
Javasatu,Malang- Meski merasa dalam debat publik cukup alot, tapi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 1, HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto (SANDI), cukup cakap dalam penyampaian visi misinya.
SANDI mencontohkan selain kesehjahteraan masyarakat, bidang pariwisata dibawah kepemimpinannya nanti, bakal membawa kemajuan yang signifikan. Termasuk pembangunan infrastruktur penunjang yang mumpuni.
Termasuk saat menjabat Bupati, di Ibukota Kabupaten Malang, Kepanjen, pembangunan hotel bintang lima sudah berjalan.
“Dengan adanya hotel bintang lima ini, maka tentu akan menambah PAD (pendapatan asli daerah-red) Kabupaten Malang, yang nilainya sebanyak Rp 12 triliun dari pajak hotel dan restoran,” ujar Sanusi.
Dalam hal pengentasan kemiskinan, Sanusi sudah menyiapkan strategi yang dituangkan dalam program besar Malang Makmur.
Sementara terkait penanganan Coronavirus disease 2019 atau Covid-19, Sanusi bisa sedikit jumawa. Status petahana yang disandangnya, membuat Sanusi sedikit unggul ketimbang calon lainnya.
“Sebelum saya ambil cuti, hal itu sudah saya lakukan. Dan buktinya. Sempat selama empat hari sejak 26 September 2020, Kabupaten Malang zero Covid-19 dan tidak ada penambahan pasien. Itu yang saya lakukan,” tukas Sanusi. (Agb/Arf)