email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 7 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kabupaten Pasuruan Kembangkan Agroforestri, Padi Gogo Jadi Andalan di Lahan Kering

by Syaiful Arif
4 Februari 2025

JAVASATU.COM-PASURUAN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus mendorong pengembangan agroforestri dengan menjadikan padi gogo sebagai andalan di lahan kering. Salah satu upaya yang dilakukan adalah gerakan tanam serentak padi gogo di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Selasa (4/2/2025). Kegiatan ini melibatkan Kelompok Tani Sumber Makmur Abadi dan dilakukan di Kawasan Hutan Sosial seluas 26,101 hektar.

Optimalkan Lahan Kering, Kabupaten Pasuruan Tanam Padi Gogo. (Foto: Prokopim Kabupaten Pasuruan)

Dilansir dari pasuruankab.go.id, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Lilik Widji Asri, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung swasembada pangan nasional.

“Dengan gerakan tanam serentak padi gogo ini, diharapkan produksi beras meningkat dan harga bahan pangan, khususnya beras, tetap stabil di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Pada gerakan kali ini, varietas inpari 42 dipilih karena memiliki keunggulan produksi tinggi, daya tahan terhadap hama, serta umur tanaman yang lebih pendek. Selain itu, varietas ini menghasilkan nasi dengan tekstur pulen yang disukai masyarakat.

“Keunggulannya banyak, termasuk tahan terhadap hama wereng batang cokelat dan penyakit blas daun,” tambah Lilik.

Dari lama resmi Prokopim Kabupaten Pasuruan mencatat, daerah ini memiliki sekitar 3.041,85 hektar lahan tadah hujan yang berpotensi untuk ditanami padi gogo. Lahan tersebut tersebar di berbagai kecamatan seperti Pasrepan, Lumbang, dan Prigen, yang secara geografis cocok untuk budidaya padi gogo karena tidak memerlukan irigasi khusus.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, menegaskan bahwa budidaya padi gogo merupakan solusi untuk memanfaatkan lahan kering dan bekas perkebunan secara optimal, terutama di wilayah dengan curah hujan rendah.

BacaJuga :

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

“Budidaya padi gogo juga bisa diterapkan di daerah dengan curah hujan rendah sehingga bisa menjadi solusi ketahanan pangan jangka panjang,” katanya, dilansir dari pasuruankab.go.id,

Ke depan, Pemkab Pasuruan akan terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang berpotensi untuk ditanami padi gogo agar daerah ini tetap menjadi lumbung pangan dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

“Kabupaten Pasuruan adalah salah satu lumbung pangan Jawa Timur dengan kontribusi yang luar biasa bagi ketahanan pangan nasional,” pungkas Yudha.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Dr. Rachmat, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Pemkab Pasuruan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Sengketa Jual Beli Saham Rp40 Miliar Bergulir di PN Malang

Polresta Malang Kota Dalami Dugaan Kekerasan Seksual di Kos Sukun

Drainase Jatisari Tajinan Rampung, Aliran Air Jalan Sempalwadak-Pringu Makin Lancar

Wabup Gresik Dorong 16 Kecamatan Perkuat Warga Peduli AIDS

Hasil Visum Korban Pembunuhan Randupadangan Gresik: 3 Luka Iris dan 1 Bacok

Prev Next

POPULER HARI INI

Masyarakat Spiritual Doakan Indonesia, Perkuat Budaya Jawa dari Malang

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Pramuka Ambalan KH Anwar Nur MA An-Nur Gelar Bakti Ramadan di Sumbersuko

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

BERITA LAINNYA

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Sengketa Jual Beli Saham Rp40 Miliar Bergulir di PN Malang

Polresta Malang Kota Dalami Dugaan Kekerasan Seksual di Kos Sukun

Drainase Jatisari Tajinan Rampung, Aliran Air Jalan Sempalwadak-Pringu Makin Lancar

Wabup Gresik Dorong 16 Kecamatan Perkuat Warga Peduli AIDS

Hasil Visum Korban Pembunuhan Randupadangan Gresik: 3 Luka Iris dan 1 Bacok

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved