email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 13 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

UB Jadi Pelopor Gerakan Wakaf Produktif, dari Kampus untuk Ekonomi Umat dan Pendidikan

by Javasatu
20 Oktober 2025

JAVASATU.COM- Universitas Brawijaya (UB) menegaskan komitmennya sebagai pelopor gerakan wakaf produktif di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. Melalui kegiatan “Wakaf Goes to Campus XV Solo Raya” yang digelar di Gedung Samantha Krida, Senin (20/10/2025), UB menjadi tuan rumah dan pusat gerakan literasi wakaf nasional yang melibatkan pemerintah, akademisi dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

(Foto: Ist/Javasatu.com)

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, dan dihadiri Wakil Ketua Badan Pelaksana BWI Tatang Astarudin, Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo, serta Asisten III Gubernur Jawa Timur Akhmad Jazuli.

UB Inisiasi Gerakan Wakaf Produktif di Kampus

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, menuturkan bahwa UB berkomitmen menjadikan kampus sebagai motor penggerak ekonomi umat melalui pemanfaatan wakaf secara produktif dan modern.

“Perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam mengembangkan wakaf produktif. Melalui riset, edukasi, dan pengabdian masyarakat, UB ingin menjadi pionir dalam menciptakan model pengelolaan wakaf yang transparan, profesional, dan berkelanjutan,” ujar Prof. Widodo.

Menurutnya, UB tengah menyiapkan kurikulum tematik wakaf, hingga program KKN Wakaf yang akan diterapkan di masjid dan pesantren di wilayah Malang Raya.

“Mahasiswa bisa belajar langsung bagaimana wakaf dikelola sebagai instrumen ekonomi sosial. Ini langkah konkret UB dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tambahnya.

UB Menuju Pusat Edukasi Wakaf Nasional

Melalui kolaborasi dengan BWI, Pemkot Malang, dan Kemenag, Universitas Brawijaya menargetkan menjadi pusat edukasi dan riset wakaf nasional.

Ke depan, UB akan memperluas kerja sama dengan pesantren, masjid, dan lembaga sosial untuk mengembangkan ekosistem wakaf produktif yang menyentuh langsung sektor riil seperti UMKM, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Dari kampus, kita mulai membangun kesadaran berwakaf. Dari mahasiswa, kita tumbuhkan gerakan ekonomi umat yang berkeadilan. UB ingin gerakan ini menjadi kontribusi nyata bagi Indonesia,” pungkas Prof. Widodo.

Kolaborasi UB, BWI dan Pemerintah untuk Kesejahteraan Umat

Wakil Ketua BWI, Tatang Astarudin, menyambut baik peran aktif UB dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap wakaf uang dan wakaf produktif. Ia menyebut, potensi wakaf nasional mencapai Rp181 triliun, namun pemanfaatannya masih belum maksimal.

BacaJuga :

Kejari Kota Malang Musnahkan Uang Palsu Senilai Rp 94,85 Juta

Syaiful Rosyid Dorong UMKM Kabupaten Malang Perkuat Produksi dan Pemasaran

“Dengan gerakan dari kampus seperti UB, kita berharap mahasiswa menjadi agen perubahan. Bahkan dengan nominal kecil seperti Rp10.000 atau Rp5.000, mahasiswa sudah bisa berwakaf,” katanya.

Tatang juga menjelaskan, UB menjadi salah satu kampus yang siap mengimplementasikan aplikasi digital SAMAWI, sistem pelaporan wakaf uang yang dikembangkan bersama UGM dan BWI untuk mendukung pengelolaan wakaf yang transparan dan terukur.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan dukungan penuh terhadap langkah UB.

“Pemkot Malang menyambut baik inisiatif UB. Potensi wakaf di Kota Malang bisa dioptimalkan untuk pengembangan sarana pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Wakaf Sebagai Solusi Ekonomi dan Pendidikan

Asisten III Gubernur Jawa Timur, Dr. Akhmad Jazuli, menambahkan bahwa wakaf produktif menjadi solusi berkelanjutan bagi pembiayaan pendidikan di Indonesia.

“Kalau zakat harus dihabiskan dalam satu tahun, wakaf produktif itu abadi. Nilai pokoknya tetap, hasil pengelolaannya yang dimanfaatkan. Ini cocok untuk membantu mahasiswa dan pengembangan kampus,” jelasnya.

Dengan potensi wakaf di Jawa Timur yang mencapai Rp36 triliun, UB disebut menjadi kampus rujukan nasional dalam pengembangan konsep wakaf modern berbasis akademik dan digital. (win/arf)

Tags: pemkot malangProf. WidodoubUniversitas BrawijayaWakaf

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Kejari Kota Malang Musnahkan Uang Palsu Senilai Rp 94,85 Juta

Fe Jadikan Catatan Harian sebagai Lagu Debut “Selamat Datang”

Syaiful Rosyid Dorong UMKM Kabupaten Malang Perkuat Produksi dan Pemasaran

TNI Gagalkan Empat Calon PMI Ilegal ke Malaysia di Nunukan

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

Rusli Zainudin Bongkar Sisi Gelap Manusia Modern Lewat Lagu Hipdut “Budak Cinta”

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

Diduga Dipicu Balas Dendam, Korban Pengeroyokan di Majalengka Ditembak Airsoft Gun

Mahasiswa UM Olah Ampas Tebu dan Kulit Lemon Jadi Tisu Pembersih Sepatu

Prev Next

POPULER HARI INI

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

BERITA LAINNYA

Kejari Kota Malang Musnahkan Uang Palsu Senilai Rp 94,85 Juta

Fe Jadikan Catatan Harian sebagai Lagu Debut “Selamat Datang”

Syaiful Rosyid Dorong UMKM Kabupaten Malang Perkuat Produksi dan Pemasaran

TNI Gagalkan Empat Calon PMI Ilegal ke Malaysia di Nunukan

Prof Ahmad Barizi Soroti Tribalisme Digital dan Ancaman Intoleransi di UNUMA Tuban

Rusli Zainudin Bongkar Sisi Gelap Manusia Modern Lewat Lagu Hipdut “Budak Cinta”

MWCNU Dukun Siapkan Lima Kegiatan Sambut Hari Santri Nasional 2026

Guru Besar UIN Malang Prof Ahmad Barizi Gagas Kampus Ekologi, Padukan Sains dan Spiritualitas

Diduga Dipicu Balas Dendam, Korban Pengeroyokan di Majalengka Ditembak Airsoft Gun

Mahasiswa UM Olah Ampas Tebu dan Kulit Lemon Jadi Tisu Pembersih Sepatu

Prev Next

POPULER MINGGU INI

GIBM Targetkan Bentuk Pengurus hingga Kecamatan di Blitar Akhir 2026

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Mahasiswa Unesa Angkat Kisah Wandu Ludruk Lewat Film Dokumenter ‘Panggung Wandu’

Bakti Ramadan Pramuka MA An-Nur Bululawang, Bersihkan Masjid hingga Bagi Takjil

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved