JAVASATU.COM- Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) MWCNU Dukun terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan Ngopi Filantropi ke-14 yang digelar di Yayasan Pendidikan Musholla Mathlabul Huda, Desa Babakbawo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jumat (24/7/2026).

Program yang rutin dilaksanakan setiap tiga bulan tersebut menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi organisasi, sekaligus forum menyusun langkah strategis agar peran Lazisnu dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak, serta sedekah semakin optimal bagi masyarakat.
Ketua Lazisnu Ranting Babakbawo, Ahmad Hilal Zuhri, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi momentum memperkuat soliditas pengurus dalam meningkatkan pelayanan kepada umat.
“Alhamdulillah, di Jumat berkah ini kita bisa melaksanakan Ngopi Filantropi ke-14. Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh pengurus Lazisnu se-Kecamatan Dukun. Semoga kebersamaan ini semakin menguatkan semangat kita dalam melayani umat dan mentasyarufkan amanah Lazisnu kepada masyarakat secara maksimal,” ujar Hilal.
Menurutnya, kekompakan pengurus menjadi modal utama agar berbagai program sosial dan kemanusiaan Lazisnu dapat berjalan lebih efektif serta menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua NU Care Lazisnu MWCNU Dukun, Moh. Syafi’, menegaskan bahwa kebersamaan antar-pengurus harus terus dijaga melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan. Ia menilai Ngopi Filantropi telah menjadi wadah yang mampu mempererat ikatan emosional seluruh pengurus Lazisnu di tingkat ranting.
“Melalui kegiatan ini tumbuh rasa memiliki terhadap Lazisnu. Kita ingin terus membangun kerja sama dengan ranting NU maupun badan otonom agar program-program Lazisnu semakin kuat. Lazisnu adalah rumah besar yang harus kita rawat bersama untuk berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama dan umat,” tegas Syafi’.
Selain menjadi forum penguatan organisasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas sejumlah agenda strategis, salah satunya rencana ziarah dan studi tiru ke Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung bulan depan.
Program itu diharapkan dapat memperkaya wawasan pengurus dalam mengembangkan tata kelola filantropi dan pelayanan sosial berbasis masyarakat.
Ngopi Filantropi ke-14 dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Mathlabul Huda H. Jauhari, Pengurus Ranting NU Babakbawo Ustaz Choirul Anwar, serta unsur Banom NU, di antaranya Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, Ansor, dan Banser.
Pertemuan berikutnya atau Ngopi Filantropi ke-15 dijadwalkan berlangsung tiga bulan mendatang di Ranting Dukuhkembar, Semampir, Kecamatan Dukun. (nuh)