email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

[SESI-3 Selesai] Bagaimana mau maju jika dana riset kita hanya US$ 180 juta sementara Malaysia US$ 3,2 miliar? Stella Christie bicara blak-blakan soal minimnya anggaran, dosen yang tak boleh menikmati dana hibah, hingga jaring laba-laba politik kampus

by Julian Sukrisna
9 Desember 2025
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Perguruan tinggi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Alih-alih menjadi pusat inovasi, kampus seringkali terjebak dalam politik praktis dan birokrasi. Akbar Faizal menodong Prof. Stella Christie dengan pertanyaan tajam: Bisakah kita mengembalikan marwah kampus?

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Stella Christie. (Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored)

Angka yang Bikin Elus Dada

Stella membuka data yang menyedihkan perihal anggaran riset. Meski di era Jokowi dana riset naik 218% menjadi Rp3,2 triliun, angka itu hanyalah “remah-remah” jika dibandingkan tetangga .

“Indonesia 180 juta USD… Malaysia itu 3,24 miliar USD,” papar Stella . Belum lagi jika dibandingkan dengan China yang mencapai US$ 917 miliar. Tanpa anggaran yang cukup, mimpi menjadi negara maju hanyalah angan-angan.

Dosen Dilarang Kaya dari Riset?

Selain uang yang sedikit, regulasi di Indonesia juga aneh. Stella menyoroti aturan lama di mana dosen peneliti tidak boleh mengambil honor dari dana hibah riset yang dimenangkannya.

“Dosennya juga tidak mau repot-repot… kalau saya tidak dapat keuntungan apapun,” ujarnya. Untungnya, Stella mengklaim aturan ini sudah berhasil diubah sebesar 50%, sehingga peneliti kini bisa mendapatkan insentif langsung.

Jebakan Jabatan & Politisasi

Stella juga mengkritik fenomena di mana dosen lebih mengejar jabatan struktural (Dekan/Rektor) daripada menjadi ilmuwan top, karena insentif karirnya lebih menarik di sana .

Namun, saat ditanya Akbar Faizal mengenai politisasi pemilihan rektor (termasuk hak suara menteri 35%), Stella memberikan jawaban diplomatis namun filosofis. Ia menolak setuju atau tidak setuju secara instan.

BacaJuga :

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

Usulan “Gila” Susno Duadji untuk Presiden: “Nonaktifkan Kapolri, Tunjuk 3 Tokoh Sipil Pimpin Kepolisian!”

“Kita harus melakukan network or system analysis… Kalau kita hilangkan satu titik ini (hak suara menteri), apakah itu akan rubuh semua atau memperkuat?” jawabnya . Bagi Stella, membenahi politisasi kampus butuh kehati-hatian agar tidak merusak ekosistem yang sudah ada. (jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored (Tayang: 4 Desember 2025)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Anggaran riset Indonesia 2025Gaji dosen penelitiInovasi perguruan tinggi Stella ChristieKabar TranskripPolitisasi kampus pemilihan rektor

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Kapolres Gresik Bersih-bersih Masjid, Dukung Program ASRI Presiden

Publik Apresiasi Tes Urine Serentak Kapolri: Tegaskan Integritas Polri

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Sungai Jabung Malang, Polisi Selidiki

Kasum TNI: Penanganan Bencana Sumatra Berlanjut hingga Rekonstruksi

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Cabai Rawit Merah di Pasar Jumapolo Karanganyar Tembus Rp99 Ribu

BRI Gaet Lulusan Terbaik UB, Tebar Golden Ticket Program Pemimpin Muda

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Prev Next

POPULER HARI INI

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Sungai Jabung Malang, Polisi Selidiki

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

BERITA LAINNYA

Publik Apresiasi Tes Urine Serentak Kapolri: Tegaskan Integritas Polri

Kasum TNI: Penanganan Bencana Sumatra Berlanjut hingga Rekonstruksi

PN Purbalingga Vonis 5 Bulan Penjara Debitur Alihkan Motor Kredit Tanpa Izin

Cabai Rawit Merah di Pasar Jumapolo Karanganyar Tembus Rp99 Ribu

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d