email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 15 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan MUI Gresik Merawat Kota Santri

by Sudasir Al Ayyubi
21 Agustus 2022

JAVASATU.COM-GRESIK- Merawat tradisi islami dalam bingkai moderasi untuk Gresik Kota Santri, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menggelar silaturahmi dan konsolidasi kebangsaan, Sabtu (20/8/2022) bertempat di aula Masjid Agung Syekh Maulana Malik Ibrahim Gresik.

Silaturahmi Ulama dan Konsolidasi Kebangsaan MUI Gresik. (Foto: Istimewa)

Ketua MUI Gresik, KH Mansoer Shodiq menuturkan, pertemuan ini merupakan salah satu bentuk dari memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan sekitar. Dalam kaitannya dengan Gresik Kota Santri. MUI Gresik merupakan pembimbing dan pelayan umat yang memiliki tugas menjaga agama dan umat yang sekaligus jadi mitra pemerintah.

“Tentu MUI Kabupaten Gresik sebagai pembimbing dan pelayan umat yang memiliki tugas menjaga agama, menjaga umat yang sekaligus menjadi mitra pemerintah” ucapnya.

Mansoer juga singgung tentang peranan dari pemerintah yang sejatinya sudah ditunggu sejak lama dalam mempertahankan Gresik Kota Santri saat ini. Dimana banyak benturan dari mulai modernisasi dan industrialisasi.

“Tentu ditunggu peran dan fungsinya untuk bisa mempertahankan sekaligus memperkokoh Gresik Kota Santri ditengah-tengah gencarnya industri” ujar ketua MUI Gresik itu.

“Dari sini dapat dilihat salah satu tujuan dari diadakannya kegiatan kali ini adalah sebagai upaya merawat tradisi islam di kota Gresik sekalian menegaskan kalau Gresik merupakan kota santri yang berhias iman islam” tandasnya menambahkan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan dan menyetujui bahwa peran MUI sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas kemasyarakatan di era teknologi 5.0 ini. Ia harapkan MUI dapat terus kompak dan bawa semangat beragama dimasa depan.

BacaJuga :

Bupati Gresik Apresiasi AKBP Rovan dan Sambut Kapolres AKBP Ramadhan

Sertijab Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo Pamit Setelah Setahun Bertugas

“Mudah-mudahan dengan kekompakan peran MUI ditengah kemajuan teknologi ini bawa hal-hal positif” harap Gus Yani sapaan akrabnya.

Tak lupa Gus Yani juga ajak untuk lebih jauh memaknai kemerdekaan kali ini dalam korelasinya dengan kebangsaan. Jangan sampai anak muda sekarang hanya sekedar memperingati tanpa pernah memaknai.

Tak lupa Wabub Gresik Hj Aminatun Habibah yang saat itu berikan sambutan, ucapkan terimakasih mewakili pemerintah kabupaten Gresik atas peran serta dari MUI Gresik yang turut serta dalam menjaga dan memberdayakan umat beragama di lingkungan Kabupaten Gresik.

“Di Kabupaten Gresik ini banyak wadah organisasi Islam, dan MUI yang sebagai jembatan ini bisa menyambungkan satu sama lain sehingga antara organisasi Islam di Kabupaten Gresik ini tidak pernah ada kesalahpahaman yang menyebabkan sesuatu yang tidak baik” ucap Bu Min.

Bu Min sapaan akrabnya, juga ajak seluruh organisasi yang hadir untuk terus komunikasi dan jalin kerjasama satu sama lain demi terciptanya masyarakat Gresik yang aman dan tentram. Terutama organisasi kepemudaan yang mana menurutnya dijaman sekarang rasa memiliki terhadap agama dan negara mulai berkurang.

Ia juga berharap ke depannya ajaran keagamaan dan kenegaraan dapat lebih dipersatukan lagi sehingga tidak menimbulkan singgungan dan dapat mempersatukan masyarakat terutama para pemuda yang nantinya jadi pemimpin masa depan.

“Ajaran dari negara yang biasanya dilewatkan bisa disatukan dengan ajaran agama agar tidak bersinggungan satu sama lain, sehingga anak muda di Kabupaten Gresik ini dapat memberikan yang terbaik untuk bangsa ini” ujar Bu Min.

Aminuddin Ma’ruf selaku Stafsus Presiden juga ingatkan dalam materinya bahwa pemerintah dan MUI harus sejalan, harus saling beriringan dalam hadapi persoalan apapun dan saling mengawal satu sama lain. Fungsinya agar tidak terjadi kesalahpahaman sehingga timbul gesekan-gesekan yang tidak perlu.

“Tidak bisa pemerintah berjalan sendiri harus tetap dikawal oleh para kiai para ulama yang ada di organisasi-organisasi baik NU, Muhammadiyah, LDII dan semua yang tergabung dalam majelis ulama Indonesia” tandasnya.

Tambahan informasi, kegiatan dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Forkopimda Kabupaten Gresik, Anggota DPRD Gresik, Staf Khusus Presiden Aminuddin Ma’ruf, Ketua MUI Gresik Mansyur Shodiq, Kemenag Gresik, PCNU Gresik, Muhammadiyah Gresik, Pimpinan Daerah LDII, Pimpinan Daerah DMI, Ketua AKD, Pimpinan MUI Kecamatan se Kabupaten Gresik, Perwakilan BEM se Kabupaten Gresik, serta para organisasi sosial kemasyarakatan bersama banom, dan tokoh masyarakat dan agama Kabupaten Gresik yang lain. (**)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: KH Mansoer ShodiqMUI Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Mesin KEBI BI Malang Tingkatkan Pendapatan Petani Senggreng Malang

Proyek Pasar Ngadiluwih Belum Rampung, Pemkab Kediri Akan Tegur Kontraktor

Bupati Gresik Apresiasi AKBP Rovan dan Sambut Kapolres AKBP Ramadhan

Laporan Warga via 110, Polisi Bongkar Lokasi Diduga Judi Sabung Ayam di Kalipare

Dankodaeral X Makan Sepiring Berdua dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura

Nama Kades Mendalanwangi Mencuat sebagai Kandidat Ketua KONI Kabupaten Malang

OPINI: Evaluasi Efektivitas Program Banyuwangi Hijau Melalui Digitalisasi Kebijakan Fiskal

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

Pemagaran Lahan di Supit Urang, Warga dan Pemkot Malang Berselisih

TNI Raih Predikat A Pelayanan Prima di Indeks Pelayanan Publik 2025

Prev Next

POPULER HARI INI

Dua Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemkot Malang Diadukan ke DPRD

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Pemagaran Lahan di Supit Urang, Warga dan Pemkot Malang Berselisih

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

BERITA LAINNYA

Proyek Pasar Ngadiluwih Belum Rampung, Pemkab Kediri Akan Tegur Kontraktor

Dankodaeral X Makan Sepiring Berdua dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura

OPINI: Evaluasi Efektivitas Program Banyuwangi Hijau Melalui Digitalisasi Kebijakan Fiskal

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

TNI Raih Predikat A Pelayanan Prima di Indeks Pelayanan Publik 2025

Kota Kediri dan Kota Madiun Satukan Kekuatan Ekonomi Antardaerah

LAKSI Mendukung Kinerja BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Tangerang

Jembatan Gantung Garuda Wonosobo Progres 95 Persen Rampung 15 Januari

OPINI: Indonesia di Persimpangan Kebijakan Fiskal dan Energi

Ello dan Oki Rengga Nilai Sumut Gudang Bakat Lewat Panggung Kreativitas Nasional

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Dua Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemkot Malang Diadukan ke DPRD

Jumlah Desa Mandiri di Blora Naik Dua Kali Lipat dalam Setahun

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved