Javasatu,Gresik- Prosesi wisuda SMK Nurul Islam atau SMK Nuris yang digelar di Ballroom Hotel Horizon mendapatkan pengawasan dan pemantauan dari Satgas Covid-19 terkait penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).

Pemantauan Satgas Covid-19 yang terdiri dari petugas gabungan dari Polsek Manyar, Koramil 0817/06 dan Trantib Kecamatan ingin memastikan secara langsung kedisplinan prokes secara ketat dalam acara tersebut.
Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana, SIK, MH mewakili Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM menerangkan, protokol kesehatan harus ketat diterapkan.
“Ingat pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat diminta tidak lengah menerapkan upaya pencegahan penularannya” ungkap Iptu Bima Sakti.
Alumni Akpol 2013 itu mengajak masyarakat untuk mendukung ikhtiar pemerintah dalam menyudahi pandemi ini.
“Kami aparatur Tiga Pilar Manyar tidak akan berhenti, mengingatkan masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan” tegas Kapolsek.
Prosesi Wisuda SMK Nuris Menerapkan Prokes Ketat
SMK Nuris telah melakukan prosesi wisuda terhadap 181 orang wisudawan-wisudawati yang terbagi menjadi dua sesi dari jurusan Teknik Mesin dan Perkantoran.
Informasi dari pihak hotel kapasitas ruangan bisa menampung 750 orang dan tidak diisi penuh dengan melakukan jumlah pembatasan peserta wisuda. Jalannya prosesi wisuda diawasi ketat oleh Satgas Covid-19.
Setiap peserta harus lolos cek suhu tubuh. Wajib memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, yang telah disiapkan pihak panitia dan hotel sebelum memasuki ruang wisuda.
Jarak tempat duduk antar peserta pun menjadi perhatian petugas pengawas prokes. Tidak ada kursi peserta yang berhimpitan. 1,8 meter menjadi jarak aman didalam acara wisuda tersebut.
Kepsek SMK Nuris Mengapresiasi Satgas Covid-19 Manyar
Kepala Sekolah SMK Nurul Islam atau SMK Nuris Drs Abdul Jalal, MM mengapresiasi Satgas pengawas protokol kesehatan Kecamatan Manyar yang selama masa pandemi ini tak lelah mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19.
“Jangan abai menerapkan protokol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari. Dukung upaya pemerintah dalam menyudahi pandemi Covid-19” kata Abdul Jalan dihadapan wisudawan dan Satgas Covid-19 Manyar.
Menurut Abdul Jalal, mencuci tangan dengan sabun, memakai, masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas, adalah aksi bela negara yang bisa dilakukan alumni SMK Nuris dalam masa pandemi seperti sekarang.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada wali murid, yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SMK Nuris. Ia berpesan kepada para lulusan SMK Nuris tahun ajaran 2020/2021 agar mengamalkan ilmu yang diperoleh di bangku sekolah untuk bisa menyuguhkan manfaat bagi masyarakat.
“Tetap jalin silaturahmi, tingkatkan jejaring teman dengan guru maupun alumni. Supaya tidak ketinggalan informasi terkini, yang mungkin saja mendatangkan manfaat” pesan Kepsek Jalal.
Kepsek: Semoga SMK Nuris Terpilih Jadi SMK Pusat Keunggulan
Kepada awak media seusai prosesi wisuda, Abdul Jalal mengatakan, SMK Nuris berlokasi di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar ini adalah diantara 13 ribu SMK se Indonesia sebagai pendaftar SMK Pusat Keunggulan (PK) di Direktorat Pendidikan pusat. Sementara di Gresik ada 25 SMK yang mendaftar, bertahan 9 SMK pada tahap seleksi wawancara.
“Dimana nantinya SMK yang lolos seleksi, akan menerima kucuran dana miliaran rupiah dari pemerintah untuk pengembangan sekolah. Memohon doa restu kepada masyarakat agar SMK Nuris lolos seleksi” ungkap Kepsek. (Bas/Saf)