Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

CapCut Bawa Karya Kreator Indonesia ke Layar Lebar

Javasatu by Javasatu
13 September 2026

JAVASATU.COM- CapCut menggelar puncak AI Content Fest 2026 di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (11/9/2026). Sejumlah karya kreatif berbasis AI dari berbagai daerah di Indonesia ditampilkan di layar lebar ScreenX dalam festival yang mengusung tema “Small Stories. Big Screen. One Nation.”

Dari kiri ke kanan: Mouly Surya, sutradara dan penulis skenario. Lukman Sardi, aktor. Jessica Wowor, Head of Content Operations, CapCut Indonesia. Serta Gustav Anandhita. (Foto: Ist)

AI Content Fest 2026 menjadi festival film pendek berbasis AI pertama yang digelar CapCut. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia.

Para kreator terpilih membawa cerita tentang Indonesia dari beragam sudut pandang, mulai dari identitas dan budaya, kehidupan sehari-hari, pengalaman personal hingga harapan terhadap masa depan.

Head of Content Operations CapCut Indonesia Jessica Wowor mengatakan Indonesia memiliki banyak cerita dan talenta kreatif yang layak mendapatkan panggung lebih besar.

ADVERTISEMENT

“Indonesia has many stories and talents deserving a bigger stage,” ujar Jessica, dalam keterangan tertulis, diterima Redaksi JAVASATU.COM, Minggu (13/9/2026).

Menurut dia, AI Content Fest menjadi upaya CapCut membantu kreator membawa perspektif mereka ke layar lebar sekaligus membuka peluang bagi karya lokal untuk mendapatkan ruang yang lebih luas.

Festival tersebut juga menyoroti perkembangan ekonomi kreatif dan pemanfaatan teknologi AI.

Berdasarkan data yang dikutip CapCut dari Kementerian Ekonomi Kreatif/Bekraf, sektor ekonomi kreatif berkontribusi lebih dari Rp1.500 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2024.

CapCut menilai perkembangan AI membuka peluang baru untuk mempercepat inovasi dan pertumbuhan industri kreatif. Dalam festival ini, karya yang terpilih dibuat menggunakan CapCut Video Studio serta berbagai fitur kreatif dan AI.

Karya-karya tersebut sebelumnya diperkenalkan kepada publik melalui kampanye #CapCutFilmNaikLayar secara online.

Pada puncak acara, seluruh karya kemudian ditampilkan di layar lebar dan dinilai oleh lima profesional industri kreatif.

Kelima juri tersebut yakni Angga Dwimas Sasongko, Mouly Surya, Upie Guava, Dinda Prasetyo, dan Gustav Anandhita.

Jessica mengatakan CapCut ingin dipandang bukan sekadar sebagai aplikasi pengedit video, tetapi juga sebagai ruang bagi kreator untuk mengeksplorasi ide.

Menurutnya, teknologi AI dapat membantu kreator mengembangkan format, visual, hingga storytelling yang lebih ambisius, termasuk dalam produksi film dan konten hiburan.

Karya Kreator Terpilih

Dari rangkaian AI Content Fest 2026, CapCut memberikan penghargaan kepada karya dan kreator terpilih.

Berikut daftar lengkap pemenang AI Content Fest 2026:

  • Student Awards: Gerilya karya Yovan Arya Nugraha, Bogor.
  • Most Popular AI Microfilm: Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 karya Indrawan Agung, Bekasi.
  • Special Selection Award: DARI TANAH UNTUK INDONESIA karya Adams Taufik, Bandung.
  • Best Story: Bayu karya Ilham Setyawan, Semarang.
  • Best Visual: Bulan Tiga Belas karya Bobi Brilyan Bastenjar, Tangerang Selatan.
  • Jury’s Special Mention: Hutang Toko Budi karya I Gede Wahyu Diatmika, Bali.
  • Next Icon Award: Baleo karya Cahyadi Widianto, Banten.
  • Best AI Micro Film: Bayu karya Ilham Setyawan, Semarang.

Karya Bayu menjadi salah satu yang paling menonjol karena berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Best Story dan Best AI Micro Film.

AI Tetap Jadi Alat Bantu Kreator

Selain pemutaran dan pemberian penghargaan, AI Content Fest 2026 juga menghadirkan diskusi mengenai penggunaan AI dalam industri kreatif.

Diskusi tersebut menghadirkan Lukman Sardi, Mouly Surya, dan Gustav Anandhita.

Ketiganya membahas bagaimana AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses kreatif, sementara arah kreatif, selera, dan keputusan akhir tetap berada di tangan manusia.

Lukman Sardi menilai teknologi dapat memberikan lebih banyak referensi kepada aktor, termasuk dalam memahami latar belakang karakter maupun menentukan pendekatan dalam memainkan sebuah peran.

Menurutnya, proses persiapan yang lebih efisien dapat memberikan ruang lebih besar bagi aktor untuk menginterpretasikan dan menghidupkan karakter.

Sementara itu, Mouly Surya mengatakan AI dapat dimanfaatkan sejak tahap awal pengembangan ide. Teknologi tersebut dapat membantu mencari referensi, memvisualisasikan konsep dan mencoba berbagai arah kreatif sebelum proses produksi dimulai.

Dengan proses eksplorasi yang lebih cepat, waktu kreator dapat lebih banyak digunakan untuk menentukan visi besar dan mengambil keputusan kreatif.

Gustav Anandhita juga melihat AI sebagai teknologi yang dapat memperluas ruang eksperimen. Menurutnya, kreator bisa mengembangkan ide, mengeksplorasi pendekatan visual dan melakukan iterasi secara lebih cepat.

Dengan begitu, semakin banyak kemungkinan kreatif yang bisa dicoba tanpa harus kehilangan kendali atas arah karya.

Kolaborasi dengan Raim Laode

AI Content Fest 2026 juga diramaikan kolaborasi CapCut dengan musisi Raim Laode.

Dalam kolaborasi tersebut, CapCut dan Raim Laode menghadirkan video musik berbasis AI untuk single terbaru Raim Laode berjudul “Dunia Yang Nanti”.

Video musik tersebut diputar perdana dalam acara AI Content Fest 2026. Raim Laode juga membagikan proses kreatif pembuatan karya tersebut kepada para pengunjung sebelum tampil secara langsung di panggung.

Selain menyaksikan karya para kreator, pengunjung juga dapat mencoba langsung fitur CapCut Poster Lab.

Melalui fitur tersebut, pengunjung dapat memilih berbagai genre seperti horor, romantis, aksi, fiksi ilmiah hingga dokumenter. Pengunjung kemudian dapat membuat poster film sinematik yang dipersonalisasi dan mengunduh hasilnya melalui QR code.

CapCut sendiri menyediakan solusi pengeditan video terintegrasi yang mencakup video, audio, teks dan visual. Sejumlah fitur yang tersedia antara lain pemotongan video, transisi, keyframe, filter dan efek, template, auto caption, text-to-speech, penghapusan latar belakang hingga peningkatan kualitas audio.

Teknologi AI dalam CapCut juga dapat digunakan untuk membantu pengembangan ide dan storyboard, eksplorasi visual, proses produksi hingga penyempurnaan karya.

CapCut menyebut aspek transparansi konten juga menjadi perhatian. Platform tersebut menggunakan invisible watermarks dan C2PA Content Credentials untuk mendukung transparansi terkait konten yang dibuat menggunakan AI.

Selain AI Content Fest, CapCut juga menjalankan sejumlah inisiatif untuk mendukung kreator, di antaranya CapCut Gala, Creator Lab, dan CapCut Creative Partner (CPP).

CapCut tersedia melalui perangkat web, desktop, ponsel dan tablet. Platform tersebut dapat digunakan melalui situs resmi CapCut serta tersedia di Google Play dan Apple App Store. (arf)

Tags: AICapCuptTeknologi
Previous Post

DPRD Gresik Sosialisasikan Aturan Ketertiban dan Pemakaman di Dukun

Next Post

Panglima TNI Tekankan Peran Olahraga Bentuk Karakter

Related Posts

9 Tips Efektif bagi Penulis untuk Meningkatkan Kualitas Konten
Teknologi

9 Tips Efektif bagi Penulis untuk Meningkatkan Kualitas Konten

19 Oktober 2026
Tidak Perlu Aplikasi, Ini 4 Situs untuk Membuat Nada Dering WA Sebut Nama
Teknologi

Tidak Perlu Aplikasi, Ini 4 Situs untuk Membuat Nada Dering WA Sebut Nama

25 Agustus 2026
Bagaimana Penulis Dapat Meningkatkan Alur Kerja dengan Menggunakan AI
Teknologi

Bagaimana Penulis Dapat Meningkatkan Alur Kerja dengan Menggunakan AI

7 April 2026
Pemuda Banyuwangi Ciptakan Aplikasi AI “SeeShark” untuk Selamatkan Hiu Indonesia
Berita

Pemuda Banyuwangi Ciptakan Aplikasi AI “SeeShark” untuk Selamatkan Hiu Indonesia

4 November 2025
Jepang dan Indonesia Sepakati Masa Depan Teknologi Air Mobility
Teknologi

Jepang dan Indonesia Sepakati Masa Depan Teknologi Air Mobility

13 Desember 2024
Google Cloud Indonesia Luncurkan AI untuk Pelayanan Publik Pemkot Batu
Teknologi

Google Cloud Indonesia Luncurkan AI untuk Pelayanan Publik Pemkot Batu

12 Juli 2024
Next Post
Panglima TNI Tekankan Peran Olahraga Bentuk Karakter

Panglima TNI Tekankan Peran Olahraga Bentuk Karakter

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com