email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 6 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Hari Guru, Dindik Kabupaten Malang Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Tuntaskan Status Honorer

by Agung Baskoro
25 November 2025

JAVASATU.COM- Peringatan Hari Guru Nasional 2025 dimanfaatkan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang untuk menegaskan komitmen peningkatan kualitas pendidikan, penguatan kompetensi guru, hingga percepatan penyelesaian status honorer. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Dr. Suwadji, S.IP., M.Si, menegaskan peran guru semakin vital di tengah tuntutan transformasi pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Dr. Suwadji, S.IP., M.Si. (Foto: Dok. Javasatu.com)

“Peran guru saat ini sangat krusial. Mereka bukan hanya mengajar, tetapi menjadi agen transformasi pendidikan, terutama di era digital,” ujar Suwadji, saat diwawancarai Javasatu.com, Selasa (25/11/2025).

Menurutnya, guru di Kabupaten Malang telah dibekali keterampilan abad 21 seperti kompetensi digital, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, hingga kecakapan sosial emosional. Guru juga aktif dalam komunitas belajar, mengikuti pelatihan pembelajaran mendalam serta penanganan siswa berkebutuhan khusus.

“Kami terus memperkuat kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan agar mutu pendidikan tetap relevan dengan perkembangan zaman,” tegasnya.

Suwadji menambahkan bahwa Hari Guru Nasional memiliki nilai penting sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi pendidik sekaligus momentum memperkuat komitmen pemangku kepentingan pendidikan. Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Malang telah mengalokasikan anggaran pendidikan yang besar untuk peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.

“Investasi terbesar dalam pendidikan tetap ada pada sumber daya manusianya, terutama guru,” ujarnya.

Evaluasi program peningkatan kompetensi guru menunjukkan tren positif. Pelatihan digital, ruang kolaborasi, hingga lomba inovasi pembelajaran dinilai berhasil mendorong kreativitas guru.

“Program-program ini terbukti memperkuat profesionalisme dan motivasi guru dalam memberikan layanan pendidikan terbaik,” kata Suwadji.

Terkait persoalan guru honorer non-ASN, Suwadji memastikan pemerintah telah melakukan pendataan dan verifikasi berbasis data valid. Pemkab Malang juga memberikan Bansos PTK Non-ASN sebesar Rp500 ribu per bulan selama dua tahun terakhir.

“Kami ingin penanganan honorer tepat sasaran. Insentif ini bentuk perhatian daerah sebelum status mereka terselesaikan,” jelasnya.

Selain itu, guru honorer terus didorong mengikuti seleksi PPPK agar memperoleh kepastian status. Suwadji menyebut percepatan penyelesaian status honorer dilakukan melalui pengusulan ribuan guru untuk pengangkatan PPPK, termasuk skema paruh waktu.

“Pemkab Malang tidak akan memutus kontrak guru honorer sebelum ada keputusan final dari pusat. Target penyelesaian status honorer sebelum akhir 2025,” tegasnya.

Menghadapi era digital, Dinas Pendidikan memperkuat pelatihan teknologi bagi guru, integrasi digital ke kurikulum, serta pembekalan penggunaan aplikasi pendidikan.

BacaJuga :

SMK Al-Karimi Gresik Bekali Siswa Keterampilan Konten Kreator

Ponpes Al-Mizan Majalengka Dorong Santri Berani Hadapi Tantangan Masa Depan

“Guru harus siap dengan perubahan. Pembelajaran harus adaptif, relevan, dan inovatif,” ujarnya.

Suwadji juga menilai sejumlah regulasi pendidikan perlu diperbaiki, terutama yang berkaitan dengan pelatihan berkelanjutan, kurikulum berbasis teknologi, hingga mekanisme pengawasan.

“Regulasi harus memperkuat profesionalisme guru dan memberi kepastian perlindungan bagi mereka,” katanya.

Pengawasan terhadap implementasi kebijakan dilakukan melalui monitoring rutin, evaluasi terukur, dan pendampingan sekolah, termasuk penggunaan teknologi dalam pembelajaran.

“Kami ingin setiap kebijakan benar-benar tepat sasaran di lapangan,” ujarnya.

Terkait rekrutmen PPPK, ia menilai proses seleksi berjalan transparan dan objektif.

“Seleksi PPPK sudah memberikan pemerataan kesempatan dan memastikan guru yang lolos benar-benar kompeten,” ucapnya.

Di momentum Hari Guru Nasional, Suwadji menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pendidik di Kabupaten Malang.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi guru. Teruslah meningkatkan kompetensi dan semangat inovasi,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan berkomitmen menjamin hak dan perlindungan guru melalui pelatihan berkelanjutan, regulasi perlindungan pendidik, serta penyediaan fasilitas memadai.

“Kami ingin guru bekerja optimal, terlindungi secara hukum, dan memiliki ruang berkembang yang luas,” tutupnya. (agb/saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dispendik Kabupaten MalangGuruGuru HonorerHari Guru NasionalKabupaten Malangpemkab malangPendidikpendidikan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Sejumlah Tokoh di Malang Sampaikan Catatan

Bupati Majalengka Eman Suherman: Jangan Anggap Remeh Pramuka

Bappenas dan Dewan Pers Perkuat Pers BEJO’S untuk Dukung Pembangunan

SMK Al-Karimi Gresik Bekali Siswa Keterampilan Konten Kreator

Karnaval Kampung Sanan Kota Malang Patuhi Larangan Sound Horeg, Petugas Siapkan Pengamanan

Polisi Ungkap Modus Pencuri Murai Batu di Gresik, Hunting Rumah Random

Rintik Rindu Fun Fest 2026 Hadirkan Lomba Fashion Show Anak di Batu

IPSI Kabupaten Malang Jaring Bibit Pesilat untuk POPDA hingga Porprov Jatim

Ponpes Al-Mizan Majalengka Dorong Santri Berani Hadapi Tantangan Masa Depan

IKAPETE Jatim Ungkap Blueprint Kemandirian Umat KH Hasyim Asy’ari

Prev Next

POPULER HARI INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

BERITA LAINNYA

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Sejumlah Tokoh di Malang Sampaikan Catatan

Bupati Majalengka Eman Suherman: Jangan Anggap Remeh Pramuka

Bappenas dan Dewan Pers Perkuat Pers BEJO’S untuk Dukung Pembangunan

SMK Al-Karimi Gresik Bekali Siswa Keterampilan Konten Kreator

Karnaval Kampung Sanan Kota Malang Patuhi Larangan Sound Horeg, Petugas Siapkan Pengamanan

Polisi Ungkap Modus Pencuri Murai Batu di Gresik, Hunting Rumah Random

Rintik Rindu Fun Fest 2026 Hadirkan Lomba Fashion Show Anak di Batu

IPSI Kabupaten Malang Jaring Bibit Pesilat untuk POPDA hingga Porprov Jatim

Ponpes Al-Mizan Majalengka Dorong Santri Berani Hadapi Tantangan Masa Depan

IKAPETE Jatim Ungkap Blueprint Kemandirian Umat KH Hasyim Asy’ari

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

UMKM Blitar Terancam, Pengusaha Sound System Minta Kepastian Izin Karnaval

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved