Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

PPI Dunia Kritik Arah Kebijakan Luar Negeri RI, Dinilai Menuju Jurang Imperialisme

Javasatu by Javasatu
10 Maret 2026

JAVASATU.COM- Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) mengkritik arah kebijakan politik luar negeri Indonesia yang dinilai semakin menyimpang dari prinsip bebas aktif. Kritik tersebut disampaikan melalui Surat Pernyataan Sikap Nomor B.405/SPS/PPID-DITLITKA/III/2026 yang dirilis pada Sabtu (8/3/2026).

Koordinator PPI Dunia periode 2025/2026, Andika Ibrahim Nasution. (Credit: PPI Dunia)

Dalam pernyataan tersebut, PPI Dunia menilai pemerintah mulai mengambil sejumlah keputusan diplomatik yang berpotensi menyeret Indonesia ke dalam orbit kepentingan imperialisme global, khususnya Amerika Serikat.

PPI Dunia menyoroti pola pengambilan keputusan yang dianggap semakin minim deliberasi institusional dan cenderung didominasi oleh keputusan personal dalam menentukan arah kebijakan luar negeri.

Organisasi mahasiswa Indonesia di luar negeri itu juga menilai munculnya fenomena “personalisasi diplomasi” yang dinilai berbahaya karena kebijakan luar negeri tidak lagi melibatkan diskusi mendalam dengan para ahli, publik, maupun mekanisme kelembagaan melalui Kementerian Luar Negeri.

ADVERTISEMENT

Koordinator PPI Dunia periode 2025/2026, Andika Ibrahim Nasution, mengatakan Indonesia sebagai negara yang lahir dari perjuangan melawan kolonialisme tidak boleh terjebak dalam agenda geopolitik yang berpotensi merugikan kedaulatan bangsa.

“Indonesia adalah negara yang lahir dari perjuangan melawan kolonialisme, sehingga kita tidak boleh diam terhadap agresi militer yang melanggar hukum internasional demi menjaga hubungan politik personal,” kata Andika dalam keterangan tertulis, diterima redaksi Javasatu.com pada Selasa (10/3/2026).

PPI Dunia juga menyoroti keputusan pemerintah yang dinilai kontroversial, termasuk bergabung dalam Board of Peace (BoP) serta kesepakatan perdagangan Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang dianggap tidak seimbang.

Menurut organisasi tersebut, kebijakan tersebut berpotensi menggadaikan kedaulatan ekonomi Indonesia sekaligus melemahkan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi landasan diplomasi Indonesia.

Selain itu, PPI Dunia menilai langkah tersebut dapat memicu reaksi negatif di dalam negeri, terutama karena masyarakat Indonesia selama ini dikenal memiliki dukungan kuat terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Dalam pernyataannya, PPI Dunia juga menekankan pentingnya partisipasi publik dalam setiap pengambilan keputusan strategis terkait kebijakan luar negeri.

“Keputusan politik luar negeri harus mencerminkan kepentingan bangsa, bukan sekadar subordinasi terhadap kepentingan geopolitik negara lain,” ujar Andika.

Melalui pernyataan sikap tersebut, PPI Dunia mendesak pemerintah untuk menunda status keanggotaan Indonesia dalam BoP serta membuka ruang diskusi publik yang lebih luas terkait arah kebijakan luar negeri.

Logo PPI Dunia

Selain itu, organisasi ini juga meminta pemerintah meninjau kembali perjanjian perdagangan ART yang dinilai bermasalah, bahkan disebut telah dianulir oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat.

PPI Dunia juga mendorong Menteri Luar Negeri Sugiono untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas diplomasi Indonesia agar kebijakan luar negeri kembali berjalan sesuai prinsip konstitusi dan kepentingan nasional. (arf)

Tags: PemerintahPerhimpunan Pelajar Indonesia DuniaPPI Dunia
Previous Post

HUT ke-539 Gresik, Pemkab Beri Diskon PBB 25 Persen dan Pemutihan Denda Pajak

Next Post

Petugas SMP Negeri di Gresik Terima Bingkisan Lebaran dari Bupati Yani

Related Posts

Ginofest 2026 Gresik Ditutup, 205 Inovasi Dipamerkan dan Dikompetisikan
Berita

Ginofest 2026 Gresik Ditutup, 205 Inovasi Dipamerkan dan Dikompetisikan

8 November 2026
Kapolresta Malang Kota Gandeng UB Lestarikan Budaya Lokal, Boso Walikan Dibukukan
Berita

Kapolresta Malang Kota Gandeng UB Lestarikan Budaya Lokal, Boso Walikan Dibukukan

8 November 2026
Polres Malang Mediasi Sopir Angkot soal Rambu Trans Jatim yang Dicopot
Berita

Polres Malang Mediasi Sopir Angkot soal Rambu Trans Jatim yang Dicopot

8 November 2026
TNI Temukan Black Box Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan
Berita

TNI Temukan Black Box Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan

8 November 2026
Wabup Gresik Tinjau Rumah Pompa, Siapkan Antisipasi Banjir
Berita

Wabup Gresik Tinjau Rumah Pompa, Siapkan Antisipasi Banjir

7 November 2026
Koops TNI Habema Amankan 7 Senjata Api dalam Operasi di Yahukimo
Berita

Koops TNI Habema Amankan 7 Senjata Api dalam Operasi di Yahukimo

7 November 2026
Next Post
Petugas SMP Negeri di Gresik Terima Bingkisan Lebaran dari Bupati Yani

Petugas SMP Negeri di Gresik Terima Bingkisan Lebaran dari Bupati Yani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com