email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 3 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Polres Malang Kumpulkan Bukti Soal Dugaan Pelanggaran PPKM Walikota Malang

by Agung Baskoro
20 September 2021

JAVASATU-MALANG- Polres Malang tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh Walikota Malang, Sutiaji beserta jajaran Pemkot Malang saat melakukan kegiatan goes ke tempat wisata Kondangmerak Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur Kabupaten Malang, Minggu, (19/9/2021).

Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono. (Foto: Istimewa)

Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono mengatakan sudah mendapatkan laporan, dan saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan.

“Ya, berdasarkan data di lapangan rombongan pesepeda itu adalah Walikota Malang beserta jajarannya. Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi. Setelah pemeriksaan saksi nanti kita akan memanggil pihak yang bersangkutan,”terangnya.

Ditanya terkait izin masuk wisata, Bagoes mengaku belum tahu pasti. Hanya saja, ia memastikan pihaknya belum menerima penyampaian atau berita dari Pemkot Malang terkait adanya agenda bersepeda ke pantai Kondang Merak.

“Tapi pastinya kami belum tahu. Kita akan terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Malang terkait penanganan hal ini,” kata Bagoes.

Bagoes juga menjelaskan tentang penghadangan yang dilakukan oleh kepolisian saat rombongan Walikota Malang itu akan masuk ke pantai Kondangmerak. Saat itu pihaknya memang rutin melakukan operasi di sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Malang masih tutup.

“Iya itu kebetulan petugas sedang patroli rutin setiap hari untuk memeriksa tempat wisata,” ujarnya.

BacaJuga :

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Awal 2026, Polisi Musnahkan Arena Judi Sabung Ayam di Kalipare Malang

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Malang Erik Setyo Santoso tidak menampik di video yang sedang viral itu adalah dirinya, yang sedang melakukan agenda rutin bersepeda bersama jajaran Pemkot Malang dan Walikota Malang, Sutiaji.

Hanya saja, dalam agenda bersepeda di Kondang Merak, Minggu (19/9/2021) kemarin itu ada miskomunikasi antara Pemkot Malang dengan jajaran Pemkab Malang sekaligus dengan pengelola wisata Pantai Kondang Merak.

“Ada beberapa OPD perangkat daerah yang memang sudah lama punya komunitas gowes. Agenda – agenda ini yang kemudian dilaksanakan secara rutin, tentunya tetap berpegang pada protokol kesehatan yang ada,” tutur Erik, Senin (20/9/2021).

“Namun pada saat melakukan transit akhir di Kondang Merak kemarin, kebetulan ada beberapa miskomunikasi dan miskoordinasi,” sambungnya.

Dalan hal ini Erik mengatakan sudah berkomunikasi dengan jajaran Pemkab dan Satgas Penindakan Covid-19 Malang dan memberikan pemberitahuan. Namun ia menduga komunikasi itu tidak teralirkan karena di Kondang Merak minim sinyal seluler.

“Komunikasi-komunikasi sudah kami lakukan antar jajaran sejak 2 hari sebelum pelaksanaan melalui Bagian Umum kami (Pemkot Malang), termasuk berkomunikasi dengan sejumlah pengelola tempat-tempat yang akan dilewati tersebut,” katanya.

Kondang Merak menjadi tujuan finish rombongan pesepeda itu karena jarak antara Malang dan Kondang Merak memang cukup jauh, ditambah medan-medan di sana cukup menantang.

“Ini yang pada akhirnya (Pantai Kondang Merak) menjadi tempat loading sepeda untuk kembali ke Kota Malang. Tidak direncanakan untuk transit dalam waktu lama, memang transit sementara yang selanjutnya dilakukan persiapan balik ke Kota Malang. Tidak harus di pantainya, lebih ke tempat finish akhir di sana,” bebernya.

Atas peristiwa ini, Erik mewakili Pemkot Malang meminta maaf kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sekaligus aparat terkait.

“Kami memohon maaf sedalam-dalamnya kepada pengelola Kondang Merak, Forkopimcam, dan masyarakat terkait adanya miskom (miskomunikasi) dan miskoordinasi,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Walikota Malang, Sutiaji bersama jajaran Pemkot Malang diduga melanggar PPKM, karena menggelar agenda bersepeda ke Pantai Kondang Merak, Minggu (20/9/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam perjalanannya, mereka sempat dihadang oleh jajaran kepolisian saat hendak memasuki kawasan Kondang Merak, karena seluruh destinasi wisata belum buka, masih pelaksaan PPKM Jawa-Bali.

Baca Juga: 
  • BPCB Jatim Survey Batu Bata Kuno Diduga Cagar Budaya di Pematang Sawah Karangtengah Kota Blitar – Kliktimes.com
  • Speedboat Tenggelam di Perairan Tual, 2 Penumpang Hilang – Sentraltimur.com
  • Kapolda Sumut: Saya Ingin Jadikan Media Mitra Strategis – Kliktimes.com

Peristiwa penghadangan itu kemudian terekam video dan viral di media sosial. Tampak dalam video itu, Sekretaris Daerah Kota Malang tampak sedang bernegosiasi dengan jajaran kepolisian saat terjadi penghadangan. (Agb/Krs)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: AKBP Bagoes WibisonoH Sutijaikapolres malangPolres MalangPPKMwalikota malang
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

HAB Kemenag ke-80, Kepsek SMP Maarif Al-Karimi Gresik Raih Anugerah PAIS LOVE 2025

Awal 2026, Polisi Musnahkan Arena Judi Sabung Ayam di Kalipare Malang

Kementerian PKP Nilai Kayutangan Heritage Malang Layak Jadi Percontohan Nasional

Awali 2026, KSPPS NU Dukun Soft Opening Kantor Baru

Majelis SIJI Gresik Konsisten Hidupkan Dakwah Jumat Pagi

OPINI: Fiskal untuk Indonesia Baru: Mengakhiri Kemiskinan dan Menyelamatkan Lingkungan

Pilkada Tak Langsung: Ketika Elite Partai Ingin Kembali Jadi Bos

Dinas PUTR Gresik Tangani 1.511 Titik Jalan Rusak Sepanjang 2025

Kemenimipas Catat Capaian Strategis 2025, Analis Apresiasi Arah Transformasi

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Awali 2026, KSPPS NU Dukun Soft Opening Kantor Baru

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

OPINI: Fiskal untuk Indonesia Baru: Mengakhiri Kemiskinan dan Menyelamatkan Lingkungan

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

BERITA LAINNYA

OPINI: Fiskal untuk Indonesia Baru: Mengakhiri Kemiskinan dan Menyelamatkan Lingkungan

Pilkada Tak Langsung: Ketika Elite Partai Ingin Kembali Jadi Bos

Kemenimipas Catat Capaian Strategis 2025, Analis Apresiasi Arah Transformasi

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

Data Lengkap: Daftar 38 Sekolah di Malang Raya Penerima Bantuan Revitalisasi Sarpras

Investor Ritel Melejit, bluRDN Permudah Buka RDN Saham secara Digital

OPINI: Kebijakan Fiskal Digital untuk Transparansi dan Antikorupsi

Jelang Sertijab Dandim, Kodim Blora Jalani Verifikasi Korem 073

Apresiasi RAT Polda Metro Jaya, Polisi Dinilai Kian Dekat dengan Rakyat

Panglima TNI Pantau Pengamanan Tahun Baru 2026, Ribuan Personel dan Alutsista Dikerahkan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Diduga Rem Blong di Pasar Kertek Wonosobo, Truk Hantam Motor dan Toko

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Isi Libur Natal, Siswa MA An-Nur Bululawang Ikuti Pelatihan Wirausaha Shibori

Sempat Ricuh, Dua Kontainer Bantuan Warga Malang Raya di Sumut Akhirnya Bisa Didistribusikan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved