email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 24 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kampoeng Thengul, Lestarikan Seni Khas Bojonegoro dan Gerakkan Ekonomi Warga

by Bambang Kuswantoro
24 Juli 2022

JAVASATU.COM-BOJONEGORO- Kampoeng Thengul di Desa Sumberrejo Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro terkenal dengan Wayang Thengul nya. Wayang Thengul menjadi seni pertunjukan khas Bojonegoro. Wayang Thengul menjadi identitas kebudayaan dan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Kampoeng Thengul Bojonegoro. (Foto: Bojonegorokab.go.id)

Di sini, warga tak sekedar melestarikan Wayang Thengul, tapi juga Tari Tengul hingga aneka sovenir bertema thengul.

Dikabarkan Bojonegorokab.go.id, Wintari salah satu penggagas Kampoeng Thengul mengatakan, dengan adanya perkembangan zaman, kesenian ataupun budaya yang asli khas Bojonegoro harus terus dilestarikan.

“Jangan sampai hilang ditelan bumi,” ungkapnya, Sabtu (23/7/2022).

Di laman itu, Kampoeng Thengul dibentuk dengan tujuan agar generasi penerus bisa lebih mengenal thengul. Di Desa Sumberrejo, warga mendirikan sanggar Tari Thengul.

“Alhamdulillah banyak peminat dari kalangan anak-anak untuk belajar menari Thengul khas Bojonegoro ini,” imbuh Elya Ardiana, salah satu pelatih tari.

Dijelaskan, Wayang Thengul merupakan kesenian Bojonegoro yang mirip wayang golek. Namun ada perbedaan dari sisi cerita yang diangkat dan karakter tokohnya. Jika wayang golek mengangkat cerita dari Wayang Purwa seperti Mahabharata dan Ramayana, justru Wayang Thengul banyak mengangkat cerita rakyat seperti cerita panji serta cerita para wali.

Wayang thengul menggunakan perangkat boneka kayu tiga dimensi. Wayang dibalut pakaian, di mana tangan sang dalang masuk ke dalamnya. Dalang menggerak-gerakkan boneka tersebut dengan ibu jari dan jari telunjuk, sedangkan tiga jari lain memegang tangkai wayang.

Berbeda dengan wayang kulit pada umumnya, layar (kelir) yang digunakan terdapat lubang kotak di tengahnya. Sehingga penonton dapat menyaksikan dari arah belakang layar. Wayang ini berbentuk boneka 3 dimensi dan biasanya dimainkan dengan diiringi gamelan pelog/slendro.

BacaJuga :

Wayang Kulit di Trowulan Mojokerto, Kosgoro 57 Gaungkan Persatuan

Warga Bojonegoro Ingin Berolahraga? Manfaatkan GOR dan Stadion Ini

Sementara itu, Camat Margomulyo Dyah Enggarini menjelaskan Kampoeng Thengul adalah sebuah dusun yang ingin memberikan nilai tambah dari seni yang sudah ada. Di kampung tersebut tinggal dalang sekaligus pembuat wayang thengul, mbah Sumarno.

“Oleh karena itu kami buat Kampoeng Thengul dengan upaya thengul tidak hanya sebagai pementasan wayang. Tetapi juga mengangkat thengul menjadi seni atau budaya yang memberikan nilai ekonomi kepada warga. Selain itu dapat memberi edukasi kepada generasi masa kini untuk melestarikan dan mencintai budaya khas Bojonegoro,” terang Camat. (Bam/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Desa SumberrejoKapoeng ThengulKecamatan MargomulyoTari ThengulWayang Thengul

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Menpora Erick Thohir Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang

Rumah Budaya Ratna Malang Genap 2 Tahun, “Karsa Wacana” Hadirkan Sastra dan Seni

Curanmor di Bululawang, Satu Pelaku Ditangkap, Rekannya Diburu Polisi

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

TNI Jaring Talenta Muda Bidang Siber Lewat Cyber Competition 2026

MUI Gresik Dorong Desa Bikin Perdes Anti Maksiat

TNI Siagakan 66.510 Personel Tangani Karhutla di Indonesia

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Sunan Gresik ke-626, Ustazah Halimah Alaydrus Isi Pengajian Putri

Jalan Salagedang-Nanggewer Majalengka Diperbaiki, Pengendara Bandel Bikin Pekerja Kewalahan

Polres Malang Perkuat Sinergi Lintas Instansi Tekan Kejahatan 3C

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

TNI Jaring Talenta Muda Bidang Siber Lewat Cyber Competition 2026

MUI Gresik Dorong Desa Bikin Perdes Anti Maksiat

HUT ke-81 RI, DPRD dan Pemkot Kediri Serukan Gotong Royong

BERITA LAINNYA

Menpora Erick Thohir Apresiasi Kebangkitan Tinju Kota Malang

Rumah Budaya Ratna Malang Genap 2 Tahun, “Karsa Wacana” Hadirkan Sastra dan Seni

Curanmor di Bululawang, Satu Pelaku Ditangkap, Rekannya Diburu Polisi

Ribuan Warga Gresik Ikuti Jalan Sehat HUT ke-81 RI, Polisi Siagakan Pengamanan

TNI Jaring Talenta Muda Bidang Siber Lewat Cyber Competition 2026

MUI Gresik Dorong Desa Bikin Perdes Anti Maksiat

TNI Siagakan 66.510 Personel Tangani Karhutla di Indonesia

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Sunan Gresik ke-626, Ustazah Halimah Alaydrus Isi Pengajian Putri

Jalan Salagedang-Nanggewer Majalengka Diperbaiki, Pengendara Bandel Bikin Pekerja Kewalahan

Polres Malang Perkuat Sinergi Lintas Instansi Tekan Kejahatan 3C

Prev Next

POPULER MINGGU INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Tokoh Budaya Majalengka H Baya Berduka, Ki Danu Tewas Dibunuh Tetangga di Tasikmalaya

HUT ke-81 RI, SMP YPI Darussalam 1 Cerme Borong Dua Juara

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

Baru 3 Bulan Bebas Penjara, Residivis Gresik Kembali Terjerat Judol dan Sabu

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved