Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemkab Malang Datangkan Alat Sensor Gempa Seharga 3,5 Miliar Rupiah per Unit

Syaiful Arif by Syaiful Arif
8 September 2023
0

Javasatu, Malang- Alat sensor gempa seharga 3,5 miliar rupiah didatangkan oleh Pemerintah Kabupaten Malang untuk mengantisipasi korban akibat bencana alam dan mendeteksi dini akan terjadinya gempa, Pemerintah Kabupaten Malang akan segera memasang alat sensor gempa di kecamatan Gedangan.

Bagio Setyono Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, saat ditanya asal dananya, iapun menyebutkan bahwa berasal dari BMKG Pusat.

“Satu alat sensor gempa itu seharga sekitar 3,5 miliar rupiah. Dananya itu dari BMKG pusat, kita hanya kebagian memasangnya saja,”terangnya.

Penambahan alat pendeteksi gempa ini masih Bagio, merupakan upaya mitigasi atau meminimalisir risiko bencana gempa dan tsunami yang ada di wilayah Kabupaten Malang.

“Kami tahun 2020 awal ini sudah terjadi 9 gempa lebih yang terdeteksi. Kami ingin menambah lagi alat pendeteksi supaya lebih akurat pendeteksian setiap titik gempa,”terang pria yang akrab di panggil Walet itu.

Walet menambahkan, sensor tersebut bakal dipasang di darat, bukan di dalam laut.

“Ini kan untuk mengakuratkan lokasi gempa di Kabupaten Malang. Untuk mempercepat peringatan dini, jika itu nanti ada tsunami. Agar penanganannya bisa lebih cepat, kalau kita sudah tahu persis lokasi gempanya. Jika ada gempa di laut juga sama, bisa sebagai peringatan dini, apalagi kalau mengakibatkan tsunami,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan Walet bahwa alat sensor gempa tersebut akan segera dilaunching oleh Bupati Malang dan Kepala BPBD Kabupaten Malang.

“Ya rencananya kalau gak ada aral lintang tanggal 14 Januari atau mungkin setelahnya. Nanti yang akan masang monitornya itu pak Bupati sama Kepala BPBD di Gedangan,”pungkas Walet. (Agb./Arf)

Previous Post

Mantan Kadinkes Kabupaten Malang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dana Kapitasi Puskesmas

Next Post

Korupsi, Inspektorat Segera Menonaktifkan Direktur RSUD Kanjuruhan

Related Posts

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan
Berita

Pameran 22 Tahun Sanggar DAUN Diserbu Pengunjung, 45 Karya Anak Dipamerkan

26 April 2026
Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran
Berita

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

26 April 2026
Next Post
Korupsi, Inspektorat Segera Menonaktifkan Direktur RSUD Kanjuruhan

Korupsi, Inspektorat Segera Menonaktifkan Direktur RSUD Kanjuruhan

Pos-pos Terbaru

  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Bank Jatim dan Bakorwil III Malang akan Gelar Kolaborasi Kolosal 17–19 November
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com