email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 12 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

38 Pengajar Praktik di Bojonegoro Turut Sukseskan Kurikulum Merdeka

by Bambang Kuswantoro
19 Mei 2022

JAVASATU.COM-BOJONEGORO- Penerapan Kurikulum Merdeka akan segera ter-realisasi. Dari 47 guru yang ikut seleksi, sebanyak 38 guru di Kabupaten Bojonegoro dinyatakan lulus sebagai guru pengajar praktik.

(Foto: Bojonegorokab.go.id)

Kabid Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Fathur Rohim menjelaskan, Kurikulum Merdeka merupakan proses percepatan pembelajaran yang sempat hilang karena pandemi. Dari segi isi kurikulum tetap sama, hanya prosesnya berpusat pada siswa.

“Prosesnya sekarang siswa center, yaitu pembelajaran berpusat pada siswa. Tidak lagi pada guru. Dulu kebanyakan guru menjadi pusat pembelajaran. Seperti guru menerangkan mata pelajaran. Saat ini siswa lebih ke arah pembentukan karakter, keterampilan, dan kognitif. Sehingga lebih banyak ke arah penelitian,” jelasnya Kamis (19/5/2022).

Kabupaten Bojonegoro merupakan angkatan ke-5 secara nasional. Prosesnya dimulai sejak Februari. Sementara Maret dimulai pendaftaran sebagai sekolah penggerak Kurikulum Merdeka.

Berdasarkan SK sekolah pelaksana kurikulum merdeka Nomor 025/H/KR/2022 tentang Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Jalur Mandiri Tahun Ajaran 2022/2023 Tahap 1, dalam implementasinya, ada tiga jenis pelaksanaan kurikulum merdeka. Di antaranya mandiri belajar, mandiri berubah dan mandiri berbagi.

Di Bojonegoro, untuk sekolah penggerak masih dalam tahap seleksi. Setelah implementasi pelaksanaan ditentukan oleh kementerian, bisa dimungkinkan sekolah juga dapat menentukan sendiri. Mekanismenya tetap dilaporkan kepada kementerian.

“Sosialisasi dan imbauan sudah kita sampaikan kepada kepala sekolah sebagai sekolah penggerak. Begitu juga kepada guru. Sebab selain sekolah penggerak ada juga guru penggerak. Guru pengajar praktik saat ini masih tahap diklat. Ini bersifat sukarela namun tetap ada seleksi dari pusat,” jelasnya.

BacaJuga :

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target 500 Sekolah hingga 2029

Eksplor Jogja, Siswa SMP YPI Darussalam 1 Cerme Study Tour Sambil Belajar Vlog Digital

Sementara pendidikan karakter juga menjadi salah satu pendukung selain mengarah pada keterampilan dan kognitif. Nantinya pendidikan karakter mengarah pada profil pelajar Pancasila dengan istilah NKRI GO. Yaitu kepanjangannya dari Nasionalisme, Kemandirian, Religius, Integritas, dan Gotong Royong.

“Pelaksanaan dari pendidikan karakter terintegrasi di masing-masing pembelajarannya dan tetap siswa menjadi pusat pembelajarannya,” imbuhnya. (Bam/Nuh)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dispendik BojonegoroKurikulum Merdeka

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target 500 Sekolah hingga 2029

Wali Kota Malang Optimistis K3 Perkantoran dan CSR Meningkat

SPPG Rampal Celaket Malang Gagas Wisata Dapur MBG untuk Siswa

SPPG Rampal Celaket Malang Wacanakan MBG Prasmanan, Pertama di Indonesia

Eksplor Jogja, Siswa SMP YPI Darussalam 1 Cerme Study Tour Sambil Belajar Vlog Digital

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Analis Nilai Langkah Nyata Pendidikan Berkeadilan

Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari Ancaman OPM di Papua

Wabup Gresik Minta Guru Ubah Cara Mengajar Matematika Agar Tak Menakutkan

AKBP Ramadhan Nasution Resmi Jabat Kapolres Gresik, Gantikan AKBP Rovan Richard Mahenu

AKBP Muhammad Taat Resdi Resmi Jabat Kapolres Malang, Gantikan AKBP Danang Setiyo

Prev Next

POPULER HARI INI

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari Ancaman OPM di Papua

KKN Tematik Unira Malang Live-In di 15 Desa Wisata, Fokus Penguatan Ekosistem Berkelanjutan

BERITA LAINNYA

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Target 500 Sekolah hingga 2029

Eksplor Jogja, Siswa SMP YPI Darussalam 1 Cerme Study Tour Sambil Belajar Vlog Digital

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Analis Nilai Langkah Nyata Pendidikan Berkeadilan

Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Pekerja Freeport dari Ancaman OPM di Papua

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

TNI dan Warga Gotong Royong Pulihkan Polindes Pascabencana di Aceh Tengah

OPINI: KIP Inovatif, Pendidikan Cerdas untuk yang Salah Sasaran

PWI Jatim Siapkan Lomba Karya Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Piala Prapanca

Atlet Taekwondo Emas SEA Games 2025, Alfi Kusuma Naik Pangkat Jadi Letnan Satu

Ifan Seventeen Rilis “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Kisah Cinta yang Tak Lagi Sama

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved