email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 9 Mei 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Penumpukan Sampah di Pasar Induk Among Tani Dikeluhkan Pedagang dan Pengunjung

by Wiyono
24 Desember 2024

JAVASATU.COM-BATU- Penumpukan sampah di pojok barat sisi selatan Pasar Induk Among Tani Kota Batu telah menjadi keluhan utama baik dari pengunjung maupun pedagang. Bau tak sedap yang ditimbulkan akibat penumpukan sampah tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas sehari-hari oleh mereka.

(Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Kondisi ini menjadi perhatian serius ketika tim Satgas Pangan Kota Batu melakukan inspeksi mendadak pada Senin (23/12/2024). Salah seorang anggota tim, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan keprihatinannya mengenai pengelolaan sampah di pasar yang terkesan tidak profesional.

“Pasarnya bagus, tapi pengelolaan sampah tidak ditangani dengan benar. Akibatnya seperti ini. Baunya tidak enak sampai ke dalam pasar, kasihan pengunjung dan pedagang,” ungkapnya.

Keluhan ini juga mencuat saat banyak pengunjung yang mengeluh tidak nyaman berada di pasar. Para pedagang juga merasakan dampak dari kondisi ini, karena bau yang menyengat dapat mengurangi daya tarik bagi pelanggan.

Sebagai solusi, anggota tim mengharapkan adanya perbaikan dalam pengelolaan sampah di pasar.

“Kami mendorong pihak pengelola pasar untuk segera mengambil tindakan dan memastikan sampah dikelola dengan baik agar tidak mengganggu aktivitas di sini,” tambahnya.

Kondisi ini menambah daftar tantangan yang dihadapi Pasar Induk Among Tani, yang selama ini dikenal sebagai pusat perdagangan yang ramai. Harapan akan penanganan yang lebih baik di masa depan akan sangat dinantikan oleh seluruh pihak yang berkepentingan.

Salah satu pedagang sayur, Sumiati, juga menyoroti masalah ini. Ia mengaku bahwa penumpukan sampah di dekat tempatnya berjualan sudah berlangsung berhari-hari dan jarang diangkut oleh petugas.

“Menurut saya, petugas sampah di pasar Induk jarang mengambilnya, saya pernah protes tetapi tidak digubris, mereka mengabaikan saja,” katanya.

Walaupun kondisi pasar terlihat cukup bersih, karena itu berkat inspeksi mendadak yang dilakukan oleh PJ Wali Kota Batu, Inspeksi tersebut diadakan menjelang peresmian Proyek Strategis Daerah Tahap I tahun 2024 dan peresmian Pos Polisi Pasar Induk Among Tani.

“Tetapi berhari-hari kita merasakan bau sampah yang tak sedap, banyak masyarakat yang mengeluhkan sampah, bukan hanya pedagang tetapi juga pembeli,” jelas Sumiati.

BacaJuga :

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

Maling Emas Ngantang Dibekuk, Polisi Sita 16 Keping dan Uang Tunai

Masalah yang melanda pasar ini tidak hanya membuat pengunjung merasa tidak nyaman, tetapi juga berdampak pada citra pasar itu sendiri.

“Saya berharap, agar sampah yang menumpuk sampai 7 hari hingga 10 hari atau dua minggu segera diambil, karena pasar ini adalah pasar yang bagus, yang sering dikunjungi wisatawan,” tuturnya dengan penuh harapan.

Dalam situasi ini, ketidakpuasan masyarakat semakin meningkat. Sementara itu, upaya untuk mendapatkan penjelasan dari pejabat Pemerintah Kota Batu terkait permasalahan ini tampaknya menemui jalan buntu.

Javasatu.com sendiri saat melakukan konfirmasi tidak ada satupun pejabat Pemkot Batu yang mau dikonfirmasi, mereka pilih bungkam, sedang kepala UPT pasar juga tidak berada di tempat.

Sugeng salah satu pengunjung Pasar, mengungkapkan, kondisi ini menuntut perhatian lebih dari pemerintah kota Batu, terutama dalam hal manajemen sampah yang seharusnya lebih proaktif untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman baik untuk pedagang maupun pengunjung pasar.

“Pasar Induk Kota Batu, sebagai ikon perdagangan, seharusnya dapat memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan dan bebas dari masalah kebersihan,” jelasnya.

Ia berharap tindakan segera diambil untuk mengatasi masalah sampah ini, mengingat Pasar Induk Among Tani merupakan salah satu tempat penting bagi kegiatan perdagangan di Kota Batu. Pengelolaan sampah yang baik dan teratur diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pengunjung. (Yon Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Pasar Induk Among Tanipemkot batusampah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Groundbreaking Nitrate Complex di Gresik: Bukti Daerah Aman untuk Investasi

TNI Respons Penembakan OPM di Tembagapura, Remaja Perempuan Tewas

Mahasiswa KKN Al-Qolam dan Warga NU Kampungbaru Perkuat Ukhuwah

Remaja Bumiaji Batu Didorong Jadi Benteng Desa Bersih Narkoba

DPRD Ungkap Perda Minol di Kota Malang Sempat Diusulkan Jadi “Larangan”

Jatim Punya 21 Ribu Dokter, Distribusi Masih Jadi PR

DPRD Kota Malang Kejar Pemkot soal Mandeknya Perwal Minol

Muswil IDI Jatim Bahas Regenerasi Kepemimpinan Dokter

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

Bupati Gresik Fokus Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan

Prev Next

POPULER HARI INI

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

“Mlebu Metu” Ajak Warga Kota Malang Berkaca Lewat Seni pada 8 Mei 2026

BERITA LAINNYA

Groundbreaking Nitrate Complex di Gresik: Bukti Daerah Aman untuk Investasi

TNI Respons Penembakan OPM di Tembagapura, Remaja Perempuan Tewas

Mahasiswa KKN Al-Qolam dan Warga NU Kampungbaru Perkuat Ukhuwah

Remaja Bumiaji Batu Didorong Jadi Benteng Desa Bersih Narkoba

DPRD Ungkap Perda Minol di Kota Malang Sempat Diusulkan Jadi “Larangan”

Jatim Punya 21 Ribu Dokter, Distribusi Masih Jadi PR

DPRD Kota Malang Kejar Pemkot soal Mandeknya Perwal Minol

Muswil IDI Jatim Bahas Regenerasi Kepemimpinan Dokter

Universitas Al-Qolam Malang dan NU Wujudkan Desa Maslaha di Kampungbaru Kediri

Bupati Gresik Fokus Perkuat Layanan Kesehatan Kepulauan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pengosongan Rumah Dinas di Slipi, 12 Unit Ditertibkan untuk Prajurit TNI Aktif

APS Naik Tajam, Pemkot Malang Curigai Data Tak Valid

260 Pesilat Bertarung, IPSI Kabupaten Malang Tekankan Prestasi Tanpa Permusuhan

Kisah Zubaedah Bertahan di Lorong Pasar Kebalen yang Sunyi

PAD Rp 2 Miliar Gagal, LSM Geruduk DPRD Batu Soroti Gate Parkir Pasar Among Tani

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved