1. Ping-balik: Bawa Poster Saat Presiden Jokowi Keluar PIPP Blitar, Polisi Amankan Seorang Warga - KlikTimes
  2. Ping-balik: Channel YouTube Alodokter Raih Golden Play Button - KlikTimes
  3. Ping-balik: Dukcapil Kemendagri Bentuk Tim Penyamaran, Temukan Sembilan Kelurahan di DKI Salahi Aturan - KlikTimes
  4. Ping-balik: Ribuan Vaksin Sinovac untuk Warga Pakisaji - Malangartchannel.com

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Ledakan Pabrik Tahu Pakisaji Malang, Satu Orang Meninggal, Polisi Selidiki Penyebab

AKP Yulistiana Pimpin Satres PPA-PPO Polres Malang

Lima Jabatan Kepala OPD Kosong di Pemkab Malang, BKN Hanya Restui Tiga

BLK Karoseri Jenggolo Cetak Bos, Bukan Buruh

OPINI: Hari Lahir NU, Etika Kepemimpinan di Tengah Sorotan Kasus Hogi Minaya

Harlah ke-103 NU, Ranting Tebuwung Gresik Resmikan Kantor Baru

Angkat Tema LDR, Verenathania dan Dirga Tertadana Rilis Single City Pop “Closer”

180 Atlet Berebut Tiket SEA Games 2026 di Seleknas Taekwondo Cibubur

Saat Remaja Lain Tawuran, Pendekar NU di Dukun Pilih Adu Teknik di Arena Resmi

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Prev Next

POPULER HARI INI

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BLK Karoseri Jenggolo Cetak Bos, Bukan Buruh

Ziarah Akbar Ponpes Wali Songo Situbondo, Gresik Disesaki 152 Bus, 8.400 Peziarah

Ledakan Pabrik Tahu Pakisaji Malang, Satu Orang Meninggal, Polisi Selidiki Penyebab

BERITA LAINNYA

OPINI: Hari Lahir NU, Etika Kepemimpinan di Tengah Sorotan Kasus Hogi Minaya

180 Atlet Berebut Tiket SEA Games 2026 di Seleknas Taekwondo Cibubur

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Manzone dan Minimal Luncurkan Koleksi Sarimbit Lebaran 2026 

OPINI: Dari Viral ke Kebijakan, Momentum Reformasi Perlindungan Guru

Zyta Delia Ramaikan Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale dengan Koleksi Terbaru

Panglima TNI Lantik 260 Perwira Prajurit Karier Progsus Tahun 2026

Wali Kota Kediri Motivasi Pelaku UMKM di Pelatihan Pemasaran Digital

Kodim Blora Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-80 Persit KCK

Kota Kediri Optimalkan UMKM dan Inflasi untuk Kemandirian Ekonomi 2026

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kapolres Gresik Beri Penghargaan 63 Personel Berprestasi, 51 Terima Satyalancana

Prof Ahmad Barizi Soroti “Erosi Epistemik” AI: Kebenaran dan Keilmuan Terancam

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved