email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 7 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Alumni Connect PPI Dunia Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan PPN 12%

by Redaksi Javasatu
4 Desember 2024

JAVASATU.COM- Pemerintah Indonesia berencana menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada 1 Januari 2025, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan penerimaan negara dan rasio pajak. Namun, rencana ini mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk Alumni Connect Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia, yang merupakan wadah alumni mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri.

Choirul Anam, PhD, Wakil Presidium Alumni Connect PPI Dunia. (Foto: Istimewa)

Choirul Anam, PhD, Wakil Presidium Alumni Connect PPI Dunia, menyampaikan bahwa kenaikan PPN berpotensi berdampak negatif pada perekonomian masyarakat. Salah satu alasan yang disampaikan adalah dampak kenaikan harga barang yang dapat melemahkan daya beli masyarakat, yang masih dalam proses pemulihan pasca pandemi COVID-19.

Anam menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan alternatif lain, seperti ekstensifikasi pajak dan peningkatan pajak perusahaan besar, ketimbang membebani masyarakat dengan kenaikan PPN.

“Kenaikan PPN berpotensi melambatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pengangguran. Dalam masa pemulihan ekonomi, langkah seperti ini harus dikaji ulang,” ujar Anam, yang juga alumni kebijakan publik dari Charles University, Praha, Rabu (4/12/2024).

Selain itu, Alumni Connect juga memperingatkan bahwa kenaikan PPN dapat menurunkan daya saing produk Indonesia di pasar global, mengingat harga barang akan semakin mahal.

Anam menambahkan, banyak perusahaan asing yang sudah meninggalkan Indonesia, dan kenaikan PPN bisa memicu lebih banyak perusahaan untuk mengurangi investasi di tanah air.

Faktor kemiskinan juga menjadi perhatian utama, di mana kenaikan PPN diprediksi akan semakin sulit bagi masyarakat berpendapatan rendah untuk mengembangkan usaha atau mencari pekerjaan. Alumni Connect menilai, pemerintah bisa mencari sumber pendapatan lain, seperti meningkatkan royalti pertambangan dan optimalisasi obyek pajak yang selama ini luput dari perhatian, untuk meningkatkan penerimaan negara tanpa memperburuk kondisi ekonomi masyarakat.

BacaJuga :

Polisi Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Sumberpucung Malang

Jagung Jadi Andalan Gresik Utara, Panceng Disiapkan Jadi Lumbung Pangan

“Peningkatan PPN mungkin tidak berdampak signifikan pada penerimaan negara, tapi efek domino negatifnya terhadap ekonomi bisa lebih besar,” tambah Anam menutup keterangannya. (Saf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: PPI Dunia

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Polisi Bakar Arena Judi Sabung Ayam di Sumberpucung Malang

Jagung Jadi Andalan Gresik Utara, Panceng Disiapkan Jadi Lumbung Pangan

Sidang Gugatan Wanprestasi Developer Perumahan di Kediri, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Cari Untung

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Babinsa di Blora Latih PBB Siswa SDN 5 Jepon, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

718 Mahasiswa KKN-BBK UNAIR Diterjunkan di Gresik, Usung Program SDGs

Diskopindag Kota Malang Fasilitasi Sertifikasi ISO Pabrik Rokok

Tower Telekomunikasi Tak Berizin di Parengan Tuban Disegel Satpol PP

Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya

Pemkab Bojonegoro Tata Ulang Kota, Ini Rencana Besarnya

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

18 Januari 2026 Legenda Sepak Bola Indonesia akan “Bentrok” di Malang

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

Diskopindag Kota Malang Fasilitasi Sertifikasi ISO Pabrik Rokok

Sidang Gugatan Wanprestasi Developer Perumahan di Kediri, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Cari Untung

BERITA LAINNYA

Sidang Gugatan Wanprestasi Developer Perumahan di Kediri, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Cari Untung

Babinsa di Blora Latih PBB Siswa SDN 5 Jepon, Tanamkan Disiplin Sejak Dini

Tower Telekomunikasi Tak Berizin di Parengan Tuban Disegel Satpol PP

Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya

Dandim 0721/Blora Lepas 34 Prajurit Purna Tugas

Apresiasi Tokoh Lintas Agama Warnai Sukses Operasi Lilin Candi 2025 di Jateng

Musisi Asal Gunung Kawi Matoha Mino Luruskan Stigma Mistis Lewat Lagu “Gunung Kawi”

Single Debut Thalia Gunawan “Kamu yang di Bangku Depan” Rilis, Cerita Cinta Remaja di Kelas

Pemkab Kediri Alokasikan Rp58,5 Miliar Lanjutkan Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati

Petani Lereng Gunung Sindoro Kompak Jaga Hutan Lewat Syukuran Panen

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Mayat Pria Mengapung di Sungai Molek Malang Teridentifikasi

Strategi Disdik Jatim di 2026: Jamin Anggaran Pendidikan 20% Tetap Jadi Prioritas Utama

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved