JAVASATU.COM-MALANG- Insinyur Indonesia melalui Persatuan Insinyur Indonesia (PII) cabang Kabupaten Malang melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tentang pembangunan daerah melalui program kegiatan bidang keinsinyuran di wilayah Kabupaten Malang, Jumat (20/1/2023).

Ketua PII Cabang Kabupaten Malang, Dr Wahyu Hidayat mengatakan, kerja sama program keinsinyuran sesuai dengan Undang-Undang nomor 11 tahun 2014 tentang Keinsinyuran. Kerja sama ini tidak hanya berkaitan dengan program teknik.
“Tetapi kerja sama ini juga pada program Keinsinyuran di pembangunan bidang pertanian dan lainnya,” terang Wahyu.
Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Bupati Sanusi sangat menyambut baik kerja sama ini.
Bahkan menurut Politisi PDI Perjuangan, kerja sama ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemkab Malang dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kabupaten Malang.
“Ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi positif yang mana ranah kemitraannya berkaitan tentang Pembangunan Daerah,” tegas Bupati Sanusi.
Sanusi menyebut, melalui Program Kegiatan Bidang Keinsinyuran di Wilayah Kabupaten Malang ini diharapkan memberikan kontribusi yang besar untuk pembangunan daerah.
Terlebih, bidang keinsinyuran ini dinilai, memiliki peran yang begitu strategis, dalam menghidupkan kembali dan mewujudkan optimalisasi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Malang.
Harapannya, bidang keinsinyuran di Kabupaten Malang dapat meningkatkan daya saing daerah, dalam menggali dan memberikan nilai tambah atas berbagai potensi daerah yang dimiliki. Sekaligus menjawab kebutuhan dan mengatasi segala kendala serta masalah dari perubahan global yang dihadapi.
“Dimana pada tahap selanjutnya dapat berkontribusi lebih banyak lagi dalam menciptakan kemajuan dan kemandirian daerah,” ujar Sanusi.
Ia juga berharap dengan kerjasama ini, nanti ke depan di wilayah Kabupaten ada formula bangunan tahan gempa bumi. Apalagi, di Kabupaten Malang, satu di antara daerah di Jawa Timur yang rawan bencana gempa bumi.
“Ke depan saya berharap ada terobosan terobosan untuk menciptakan bangunan tahan gempa itu,” tandas Sanusi. (Agb/Arf)