Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Gresik Genjot Penurunan Stunting Lewat Pembinaan Posyandu di Samirplapan

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
10 Oktober 2025
0

JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus menggenjot upaya penurunan angka stunting melalui kegiatan Pembinaan Posyandu dan Pelacakan Stunting di Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Kamis (9/10/2025).

(Foto: Ist/Javasatu.com)

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Samirplapan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Gresik memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan stunting di masyarakat.

Acara dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gresik sekaligus Ketua Pembina Posyandu, Nurul Haromaini, Ketua GOW dr. Shinta, serta para istri Forkopimda Kabupaten Gresik.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) Sedap Malam, yang menerapkan sistem lima meja pelayanan, yakni mulai dari pendaftaran, penimbangan, pengukuran, pencatatan, hingga penyuluhan. Posyandu ILP ini melayani seluruh kelompok usia, dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga lansia.

Selain pembinaan, tim juga melakukan kunjungan rumah ke balita dengan diagnosis stunting, disertai pemeriksaan kesehatan dan penjemputan menuju posyandu untuk mendapat layanan lanjutan.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan pemberian sembako dan makanan tambahan bagi keluarga sasaran.

Ketua Pembina Posyandu Kecamatan Duduksampeyan, dr. Syifa, menyampaikan bahwa wilayahnya memiliki 58 posyandu aktif dengan 360 kader, sementara Desa Samirplapan memiliki 3 posyandu dengan 20 kader.

“Berkat bimbingan, arahan, dan kolaborasi lintas sektor, angka stunting di Kecamatan Duduksampeyan kini menjadi yang terendah di Kabupaten Gresik,” ujar dr. Syifa.

Sementara itu, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Gresik, Nurul Haromaini, menegaskan bahwa konsep Posyandu ILP merupakan inovasi layanan kesehatan terpadu untuk memperkuat pencegahan stunting sejak dini.

“Posyandu ILP ini menyentuh semua siklus kehidupan, bukan hanya ibu dan balita. Mulai dari remaja hingga lansia, semua terintegrasi dalam satu layanan kesehatan yang berkelanjutan,” jelas Nurul.

Nurul juga mengungkapkan bahwa Pemkab Gresik akan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan posyandu di tahun mendatang.

“Pada tahun 2026, kita akan mengembangkan konsep Posyandu 6 SMP, yang melibatkan enam bidang lintas sektor: kesehatan, sosial, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, dan ketertiban umum,” ungkapnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi Sharing Hearing tentang Stunting bersama dr. Wiweka, spesialis anak, yang dipandu oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr. Mukhibatul Khusnah.

Melalui pembinaan berkelanjutan ini, Pemkab Gresik optimistis bisa memperkuat peran posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya Gresik bebas stunting. (bas/arf)

Tags: Desa SamirplapanKecamatan DuduksampeyanPKKPosyandustunting
Previous Post

Universitas Sunan Gresik Kerja Sama Internasional dengan Pusat Inovasi Teknologi China

Next Post

Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Karangploso dalam Dua Hari, Terungkap Lewat CCTV

Related Posts

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis
Kesehatan

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

14 Oktober 2026
Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare
Kesehatan

Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare

28 September 2026
PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini
Kesehatan

PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini

23 September 2026
Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kesiapan Masih Jadi Tantangan
Kesehatan

Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kesiapan Masih Jadi Tantangan

1 September 2026
PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026
Kesehatan

PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026

19 Agustus 2026
JKN Aktif di Kabupaten Malang Baru 66,44 Persen, Dewan Soroti Kematian Bayi
Kesehatan

JKN Aktif di Kabupaten Malang Baru 66,44 Persen, Dewan Soroti Kematian Bayi

18 Agustus 2026
Next Post
Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Karangploso dalam Dua Hari, Terungkap Lewat CCTV

Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Karangploso dalam Dua Hari, Terungkap Lewat CCTV

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Bina Kamila Racik Identitas Fashion Unik untuk Girl Group South Queen
  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com