email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Cekcok Teranyar Demokrat Vs PDIP, Saling Tuding Status Hasnaeni Sang ‘Wanita Emas’

by Syaiful Arif
25 September 2022

JAVASATU.COM-JAKARTA- Partai Demokrat (PD) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) seakan tak pernah akur. Teranyar, kedua partai tersebut saling tuding soal status kader Hasnaeni alias ‘Wanita Emas’.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Medcom)

Seperti diketahui, Hasnaeni adalah salah satu tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan atau penyelewengan penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada 2016-2020.

Sebelum kasus Hasnaeni mencuat, Partai Demokrat dan PDIP juga pernah saling serang soal pihak tinggal gunting pita.

Kala itu, Demokrat, lewat Ketua Majelis Tinggi partainya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang merupakan kader PDIP, sebagai pihak yang hanya tinggal meresmikan apa yang dikerjakan Pemerintahan Demokrat.

ADVERTISEMENT

Pernyataan SBY pun mengundang perhatian. Sejumlah partai pendukung pemerintah, bahkan hingga PDIP mengkritik keras pernyataan SBY terkait pihak tinggal gunting pita.

Seakan tak juga reda, kali ini Demokrat dan PDIP kembali cekcok soal Hasnaeni.

Cekcok itu berawal dari Demokrat yang tidak terima Hasnaeni, tersangka korupsi, dikaitkan dengan Partai Demokrat.

BacaJuga :

Analis: Kapolri Layak Terima Bintang Mahaputera, Dinilai Berperan Aktif Wujudkan Asta Cita dan MBG

HUT ke-18 Gerindra, DPC Kota Kediri Targetkan 7 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang

Kabakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra justru mengungkap Hasnaeni telah jadi kader PDIP sejak 2018.

“Hasnaeni itu di Pilkada Jakarta 2017 menjadi teman Ahok, pendukung Ahok garis keras. Padahal Demokrat jelas-jelas mengusung AHY dan Silvi. Lalu, Juli 2018 Hasnaeni pindah ke PDIP,” kata Herzaky saat dimintai tanggapan soal informasi viral yang beredar, Jumat (23/9/2022).

Meski begitu, Herzaky tidak menampik Hasnaeni pernah maju sebagai caleg dari Demokrat pada 2014. Namun, dia menekankan Hasnaeni saat ini kader PDIP dan pendukung Ahok.

“Mengapa kemudian dikait-kaitkan dengan dia pernah jadi caleg Demokrat tingkat Provinsi DKI Jakarta di tahun 2014? Bukannya terakhir dia kader PDIP dan pendukung garis keras Ahok?” ucapnya.

Lebih lanjut, Herzaky meminta masyarakat berhenti mengait-ngaitkan Hasnaeni dengan Partai Demokrat. Dia meminta netizen tidak menjadi seperti elite parpol yang suka menebar hoaks.

“Saran kami, netizen sebaiknya jangan ikut-ikutan elite parpol tertentu yang suka sebar hoaks. Ruang publik sebaiknya digunakan untuk mengedukasi publik, dengan informasi yang kredibel, agar bermanfaat untuk semua,” ujar dia.

Hasnaeni Penah Jadi Kader Demokrat

Elite PDIP Junimart Girsang membantah tudingan Partai Demokrat. Dia menegaskan, berdasarkan database PDIP, Hasnaeni tidak pernah menjadi kader PDIP.

“Sesuai database partai kami, yang bersangkutan tidak pernah terdaftar sebagai kader PDI Perjuangan,” kata Junimart saat dimintai konfirmasi, Sabtu (24/9/2022).

Dia pun menekankan apa yang disampaikan Partai Demokrat hoaks. Dia meminta Demokrat berhenti menyebarkan fitnah.

“Statemen di atas adalah hoaks. Sebaiknya belajar membenahi partai untuk lebih baik tanpa menyebar fitnah!” tegas Junimart.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi II DPR ini menyebut Hasnaeni si ‘Wanita Emas’ justru kader Partai Demokrat.

“Ya (tidak pernah jadi kader PDIP), sesungguhnya yang bersangkutan adalah kader Partai Demokrat,” imbuhnya.

Sindir PDIP: Kader Bermasalah Dibuang

Tak berhenti sampai di situ, Herzaky Demokrat kembali menjawab dengan sindiran kepada PDIP. Dia menuding PDIP memiliki mental membuang kader yang bermasalah.

“Begini, ya, mentalnya mereka. Kalau ada kader bermasalah kerjanya, buang bodi ke orang lain,” kata Herzaky saat dihubungi.

Herzaky menyebut sikap PDIP itu bertolak belakang jika merespons soal prestasi. Dia menyinggung PDIP justru langsung mengklaim itu prestasi pemerintah masa lalu.

“Kalau ada prestasi dari masa lalu, dari pemerintahan sebelumnya, buru-buru diklaim, langsung gunting pita dan foto-foto,” ucapnya. (Han-Nusadaily.com/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Anak EmasHasnaeniPartai Demokratpdip
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Analis: Kapolri Layak Terima Bintang Mahaputera, Dinilai Berperan Aktif Wujudkan Asta Cita dan MBG

Usung Misi ‘Bikin Terang’, JMSI Malang Raya Maknai HPN 2026 dengan Refleksi Etika Jurnalistik

UMKM Malang Didorong Siap Ekspor Lewat Pendampingan dan Platform Digital

Ramp Check Jelang Imlek 2026, Pemkot Kediri Pastikan Bus AKAP-AKDP Laik Jalan

DPRD Kota Kediri Soroti Pengawasan Proyek Strategis bersama Paguyuban Saroja

Sopir Dump Truck Aniaya Pengendara Motor di Pujon, Polisi Amankan Pelaku

Kapolres Gresik Periksa Randis, Pastikan Pelayanan Polri Maksimal

Kodim Blora Gelar Hanmars 10 Km, Tingkatkan Kesiapan Jasmani Prajurit

AUDAMS Fest Kota Batu, Drama Sejarah dan Simfoni Cinta Nusantara

Pompa Air Tenaga Surya, Bawean Siap Mandiri Air dan Pangan

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Pelatih Muda Malang Raya Digembleng Pelatih Nasional

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

UMKM Malang Didorong Siap Ekspor Lewat Pendampingan dan Platform Digital

BERITA LAINNYA

Analis: Kapolri Layak Terima Bintang Mahaputera, Dinilai Berperan Aktif Wujudkan Asta Cita dan MBG

Usung Misi ‘Bikin Terang’, JMSI Malang Raya Maknai HPN 2026 dengan Refleksi Etika Jurnalistik

Ramp Check Jelang Imlek 2026, Pemkot Kediri Pastikan Bus AKAP-AKDP Laik Jalan

DPRD Kota Kediri Soroti Pengawasan Proyek Strategis bersama Paguyuban Saroja

Kodim Blora Gelar Hanmars 10 Km, Tingkatkan Kesiapan Jasmani Prajurit

Kemen PU Nilai Kunden Layak untuk Stadion Blora

Agustina Faizin Resmi Pimpin Ansor Malaysia 2026-2031

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

HPN 2026, Wali Kota Malang Terima Trofi Abyakta Kebudayaan dari PWI Pusat

HUT ke-6 JMSI, Soroti Gempuran AI dan Algoritma Medsos

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved