email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 31 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan MUI Gresik Merawat Kota Santri

by Sudasir Al Ayyubi
21 Agustus 2022

JAVASATU.COM-GRESIK- Merawat tradisi islami dalam bingkai moderasi untuk Gresik Kota Santri, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menggelar silaturahmi dan konsolidasi kebangsaan, Sabtu (20/8/2022) bertempat di aula Masjid Agung Syekh Maulana Malik Ibrahim Gresik.

Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan MUI Gresik. (Foto: Istimewa)

Ketua MUI Gresik, KH Mansoer Shodiq menuturkan, pertemuan ini merupakan salah satu bentuk dari memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekitar. Dalam kaitannya dengan Gresik Kota Santri. MUI Gresik merupakan pembimbing dan pelayan umat yang memiliki tugas menjaga agama dan umat yang sekaligus jadi mitra pemerintah.

“Tentu MUI Kabupaten Gresik sebagai pembimbing dan pelayan umat yang memiliki tugas menjaga agama, menjaga umat yang sekaligus menjadi mitra pemerintah” ucapnya.

Mansoer juga singgung tentang peranan dari pemerintah yang sejatinya sudah ditunggu sejak lama dalam mempertahankan Gresik Kota Santri saat ini. Dimana banyak benturan dari mulai modernisasi dan industrialisasi.

“Tentu ditunggu peran dan fungsinya untuk bisa mempertahankan sekaligus memperkokoh Gresik Kota Santri ditengah-tengah gencarnya industri” ujar ketua MUI Gresik itu.

“Dari sini dapat dilihat salah satu tujuan dari diadakannya kegiatan kali ini adalah sebagai upaya merawat tradisi islam di kota Gresik sekalian menegaskan kalau Gresik merupakan kota santri yang berhias iman islam” tandasnya menambahkan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan dan menyetujui bahwa peran MUI sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas kemasyarakatan di era teknologi 5.0 ini. Ia harapkan MUI dapat terus kompak dan bawa semangat beragama dimasa depan.

BacaJuga :

Berstatus Cagar Budaya, Eks Asrama VOC Gresik Dibongkar, Siapa Bertanggung Jawab?

Ziarah Akbar Ponpes Wali Songo Situbondo, Gresik Disesaki 152 Bus, 8.400 Peziarah

“Mudah-mudahan dengan kekompakan peran MUI ditengah kemajuan teknologi ini bawa hal-hal positif” harap Gus Yani sapaan akrabnya.

Tak lupa Gus Yani juga ajak untuk lebih jauh memaknai kemerdekaan kali ini dalam korelasinya dengan kebangsaan. Jangan sampai anak muda sekarang hanya sekedar memperingati tanpa pernah memaknai.

Tak lupa Wabub Gresik Hj Aminatun Habibah yang saat itu berikan sambutan, ucapkan terimakasih mewakili pemerintah kabupaten Gresik atas peran serta dari MUI Gresik yang turut serta dalam menjaga dan memberdayakan umat beragama di lingkungan Kabupaten Gresik.

“Di Kabupaten Gresik ini banyak wadah organisasi Islam, dan MUI yang sebagai jembatan ini bisa menyambungkan satu sama lain sehingga antara organisasi Islam di Kabupaten Gresik ini tidak pernah ada kesalahpahaman yang menyebabkan sesuatu yang tidak baik” ucap Bu Min.

Bu Min sapaan akrabnya, juga ajak seluruh organisasi yang hadir untuk terus komunikasi dan jalin kerjasama satu sama lain demi terciptanya masyarakat Gresik yang aman dan tentram. Terutama organisasi kepemudaan yang mana menurutnya dijaman sekarang rasa memiliki terhadap agama dan negara mulai berkurang.

Ia juga berharap ke depannya ajaran keagamaan dan kenegaraan dapat lebih dipersatukan lagi sehingga tidak menimbulkan singgungan dan dapat mempersatukan masyarakat terutama para pemuda yang nantinya jadi pemimpin masa depan.

“Ajaran dari negara yang biasanya dilewatkan bisa disatukan dengan ajaran agama agar tidak bersinggungan satu sama lain, sehingga anak muda di Kabupaten Gresik ini dapat memberikan yang terbaik untuk bangsa ini” ujar Bu Min.

Aminuddin Ma’ruf selaku Stafsus Presiden juga ingatkan dalam materinya bahwa pemerintah dan MUI harus sejalan, harus saling beriringan dalam hadapi persoalan apapun dan saling mengawal satu sama lain. Fungsinya agar tidak terjadi kesalahpahaman sehingga timbul gesekan-gesekan yang tidak perlu.

“Tidak bisa pemerintah berjalan sendiri harus tetap dikawal oleh para kiai para ulama yang ada di organisasi-organisasi baik NU, Muhammadiyah, LDII dan semua yang tergabung dalam majelis ulama Indonesia” tandasnya.

Tambahan informasi, kegiatan dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Forkopimda Kabupaten Gresik, Anggota DPRD Gresik, Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma’ruf, Ketua MUI Gresik Mansyur Shodiq, Kemenag Gresik, PCNU Gresik, Muhammadiyah Gresik, Pimpinan Daerah LDII, Pimpinan Daerah DMI, Ketua AKD, Pimpinan MUI Kecamatan se Kabupaten Gresik, Perwakilan BEM se Kabupaten Gresik, serta para organisasi sosial kemasyarakatan bersama banom, dan tokoh masyarakat dan agama Kabupaten Gresik yang lain. (**)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: KH Mansoer ShodiqMUI Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Berstatus Cagar Budaya, Eks Asrama VOC Gresik Dibongkar, Siapa Bertanggung Jawab?

Ziarah Akbar Ponpes Wali Songo Situbondo, Gresik Disesaki 152 Bus, 8.400 Peziarah

APDESI Usai Munas Fokus Kawal Program Rp1 Miliar per Desa dan Koperasi Merah Putih

Wali Kota Batu Terima Peserta Sagasatu SRMP 14, Kenalkan Pemerintahan

Kasus Asusila Anak di Gresik Diungkap, Korban Dapat Pendampingan Psikologis

Gresik Raih Penghargaan Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

MA Putuskan Jual Beli Tanah Polinema Sah, Direktur Akui Kuasai Lahan yang Disita Kejati Jatim

Pelaku UMKM Kebungson Dikenalkan AI untuk Pemasaran Produk oleh Tim BBK 7

Malang City Football Academy Cari Bibit Muda Sepak Bola, Anak Putri Bisa Ikut

Prev Next

POPULER HARI INI

Kapolres Gresik Beri Penghargaan 63 Personel Berprestasi, 51 Terima Satyalancana

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Enamore Rilis Single “Circle”, Debut Vokalis Baru dan Awal Album Perdana

Malang City Football Academy Cari Bibit Muda Sepak Bola, Anak Putri Bisa Ikut

Panglima TNI Lantik 260 Perwira Prajurit Karier Progsus Tahun 2026

BERITA LAINNYA

IYE Nilai Pernyataan Gatot soal Kapolri Tak Berdasar, Tegaskan Loyalitas ke Prabowo

Manzone dan Minimal Luncurkan Koleksi Sarimbit Lebaran 2026 

OPINI: Dari Viral ke Kebijakan, Momentum Reformasi Perlindungan Guru

Zyta Delia Ramaikan Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale dengan Koleksi Terbaru

Panglima TNI Lantik 260 Perwira Prajurit Karier Progsus Tahun 2026

Wali Kota Kediri Motivasi Pelaku UMKM di Pelatihan Pemasaran Digital

Kodim Blora Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-80 Persit KCK

Kota Kediri Optimalkan UMKM dan Inflasi untuk Kemandirian Ekonomi 2026

Jelang HPN 2026, JMSI Sumenep Tegaskan Komitmen Bangun Pers Profesional

OPINI: Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, Menguji Ingatan Kolektif Bangsa

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Kapolres Gresik Beri Penghargaan 63 Personel Berprestasi, 51 Terima Satyalancana

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Prof Ahmad Barizi Soroti “Erosi Epistemik” AI: Kebenaran dan Keilmuan Terancam

KKI Jatim Satukan Kekuatan Lewat Gashuku, Bidik Prestasi Tingkat Nasional

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved