Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Prabowo: Swasembada Pangan Tercapai, TNI Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan Nasional

Syaiful Arif by Syaiful Arif
18 Juli 2026
0

JAVASATU.COM- Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan target swasembada pangan Indonesia telah tercapai. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Panen Raya Serentak Bersama TNI yang digelar di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026), dan diikuti secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan nasional.

Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres dan Puspen TNI)

Prabowo menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh komponen bangsa. Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian, melainkan gerakan nasional yang melibatkan TNI, Polri, kementerian, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Panen Raya TNI Terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa,” ujar Prabowo.

Presiden menilai keterlibatan TNI dalam sektor pertanian menjadi bukti bahwa institusi pertahanan tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga hadir membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan. Ia mengingatkan bahwa TNI dan Polri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat.

“TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat, di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengapresiasi kerja keras jajaran Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Kapolri, serta seluruh kementerian dan lembaga yang dinilai bekerja tanpa mengenal waktu demi mengejar target pembangunan nasional.

Ia menyebut pemerintah bertekad mempercepat berbagai program strategis agar Indonesia mampu bangkit dengan kekuatan sendiri di tengah tantangan ekonomi global.

“Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri,” katanya.

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan maupun praktik korupsi yang merugikan rakyat.

“Kita tidak mau toleransi kepada mereka yang dipercaya oleh rakyat, yang digaji oleh rakyat, tapi melaksanakan kebijakan yang merugikan rakyat. Apalagi mencuri uang rakyat, saya tidak toleransi,” tegas Presiden.

Pada kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan Indonesia tidak hanya telah mencapai swasembada pangan, tetapi juga mulai bergerak menuju swasembada energi dan swasembada air. Pemerintah, kata dia, juga terus menertibkan berbagai aktivitas ilegal, mulai dari penyelundupan hingga pertambangan, perkebunan, perikanan, dan perdagangan ilegal.

“Target kita swasembada pangan sudah kita capai. Sekarang swasembada energi sedang menuju, swasembada air sedang kita rintis sehingga seluruh rakyat memiliki akses terhadap air bersih dan air untuk pertanian,” ujarnya.

Di sektor pertanian, Presiden mengungkapkan pemerintah akan mempercepat program peremajaan tanaman tebu nasional setelah selama 12 tahun tidak dilakukan pembaruan. Program yang semula ditargetkan mencakup 100 ribu hektare per tahun selama empat tahun diupayakan dapat diselesaikan hanya dalam dua tahun.

Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat ketahanan energi melalui pengembangan bioenergi berbasis kelapa sawit dan tebu. Prabowo menyebut Indonesia telah menjadi negara pertama yang memproduksi B50 serta menghentikan impor solar mulai Juli 2026.

Pemerintah juga menargetkan percepatan pengembangan bahan bakar campuran etanol (E10 hingga E20) dengan membangun sedikitnya 30 hingga 50 pabrik etanol untuk mendukung kemandirian energi nasional.

“Kita sudah menuju E10, bahkan bisa sampai E20. Saya putuskan kita akan bangun minimal 30 pabrik, kalau perlu sampai 50 pabrik. Indonesia harus bisa,” kata Prabowo.

Dalam bidang industri nasional, Presiden mengungkapkan pemerintah segera meluncurkan motor listrik nasional serta terus mendorong penggunaan kendaraan produksi dalam negeri, termasuk kendaraan taktis Maung yang kini digunakan TNI.

Ia juga menyoroti prestasi industri pertahanan nasional yang dinilai mampu bersaing di tingkat internasional. Menurutnya, senjata produksi Indonesia telah membuktikan kualitasnya dengan meraih kemenangan berulang kali dalam kompetisi menembak internasional.

Prabowo optimistis Indonesia mampu menjadi salah satu negara terbesar di dunia pada 2045–2050 apabila mampu menjaga persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menghapus kemiskinan, serta memperkuat ketahanan pangan dan energi.

“Banyak pakar dunia meramalkan Indonesia akan menjadi negara keempat terbesar dan terkaya di dunia. Karena itu kita harus menyiapkan generasi muda mulai sekarang dengan menghilangkan kelaparan dan kemiskinan,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Presiden kembali menegaskan bahwa kekuatan pertahanan nasional bergantung pada kesejahteraan rakyat. Ia meminta TNI dan Polri terus hadir membantu masyarakat, termasuk mendukung petani dan nelayan.

“Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. TNI-Polri milik rakyat. Kesulitan rakyat harus kita atasi bersama,” tegas Prabowo.

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada para petani dan nelayan yang dinilainya sebagai pahlawan ketahanan pangan Indonesia.

“Saya bangga menjadi Presiden Republik Indonesia. Saya bangga kepada petani dan nelayan Indonesia. Kalian adalah pahlawan yang sebenarnya karena menghasilkan pangan untuk seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (saf)

Tags: Ketahanan Pangan NasionalPanen RayaPemerintahPrabowo SubiantoPresiden RI
Previous Post

OPINI: Monitoring, Evaluasi dan Akuntabilitas, Kunci Keberhasilan Public Private Partnership

Next Post

Wamentan: Jawa Timur Penyumbang Hampir 50 Persen Produksi Gula Nasional

Related Posts

APBD Kota Batu 2027 Capai Rp1,07 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
Pemerintahan

APBD Kota Batu 2027 Capai Rp1,07 Triliun, Ini Rincian Anggarannya

16 Oktober 2026
Wali Kota Malang Perkuat Pengendalian Emisi Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik
Pemerintahan

Wali Kota Malang Perkuat Pengendalian Emisi Lewat Ngalam Seger dan Ngalam Rijik

13 Oktober 2026
120 Pejabat Pemkab Blitar Dilantik, Pelayanan Publik Jadi Tantangan
Pemerintahan

120 Pejabat Pemkab Blitar Dilantik, Pelayanan Publik Jadi Tantangan

12 Oktober 2026
Bakorwil Malang Dorong Percepatan Infrastruktur Modangan, Tiga Koridor Jadi Prioritas
Pemerintahan

Bakorwil Malang Dorong Percepatan Infrastruktur Modangan, Tiga Koridor Jadi Prioritas

1 Oktober 2026
Pemkab Kediri Percepat Perbaikan Desil, Operator Desa Diperkuat
Pemerintahan

Pemkab Kediri Percepat Perbaikan Desil, Operator Desa Diperkuat

28 September 2026
Bupati Gresik Lantik 25 Pejabat, Diskoperindag Jadi Perhatian
Pemerintahan

Bupati Gresik Lantik 25 Pejabat, Diskoperindag Jadi Perhatian

26 September 2026
Next Post
Wamentan: Jawa Timur Penyumbang Hampir 50 Persen Produksi Gula Nasional

Wamentan: Jawa Timur Penyumbang Hampir 50 Persen Produksi Gula Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN
  • Spencer Green Hotel Batu Gelar Olimpiade Matematika Anak 29 November 2026
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com