email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 25 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

UB Jadi Pelopor Gerakan Wakaf Produktif, dari Kampus untuk Ekonomi Umat dan Pendidikan

by Javasatu
20 Oktober 2025

JAVASATU.COM- Universitas Brawijaya (UB) menegaskan komitmennya sebagai pelopor gerakan wakaf produktif di lingkungan perguruan tinggi Indonesia. Melalui kegiatan “Wakaf Goes to Campus XV Solo Raya” yang digelar di Gedung Samantha Krida, Senin (20/10/2025), UB menjadi tuan rumah dan pusat gerakan literasi wakaf nasional yang melibatkan pemerintah, akademisi dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

(Foto: Ist/Javasatu.com)

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, dan dihadiri Wakil Ketua Badan Pelaksana BWI Tatang Astarudin, Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo, serta Asisten III Gubernur Jawa Timur Akhmad Jazuli.

UB Inisiasi Gerakan Wakaf Produktif di Kampus

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, menuturkan bahwa UB berkomitmen menjadikan kampus sebagai motor penggerak ekonomi umat melalui pemanfaatan wakaf secara produktif dan modern.

“Perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam mengembangkan wakaf produktif. Melalui riset, edukasi, dan pengabdian masyarakat, UB ingin menjadi pionir dalam menciptakan model pengelolaan wakaf yang transparan, profesional, dan berkelanjutan,” ujar Prof. Widodo.

Menurutnya, UB tengah menyiapkan kurikulum tematik wakaf, hingga program KKN Wakaf yang akan diterapkan di masjid dan pesantren di wilayah Malang Raya.

“Mahasiswa bisa belajar langsung bagaimana wakaf dikelola sebagai instrumen ekonomi sosial. Ini langkah konkret UB dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” tambahnya.

UB Menuju Pusat Edukasi Wakaf Nasional

Melalui kolaborasi dengan BWI, Pemkot Malang, dan Kemenag, Universitas Brawijaya menargetkan menjadi pusat edukasi dan riset wakaf nasional.

Ke depan, UB akan memperluas kerja sama dengan pesantren, masjid, dan lembaga sosial untuk mengembangkan ekosistem wakaf produktif yang menyentuh langsung sektor riil seperti UMKM, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Dari kampus, kita mulai membangun kesadaran berwakaf. Dari mahasiswa, kita tumbuhkan gerakan ekonomi umat yang berkeadilan. UB ingin gerakan ini menjadi kontribusi nyata bagi Indonesia,” pungkas Prof. Widodo.

Kolaborasi UB, BWI dan Pemerintah untuk Kesejahteraan Umat

Wakil Ketua BWI, Tatang Astarudin, menyambut baik peran aktif UB dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap wakaf uang dan wakaf produktif. Ia menyebut, potensi wakaf nasional mencapai Rp181 triliun, namun pemanfaatannya masih belum maksimal.

“Dengan gerakan dari kampus seperti UB, kita berharap mahasiswa menjadi agen perubahan. Bahkan dengan nominal kecil seperti Rp10.000 atau Rp5.000, mahasiswa sudah bisa berwakaf,” katanya.

Tatang juga menjelaskan, UB menjadi salah satu kampus yang siap mengimplementasikan aplikasi digital SAMAWI, sistem pelaporan wakaf uang yang dikembangkan bersama UGM dan BWI untuk mendukung pengelolaan wakaf yang transparan dan terukur.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyatakan dukungan penuh terhadap langkah UB.

“Pemkot Malang menyambut baik inisiatif UB. Potensi wakaf di Kota Malang bisa dioptimalkan untuk pengembangan sarana pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

BacaJuga :

Anak Difabel Belajar Melukis Topeng Malang, Cara Unik Lestarikan Warisan Budaya

FMNN Minta Instrumen Negara Tak Dipakai Dukung Calon Ketua PBNU

Wakaf Sebagai Solusi Ekonomi dan Pendidikan

Asisten III Gubernur Jawa Timur, Dr. Akhmad Jazuli, menambahkan bahwa wakaf produktif menjadi solusi berkelanjutan bagi pembiayaan pendidikan di Indonesia.

“Kalau zakat harus dihabiskan dalam satu tahun, wakaf produktif itu abadi. Nilai pokoknya tetap, hasil pengelolaannya yang dimanfaatkan. Ini cocok untuk membantu mahasiswa dan pengembangan kampus,” jelasnya.

Dengan potensi wakaf di Jawa Timur yang mencapai Rp36 triliun, UB disebut menjadi kampus rujukan nasional dalam pengembangan konsep wakaf modern berbasis akademik dan digital. (win/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: pemkot malangProf. WidodoubUniversitas BrawijayaWakaf

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dekan FISIP UNIRA Terpilih Jadi Ketua Hapkido Kabupaten Malang, Target Emas Porprov 2027

Anak Difabel Belajar Melukis Topeng Malang, Cara Unik Lestarikan Warisan Budaya

Turnamen Tenis Hari Bhayangkara Diharapkan Cetak Atlet Baru Gresik

Arema FC Luncurkan Jersey 2026 Bertema Kebangkitan Aremania

Arema Siap Tempur di Piala Presiden, Marcos Santos Optimistis Singo Edan Tampil Maksimal

FMNN Minta Instrumen Negara Tak Dipakai Dukung Calon Ketua PBNU

Rahasia Biliar Kota Malang Empat Kali Juara Umum Jatim Dibongkar di Podcast Mbois Sport

Ratusan Santri Gresik Lukiskan Cita-cita, Ingin Jadi Hafiz hingga Dokter

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Ngopi Filantropi ke-14, Lazisnu Dukun Perkuat Khidmat untuk Umat

Prev Next

POPULER HARI INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Rahasia Biliar Kota Malang Empat Kali Juara Umum Jatim Dibongkar di Podcast Mbois Sport

BERITA LAINNYA

Dekan FISIP UNIRA Terpilih Jadi Ketua Hapkido Kabupaten Malang, Target Emas Porprov 2027

Anak Difabel Belajar Melukis Topeng Malang, Cara Unik Lestarikan Warisan Budaya

Turnamen Tenis Hari Bhayangkara Diharapkan Cetak Atlet Baru Gresik

Arema FC Luncurkan Jersey 2026 Bertema Kebangkitan Aremania

Arema Siap Tempur di Piala Presiden, Marcos Santos Optimistis Singo Edan Tampil Maksimal

FMNN Minta Instrumen Negara Tak Dipakai Dukung Calon Ketua PBNU

Rahasia Biliar Kota Malang Empat Kali Juara Umum Jatim Dibongkar di Podcast Mbois Sport

Ratusan Santri Gresik Lukiskan Cita-cita, Ingin Jadi Hafiz hingga Dokter

Mahasiswa Afghanistan Sebut Metode Mengaji di Indonesia Lebih Baik

Ngopi Filantropi ke-14, Lazisnu Dukun Perkuat Khidmat untuk Umat

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Guru Besar UIN Malang Prof. Ahmad Barizi Dilantik sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Malang

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved