JAVASATU.COM- KH Ubaidillah Faqih menekankan pentingnya sikap ridho dan sabar dalam menghadapi setiap ketentuan Allah SWT saat mengisi Pengajian Rutin Sabtu Pon di Aula Kantor MUI Kabupaten Gresik, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan tersebut digelar KESAN (Keluarga Santri dan Alumni Langitan) Kabupaten Gresik bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik.

Dalam pengajian yang bertepatan dengan 12 Sya’ban 1447 Hijriah itu, Pengasuh Pondok Pesantren Langitan Tuban tersebut mengaji Kitab Irsyadul ‘Ibad karya Syekh Zainuddin Al-Malibari, khususnya Bab Ta’ziyah.
Di hadapan ratusan jamaah, Kiai yang akrab disapa Kiai Ubed itu menegaskan, ridho terhadap ketetapan Allah menjadi kunci lahirnya kesabaran sejati.
“Jernihnya hati pasti jadi ridho. Kalau sudah ridho, pasti jadi orang sabar,” ujar KH Ubaidillah Faqih.
Ia menjelaskan, baik nikmat maupun musibah pada hakikatnya adalah ujian dari Allah SWT. Harta, jabatan, kesehatan, maupun kesulitan hidup, menurutnya, memiliki posisi yang sama sebagai sarana ujian keimanan.
“Apa saja yang diberikan Allah kepada manusia, baik nikmat maupun musibah, hakikatnya ujian. Diberi uang banyak dan jabatan ataupun sakit dan kematian, itu semua ujian dari Allah,” tegasnya.
Menurutnya, seorang mukmin dituntut mampu menerima seluruh ketentuan Allah dengan lapang dada. Ridho, kata dia, bukan sekadar menerima, tetapi juga mengelola nikmat sesuai tuntunan syariat.
“Ridho itu legowo hatinya, menerima apa saja yang diberikan Allah. Kalau diberi kenikmatan, gunakan sebagaimana yang diperbolehkan Allah dan arahkan untuk mencari ridho-Nya,” jelasnya.
KH Ubaidillah juga mengingatkan, sikap ridho tidak hanya dibutuhkan saat tertimpa musibah, tetapi juga ketika berada dalam kondisi sehat dan berkecukupan.
“Kalau orang sudah benar-benar ridho, punya uang atau tidak, sehat atau sakit, ridho kita atas pemberian Allah tidak berubah,” katanya.
Pengajian Sabtu Pon tersebut diawali dengan Khotmil Qur’an bil Ghaib dan pembacaan Burdah yang dipimpin langsung oleh KH Ubaidillah Faqih.
Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib menyampaikan apresiasi atas kehadiran KH Ubaidillah Faqih serta para alumni Ponpes Langitan yang turut menghadiri kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, ngaji bersama KH Ubaidillah Faqih berjalan lancar. Semoga menambah keberkahan bagi masyarakat Gresik,” ujarnya.
Turut hadir sejumlah pengurus MUI Kabupaten Gresik, tokoh masyarakat, serta para alumni Ponpes Langitan asal Gresik. Bagi masyarakat yang tidak sempat hadir, pengajian tersebut dapat disaksikan kembali melalui kanal YouTube resmi MUI Gresik. (bas/arf)