Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Inilah Kisah Haru Lala Siswi SMAN 2 Batu Terpilih Menjadi Paskibraka

Wiyono by Wiyono
9 September 2023
0

JAVASATU.COM-BATU- Momen peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) 2022 hanya tinggal hitungan hari saja. Prosesi pengibaran bendera sang Merah Putih adalah salah satu yang dinanti dalam Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI oleh masyarakat, tak terkecuali para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Angela Lavina Halim atau akrab disapa Lala kelas 11 IPA SMA Negeri 2 Kota Batu bersama ibunya Sri Utami. (Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Namun bukan hal yang mudah untuk bisa menjadi anggota Paskibraka. Pasalnya, selain harus melewati seleksi yang ketat, mereka yang menjadi Paskibraka ini masih bakal menjalani latihan ketat pula. Sebagai pasukan yang membawa bendera negara, tentu mereka dituntut untuk tampil sebaik mungkin, pada saat acara pengibaran berlangsung.

Tak hanya mahir baris berbaris, namun para Paskibraka ini juga harus mempunyai mental dan fisik yang kuat serta kesehatan terjaga.

Hal ini seperti yang dirasakan Angela Lavina Halim atau akrab disapa Lala. Tak hanya kesiapan fisik, Siswi kelas 11 IPA SMA Negeri 2 Kota Batu ini juga harus menyiapkan mental agar bisa tetap berlatih dengan baik dan disiplin. Namun dirinya bersyukur bisa menjadi salah satu calon anggota Paskibraka Kota Batu.

ADVERTISEMENT

Lala mulanya tak menyangka, jika dirinya bakal terpilih menjadi salah satu anggota Paskibraka Kota Batu.

“Perasaan saya tentunya senang dan bahagia bisa bergabung di Paskibraka Kota Batu, karena nggak nyangka saya bisa lolos hingga sampai sejauh ini” kata Lala yang juga diamini ibunya Sri Utami, Sabtu (13/8/2022).

Sejak menjadi Paskibraka Kota Batu, kata siswi yang tinggal di Jalan Hasanudin Junrejo kota Batu ini banyak ilmu dan pengalaman yang didapatkan.

Lala pun menceritakan proses seleksi Paskibaraka tingkat Kota Batu yang cukup panjang dan melelahkan. Awalnya, dirinya mengaku mengikuti tes di sekolahan, kemudian dilanjutkan dengan seleksi postur dan administrasi, setelah itu tes baris berbaris, tes fisik, dan yang terakhir tes wawancara.

“Dari SMAN 2 Kota Batu, Alhamdulillah sekarang yang lolos ada 8 orang termasuk saya,” katanya.

Baginya proses panjang tersebut merupakan sebuah tantangan, sebab di setiap tahapan seleksi, dirinya dapat menemukan pengalaman baru dan bertemu dengan teman-teman yang baru pula.

Dan sukanya ketika mereka mendapatkan apresiasi dari para senior ketika formasi mereka benar. Karena status yang sama tanpa embel – embel almamater, rasa kekeluargaan yang erat pun muncul dalam diri para peserta Paskibraka tersebut.

Pengorbanan lain yang harus dirinya lakukan, yakni harus bisa membagi waktu antara sekolah dan latihan rutin bagi para anggota Paskibraka. Pada awalnya Lala mengaku sempat keteteran dengan tugas sekolahnya, namun karena manajemen waktu yang baik serta disiplin yang tinggi, terlebih dukungan orangtuanya, pada akhirnya ia mampu menyelesaikannya.

“Pengorbanan secara fisik seperti pulang dari latihan harus bersih-bersih badan, lalu mengerjakan tugas dan kembali belajar, tentunya waktu istirahat pun juga berkurang,” ceritanya.

(Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Saat namanya masuk dalam daftar anggota Paskibra tingkat Kota Batu Batu, Lala pun harus mengikuti karantina selama 9 hari, yakni mulai 10 Agustus hingga 19 Agustus 2022 mendatang. Selama karantina di Pusdik Arhanud, ia juga harus rela hidup tanpa gadget.

Namun dibalik semua itu, gadis dengan tinggi 161 cm tersebut mengatakan, ada banyak hal yang ia dapatkan saat karantina. Mulai dari latihan, ditempa, hingga menyanyi bersama membuat kekeluargaan diantara Lala dan anggota lain sesama Paskibraka terjalin sangat erat.

“Saya meyakini segala sesuatu yang saya jalani saat ini dengan baik tentu akan membuahkan hasil yang baik juga di masa depan,” terang remaja yang hobi olahraga ini.

Dalam kesehariannya, Lala juga dikenal sebagai gadis yang kalem dengan pembawaan yang tenang. Saat menjalani karantina, dirinya juga dikenal taat dalam beribadah.

“Semua pengalaman yang diperoleh selama ini dapat merubah saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” katanya.

Terlepas dari kisahnya sebagai salah satu anggota Paskibra, gadis yang bercita-cita ingin meneruskan kuliah tersebut menguraikan, bahwa dirinya ingin mengisi kemerdekaan dengan terus belajar agar menjadi sukses dan berguna bagi nusa bangsa dan orangtua.

“Tentang nasionalisme yang semakin luntur, saya rasa kita semua harus sadar bahwa Indonesia itu ya kita, generasi muda yang akan meneruskan perjuangan para pahlawan,” tutupnya sambil tersenyum.

(Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Sementara itu, Sri Umami orang tua dari Lala mengaku bangga, sekaligus mendukung penuh terkait dengan apa yang dilakukan buah hatinya tersebut.

“Pada intinya saya sebagai orangtuanya tentunya bangga, sekaligus juga mendukung penuh. Karena selain bisa mengharumkan nama Kota Batu, juga bisa mengangkat nama baik orang tua dan sekolah,” tuturnya.

Tak lupa pula ia juga mengucapkan rasa terimakasih kepada para pelatih.

“Saya ucapkan terimakasih kepada para pelatih yaitu dari Polri, Poltekat, dan Kesbangpol yang sudah mendidik dan melatih anak saya,” tandas  Sri Utami. (Yon/Saf)

Tags: HUT RIPaskibraka Kota BatuSMAN 2 Batu
Previous Post

Gathering IKAFE Unair Jatim, Ajak Alumni Semarakkan Dies Natalis FEB Unair Ke-61

Next Post

Jadi Tamu Istimewa di Haul Ulama Besar, Ini Kesan Lurah Karang Turi Hasan Khan

Related Posts

Kematian Ibu di Gresik Naik Jadi 16 Kasus, GEMMA KIA Diluncurkan
Berita

Kematian Ibu di Gresik Naik Jadi 16 Kasus, GEMMA KIA Diluncurkan

23 Oktober 2026
91 Gerai Koperasi Merah Putih di Gresik Belum Dibangun
Berita

91 Gerai Koperasi Merah Putih di Gresik Belum Dibangun

23 Oktober 2026
Prof Ahmad Barizi: Santri Harus Kuasai Ilmu Agama dan Sains Modern
Berita

Prof Ahmad Barizi: Santri Harus Kuasai Ilmu Agama dan Sains Modern

22 Oktober 2026
Inisiator Hari Santri Gus Thoriq Usulkan Doa untuk Indonesia, Ini Isinya
Berita

Inisiator Hari Santri Gus Thoriq Usulkan Doa untuk Indonesia, Ini Isinya

22 Oktober 2026
Hari Santri Nasional, Laskar Fisyabilillah Indonesia Soroti Peran Santri Jaga NKRI
Berita

Hari Santri Nasional, Laskar Fisyabilillah Indonesia Soroti Peran Santri Jaga NKRI

22 Oktober 2026
Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri
Berita

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

23 April 2026
Next Post
Jadi Tamu Istimewa di Haul Ulama Besar, Ini Kesan Lurah Karang Turi Hasan Khan

Jadi Tamu Istimewa di Haul Ulama Besar, Ini Kesan Lurah Karang Turi Hasan Khan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Hari Santri, IGRA Dukun Tanamkan Akhlak Mulia Sejak Usia Dini
  • ABK Sesak Napas di Kapal, Satpolairud Gresik Evakuasi ke RS
  • BEM UNAIR Dampingi UMKM Desa Balesari Malang Urus NIB
  • Polisi Selidiki Kebakaran TPA Supit Urang Malang, Telusuri Titik Awal Api
  • Hari Santri, Fatayat NU Gresik Perkuat Pemberdayaan Desa dan Perlindungan Sosial
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com