email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Jaringan Perempuan Desa Bantu Pemerintah Bebaskan Stunting

by Agung Baskoro
9 Maret 2020

BacaJuga :

Ramp Check Jelang Imlek 2026, Pemkot Kediri Pastikan Bus AKAP-AKDP Laik Jalan

DPRD Kota Kediri Soroti Pengawasan Proyek Strategis bersama Paguyuban Saroja

Javasatu,Malang- Tergerak membebaskan kasus Stunting atau gagal tumbuh pada balita yang diakibatkan oleh gizi buruk dilakukan Jaringan Perempuan Desa (JPD) Kabupaten Malang.

Penggagas Jaringan Perempuan Desa, Agnia Addini, saat memberikan tali asih kepada pengajar RA Babul Ulum yang ada di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang (Foto : Agung-Javasatu.com)

Penggagas Jaringan Perempuan Desa, Agnia Addini menuturkan bahwa, persoalan stunting pada anak, untuk pencegahannya satu hal penting untuk dijalankan.

“Kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang diakibatkan oleh asupan gizi yang buruk merupakan permasalahan yang terstruktur. Sehingga upaya penanggulangan serta pencegahan harus diselesaikan oleh seluruh elemen masyarakat. Baik Pemerintah, dinas kesehatan, LSM, organisasi-organisasi pemberdayaan masyarakat, sampai pada elemen terkecil yakni keluarga, semua harus mengambil peran” terang Agnia.

Penggagas JPD, Agnia Addini, bersama siswa-siswi dan guru saat berada di RA Babul Ulum, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang (Foto : Agung-Javasatu.com)

Kegiatan yang dilakuakan di RA Babul Ulum yang ada di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang menurut Agnia Addini sengaja digalakan sebagai strategi untuk merangkul masyarakat khususnya perempuan dalam mewujudkan kondisi  yang lebih baik dalam aspek sosial, ekonomi, politik dan lingkungan.

“Gerakan ini nantinya tidak hanya dilaksanakan di satu titik, namun JPD bersama relawan akan melakukan roadshow dibeberapa lokasi TK/RA yang ada di Kabupaten Malang” tegas Agnia, Senin (9/3/2020) siang.

Menurut Agnia, meski angka stunting sudah menurun jangan membuat kita lengah. Karena angka 17.000 anak yang mengalami stunting, lanjut Agnia, juga bukan angka yang sedikit.

“Kalau tidak dicegah, masyarakat tidak di edukasi dan diajak untuk sadar bahwa persoalan gizi seimbang, sanitasi itu penting untuk pertumbuhan anak, akan sangat memungkinkan jika angka stunting pada anak di Kabupaten Malang bisa meningkat lagi. Kami berharap, dengan adanya kesadaran secara bersama baik lembaga-lembaga pemerintahan terkait, dan masyarakat akan pentingnya hidup sehat dan pola asuh yang benar terhadap anak akan dapat menekan angka stunting dan mencegah angka tersebut bertambah,” pungkasnya. (Agb/Saf)

ADVERTISEMENT

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: jaringan perempuan desakecamatan pagakstunting
ADVERTISEMENT

BERITA TERBARU

Ramp Check Jelang Imlek 2026, Pemkot Kediri Pastikan Bus AKAP-AKDP Laik Jalan

DPRD Kota Kediri Soroti Pengawasan Proyek Strategis bersama Paguyuban Saroja

Sopir Dump Truck Aniaya Pengendara Motor di Pujon, Polisi Amankan Pelaku

Kapolres Gresik Periksa Randis, Pastikan Pelayanan Polri Maksimal

Kodim Blora Gelar Hanmars 10 Km, Tingkatkan Kesiapan Jasmani Prajurit

AUDAMS Fest Kota Batu, Drama Sejarah dan Simfoni Cinta Nusantara

Pompa Air Tenaga Surya, Bawean Siap Mandiri Air dan Pangan

Gara-gara Status FB, 210 Keping Emas Raib di Junrejo Batu

Kemen PU Nilai Kunden Layak untuk Stadion Blora

300 Lowongan Kerja Dibuka di Gresik, Bupati Tinjau Rekrutmen di Disnaker

Prev Next

POPULER HARI INI

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Selisih 4.000 Meter Persegi, Dugaan Mark Up Sewa Lahan WTP Kota Malang Terkuak

Gara-gara Status FB, 210 Keping Emas Raib di Junrejo Batu

BERITA LAINNYA

Ramp Check Jelang Imlek 2026, Pemkot Kediri Pastikan Bus AKAP-AKDP Laik Jalan

DPRD Kota Kediri Soroti Pengawasan Proyek Strategis bersama Paguyuban Saroja

Kodim Blora Gelar Hanmars 10 Km, Tingkatkan Kesiapan Jasmani Prajurit

Kemen PU Nilai Kunden Layak untuk Stadion Blora

Agustina Faizin Resmi Pimpin Ansor Malaysia 2026-2031

TMMD 2026 di Blora Bangun Jalan dan Rehab RTLH

HPN 2026, Wali Kota Malang Terima Trofi Abyakta Kebudayaan dari PWI Pusat

HUT ke-6 JMSI, Soroti Gempuran AI dan Algoritma Medsos

HUT ke-18 Gerindra, DPC Kota Kediri Targetkan 7 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang

Cak Imin Buka Puncak HPN 2026 di Banten, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved