email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Jaringan Perempuan Desa Bantu Pemerintah Bebaskan Stunting

by Agung Baskoro
9 Maret 2020

Javasatu,Malang- Tergerak membebaskan kasus Stunting atau gagal tumbuh pada balita yang diakibatkan oleh gizi buruk dilakukan Jaringan Perempuan Desa (JPD) Kabupaten Malang.

Penggagas Jaringan Perempuan Desa, Agnia Addini, saat memberikan tali asih kepada pengajar RA Babul Ulum yang ada di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang (Foto : Agung-Javasatu.com)

Penggagas Jaringan Perempuan Desa, Agnia Addini menuturkan bahwa, persoalan stunting pada anak, untuk pencegahannya satu hal penting untuk dijalankan.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

“Kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang diakibatkan oleh asupan gizi yang buruk merupakan permasalahan yang terstruktur. Sehingga upaya penanggulangan serta pencegahan harus diselesaikan oleh seluruh elemen masyarakat. Baik Pemerintah, dinas kesehatan, LSM, organisasi-organisasi pemberdayaan masyarakat, sampai pada elemen terkecil yakni keluarga, semua harus mengambil peran” terang Agnia.

Penggagas JPD, Agnia Addini, bersama siswa-siswi dan guru saat berada di RA Babul Ulum, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang (Foto : Agung-Javasatu.com)

Kegiatan yang dilakuakan di RA Babul Ulum yang ada di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang menurut Agnia Addini sengaja digalakan sebagai strategi untuk merangkul masyarakat khususnya perempuan dalam mewujudkan kondisi  yang lebih baik dalam aspek sosial, ekonomi, politik dan lingkungan.

“Gerakan ini nantinya tidak hanya dilaksanakan di satu titik, namun JPD bersama relawan akan melakukan roadshow dibeberapa lokasi TK/RA yang ada di Kabupaten Malang” tegas Agnia, Senin (9/3/2020) siang.

Menurut Agnia, meski angka stunting sudah menurun jangan membuat kita lengah. Karena angka 17.000 anak yang mengalami stunting, lanjut Agnia, juga bukan angka yang sedikit.

“Kalau tidak dicegah, masyarakat tidak di edukasi dan diajak untuk sadar bahwa persoalan gizi seimbang, sanitasi itu penting untuk pertumbuhan anak, akan sangat memungkinkan jika angka stunting pada anak di Kabupaten Malang bisa meningkat lagi. Kami berharap, dengan adanya kesadaran secara bersama baik lembaga-lembaga pemerintahan terkait, dan masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan pola asuh yang benar terhadap anak akan dapat menekan angka stunting dan mencegah angka tersebut bertambah,” pungkasnya. (Agb/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: jaringan perempuan desakecamatan pagakstunting

BERITA TERBARU

Diduga Dipicu Pembakaran Kebun, Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Majalengka

Berawal dari Saran Psikolog, Prass Ubah Jurnal Menjadi EP “Free as a Bird”

Cegah Penyalahgunaan, Polres Gresik Periksa Senjata Api Anggota

Penguatan Kompetensi ASN Jadi Kunci Percepatan Malang Raya Megapolitan

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Prev Next

POPULER HARI INI

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

BERITA LAINNYA

Diduga Dipicu Pembakaran Kebun, Babinsa dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Majalengka

Berawal dari Saran Psikolog, Prass Ubah Jurnal Menjadi EP “Free as a Bird”

Cegah Penyalahgunaan, Polres Gresik Periksa Senjata Api Anggota

Penguatan Kompetensi ASN Jadi Kunci Percepatan Malang Raya Megapolitan

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Omah Rembug Jadi Solusi Penyelesaian Konflik Warga di Gresik

IRT Ditemukan Meninggal di Majalengka, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Kopsyah MUI Gresik Jadi Koperasi Pembiayaan Terbaik Jawa Timur 2026

Polisi Bongkar dan Bakar Arena Sabung Ayam di Singosari

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Pengawasan Distribusi BBM di Jatim Diperkuat, ESDM Optimalkan Aplikasi XStar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved