email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 7 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Festival UAS, Cara Asik Ujian ala IKIP Budi Utomo Malang

by Yondi Ari
8 Juli 2023

JAVASATU.COM-MALANG- Masa ujian berat kini tidak lagi dirasakan oleh mahasiswa IKIP Budi Utomo (IBU) Malang. Masa ujian justru dilalui dengan Festival Ujian Akhir Semester ( UAS).

(Foto: Istimewa/Dion Pradipa)

Festival UAS adalah ujian sumatif akhir semester ala IKIP Budi Utomo (IBU) yang dikemas dengan nuansa santai, heppiee dan ramah. UAS dilaksanakan setiap akhir semester dalam satu pekan.

Dalam progam ini melibatkan seluruh mahasiswa pada masing-masing program studi dan mata kuliah yang diambil. Selain mahasiswa, dosen turut mendesain festival UAS untuk menghadirkan model ujian yang baru.

(Foto: Istimewa/Dion Pradipa)

Wakil Rektor I Bidang Akademik IKIP Budi Utomo Malang Dr Ahmad Lani M.Kes menjabarkan alasan utama sengaja dibuat berkonsep ringan .Selain meredakan ketegangan dalam belajar juga menghilangkan kecemasan lantaran ujian yang ketat.

“Karena cemas yang berlebih dapat menghambat kemampuan kognitif dan mengganggu kinerja akademik. Dengan menciptakan suasana ujian yang menyenangkan, mahasiswa dapat merasa lebih santai dan lebih mampu mengeluarkan potensi terbaik mereka,” terangnya, Sabtu (8/7/2023).

Selain itu, lanjutnya, sebagai sarana untuk memfasilitasi pemahaman yang mendalam. Ujian yang bersifat ketat sering kali berfokus pada penilaian hafalan dan pemahaman yang dangkal.

“IBU Malang lebih mengedepankan pendekatan yang lebih menyenangkan, Agar mahasiswa dapat merasa lebih termotivasi untuk mempelajari materi secara menyeluruh, memahaminya dengan lebih baik, dan menerapkannya dalam situasi nyata,” kata Dr Ahmad Lani MKes.

(Foto: Istimewa/Dion Pradipa)

Selain itu, untuk mendorong kreativitas dan inovasi. Ujian yang jauh dari kesan ketat dapat memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berpikir kreatif dan inovatif.

“Dalam suasana yang lebih santai, mahasiswa cenderung merasa lebih nyaman untuk mengemukakan ide-ide baru atau solusi yang berbeda. Hal ini dapat merangsang pemikiran kritis dan memperluas wawasan mereka,” sambungnya.

Keempat, masih dia, menekankan proses belajar. Ketika fokus ujian hanya pada hasil akhir, seperti nilai, mahasiswa cenderung memprioritaskan pencapaian yang cepat dan instan. Namun, dengan menghadirkan aspek yang menyenangkan dalam ujian, proses belajar menjadi lebih penting daripada hasil akhir. Mahasiswa akan lebih terlibat dalam proses pembelajaran, menghargai pencapaian mereka secara bertahap, dan mengembangkan kebiasaan belajar sepanjang hayat.

BacaJuga :

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

Indomobil Foton Serahkan Mobil Listrik ke Politeknik Cristo Re Maumere

Lima, memperkuat motivasi dan minat. Ujian yang menyenangkan dapat membantu membangun motivasi intrinsik dan minat terhadap mata kuliah atau bidang studi tertentu. Mahasiswa akan merasa lebih antusias untuk menghadapi tantangan dan lebih termotivasi untuk belajar secara mendalam jika mereka merasa terlibat dan menikmati proses pembelajaran.

Enam, menciptakan lingkungan yang inklusif. Suasana ujian yang ketat dapat meningkatkan tingkat stres dan meningkatkan perasaan persaingan antar mahasiswa. Namun, dengan suasana ujian yang menyenangkan, mahasiswa dapat lebih mampu bekerja sama, berkolaborasi, dan saling membantu. Hal ini menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung, di mana setiap individu merasa dihargai dan diakui.

(Foto: Istimewa/Dion Pradipa)

Wakil Rektor I Bidang Akademik IKIP Budi Utomo Malang Dr Ahmad Lani MKes menambahkan, sistem pelaksanaan Festival UAS di IKIP Budi Utomo Malang dilaksanakan oleh masing-masing program studi.

“Misalkan pada Program Studi PJKR dilaksanakan dengan senam. Jadi ujian mata kuliah senam digelar massal dengan suasana meriah. Atau pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris digelar ujian Ranking 1 yaitu dengan menggelar massal outdoor,” bebernya.

Dengan begitu, kata dia, Festival UAS ini ditargetkan dapat menciptakan suasana yang heppiee sehingga keterserapan materi selama satu semester dapat dirasakan secara nyata.

“Harapannya perguruan tinggi khussunya dan pendidikan di Indonesia pada umumnya ditempuh dengan cara yang membahagiakan. Pendidikan yang memanusiakan,” sambungnya.

Di sisi lain, salah seorang mahasiswa bernama Nawal Firjatullah angkatan 2022 mengaku lebih menyukai konsep Festival UAS.

“Seru! Dapat termotivasi lebih semangat mengikuti, karena UAS ini (senam) ditampilkan di depan teman-teman diiringi musik yang modern dan bervariasi. UAS nya dikemas berkompetisi antar kelas, jadi memperebutkan juara,” imbuhnya.

Selain itu, kata dia, ada cerdas cermat matematika, puisi matematika, nyanyi lirik bertemakan istilah matematika, stand up matematika dan fashion show matematika.

(Foto: Istimewa/Dion Pradipa)

Tambahan informasi, banyak sekali program promosi dan beasiswa yang bisa didapatkan. Klik: maba.budiutomomalang.ac.id untuk melihat informasi dan mendaftar di IKIP Budi Utomo Malang. (Dop/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: IBU Malangikip budi utomo malang

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

IPPNU Jatim dan BAZNAS Dorong Akses Pendidikan Pelajar Potensial

Denda Rp13,2 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan Kembali ke Negara

Musran Ansor Tebuwung, Khusnul Khuluq Terpilih Ketua

Wakapolres Gresik Cek Pelayanan Polsek Kebomas, Tekankan Layanan Humanis

Si Jago Merah Mengamuk di Kadipaten Majalengka, Tiga Ruko Terbakar

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Prev Next

POPULER HARI INI

Masyarakat Spiritual Doakan Indonesia, Perkuat Budaya Jawa dari Malang

Si Jago Merah Mengamuk di Kadipaten Majalengka, Tiga Ruko Terbakar

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

BERITA LAINNYA

IPPNU Jatim dan BAZNAS Dorong Akses Pendidikan Pelajar Potensial

Denda Rp13,2 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan Kembali ke Negara

Musran Ansor Tebuwung, Khusnul Khuluq Terpilih Ketua

Wakapolres Gresik Cek Pelayanan Polsek Kebomas, Tekankan Layanan Humanis

Si Jago Merah Mengamuk di Kadipaten Majalengka, Tiga Ruko Terbakar

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Pramuka Ambalan KH Anwar Nur MA An-Nur Gelar Bakti Ramadan di Sumbersuko

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved