JAVASATU.COM- Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) mendampingi pelaksanaan Program SIKAP berbasis Green Religion di SLB BC Kepanjen, Senin (9/2/2026). Pendampingan ini merupakan bagian dari penguatan pembelajaran mendalam sekaligus keberlanjutan program pengabdian kepada masyarakat di sekolah tersebut.

Program SIKAP sendiri merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengoptimalkan lahan sekolah agar lebih produktif dan edukatif. Di SLB BC Kepanjen, program ini diwujudkan melalui kebun rooftop yang memanfaatkan galon bekas sebagai media tanam. Konsep tersebut tidak hanya mendukung pengurangan limbah plastik, tetapi juga mengoptimalkan ruang terbatas di lingkungan sekolah.
Berbagai tanaman produktif seperti sawi, tomat, cabai, gambas, dan kangkung dibudidayakan di kebun tersebut. Siswa terlibat langsung dalam proses perawatan hingga panen sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual.
Dalam kegiatan panen tomat, misalnya, siswa belajar mengenali tingkat kematangan berdasarkan warna, menimbang hasil panen, membandingkan ukuran, hingga mengemas sayuran. Hasil panen kemudian dijual kepada guru dan wali murid. Proses ini menjadi sarana pembelajaran numerasi dan pengenalan transaksi sederhana secara praktik langsung.
Pendamping pembelajaran dari LPPM UNIRA, Nanik Ulfa, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar siswa tidak hanya memperoleh keterampilan bercocok tanam, tetapi juga memahami nilai menjaga lingkungan sebagai bagian dari ajaran agama.
“Kami ingin memastikan siswa belajar secara utuh, mulai dari menanam hingga memasarkan hasilnya. Di saat yang sama, mereka memahami pentingnya menjaga ciptaan Allah dan memiliki keterampilan hidup,” ujarnya.
Kepala SLB BC Kepanjen, Yulia Esti Mulyani, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang konsisten dari UNIRA. Menurutnya, program ini membantu sekolah memaksimalkan lahan sekaligus meningkatkan kemandirian siswa.
“Anak-anak sangat antusias. Mereka belajar menjaga lingkungan sekaligus melatih rasa percaya diri,” katanya.
Pelaksanaan Program SIKAP di sekolah ini dikoordinatori oleh Hamzah yang aktif mendampingi kegiatan sehari-hari. Dukungan juga datang dari para wali murid yang terlibat dalam pembelian hasil panen.
Salah satu wali murid menilai program tersebut berdampak positif terhadap perkembangan anak.
“Anak-anak terlihat lebih percaya diri dan senang belajar. Kami berharap program ini terus berlanjut,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, UNIRA dan SLB BC Kepanjen berkomitmen mendukung keberlanjutan Program SIKAP sebagai upaya strategis Pemprov Jatim dalam membangun pendidikan berbasis lingkungan dan kemandirian siswa. (nuh)