Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

[SESI-3 Selesai] Bagaimana mau maju jika dana riset kita hanya US$ 180 juta sementara Malaysia US$ 3,2 miliar? Stella Christie bicara blak-blakan soal minimnya anggaran, dosen yang tak boleh menikmati dana hibah, hingga jaring laba-laba politik kampus

Julian Sukrisna by Julian Sukrisna
9 Desember 2025
0

JAVASATU.COM- Perguruan tinggi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Alih-alih menjadi pusat inovasi, kampus seringkali terjebak dalam politik praktis dan birokrasi. Akbar Faizal menodong Prof. Stella Christie dengan pertanyaan tajam: Bisakah kita mengembalikan marwah kampus?

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Stella Christie. (Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored)

Angka yang Bikin Elus Dada

Stella membuka data yang menyedihkan perihal anggaran riset. Meski di era Jokowi dana riset naik 218% menjadi Rp3,2 triliun, angka itu hanyalah “remah-remah” jika dibandingkan tetangga .

“Indonesia 180 juta USD… Malaysia itu 3,24 miliar USD,” papar Stella . Belum lagi jika dibandingkan dengan China yang mencapai US$ 917 miliar. Tanpa anggaran yang cukup, mimpi menjadi negara maju hanyalah angan-angan.

Dosen Dilarang Kaya dari Riset?

Selain uang yang sedikit, regulasi di Indonesia juga aneh. Stella menyoroti aturan lama di mana dosen peneliti tidak boleh mengambil honor dari dana hibah riset yang dimenangkannya.

“Dosennya juga tidak mau repot-repot… kalau saya tidak dapat keuntungan apapun,” ujarnya. Untungnya, Stella mengklaim aturan ini sudah berhasil diubah sebesar 50%, sehingga peneliti kini bisa mendapatkan insentif langsung.

Jebakan Jabatan & Politisasi

Stella juga mengkritik fenomena di mana dosen lebih mengejar jabatan struktural (Dekan/Rektor) daripada menjadi ilmuwan top, karena insentif karirnya lebih menarik di sana .

Namun, saat ditanya Akbar Faizal mengenai politisasi pemilihan rektor (termasuk hak suara menteri 35%), Stella memberikan jawaban diplomatis namun filosofis. Ia menolak setuju atau tidak setuju secara instan.

“Kita harus melakukan network or system analysis… Kalau kita hilangkan satu titik ini (hak suara menteri), apakah itu akan rubuh semua atau memperkuat?” jawabnya . Bagi Stella, membenahi politisasi kampus butuh kehati-hatian agar tidak merusak ekosistem yang sudah ada. (jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored (Tayang: 4 Desember 2025)

Tags: Anggaran riset Indonesia 2025Gaji dosen penelitiInovasi perguruan tinggi Stella ChristieKabar TranskripPolitisasi kampus pemilihan rektor
Previous Post

Koramil Jiken Gotong Royong Pengecoran Lantai Dua Ponpes Baitul Hikmah Blora

Next Post

OPINI: Optimalisasi Kebijakan Fiskal: Instrumen Strategis Mengatasi Kegagalan Pasar untuk Mendorong Inovasi

Related Posts

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil
Kabar Transkrip

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

9 Desember 2025
Usulan “Gila” Susno Duadji untuk Presiden: “Nonaktifkan Kapolri, Tunjuk 3 Tokoh Sipil Pimpin Kepolisian!”
Kabar Transkrip

Usulan “Gila” Susno Duadji untuk Presiden: “Nonaktifkan Kapolri, Tunjuk 3 Tokoh Sipil Pimpin Kepolisian!”

9 Desember 2025
Tragedi Banjir Aceh: “Tsunami Kedua” dan Tangisan Mualem di Tengah Duka
Kabar Transkrip

Tragedi Banjir Aceh: “Tsunami Kedua” dan Tangisan Mualem di Tengah Duka

9 Desember 2025
Wamen Stella Christie Bongkar Mitos “IQ 80” Orang Indonesia: Anak Kita Tidak Bodoh, Sistemnya yang Salah!
Kabar Transkrip

Wamen Stella Christie Bongkar Mitos “IQ 80” Orang Indonesia: Anak Kita Tidak Bodoh, Sistemnya yang Salah!

8 Desember 2025
Pengakuan Ngeri Susno Duadji: “Menghukum Orang Kasus Korupsi dengan Pasal Pembunuhan Pun Bisa!”
Kabar Transkrip

Pengakuan Ngeri Susno Duadji: “Menghukum Orang Kasus Korupsi dengan Pasal Pembunuhan Pun Bisa!”

9 Desember 2025
Alarm Bahaya dari Meja Menkeu: Saat Gita Wirjawan Sodorkan Data “Ngeri” Ketertinggalan Insinyur Kita dari China
Kabar Transkrip

Alarm Bahaya dari Meja Menkeu: Saat Gita Wirjawan Sodorkan Data “Ngeri” Ketertinggalan Insinyur Kita dari China

8 Desember 2025
Next Post
OPINI: Optimalisasi Kebijakan Fiskal: Instrumen Strategis Mengatasi Kegagalan Pasar untuk Mendorong Inovasi

OPINI: Optimalisasi Kebijakan Fiskal: Instrumen Strategis Mengatasi Kegagalan Pasar untuk Mendorong Inovasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Retreat Kepala Sekolah Kota Malang Dibatalkan, Program Kompetensi Tetap Jalan
  • Pemkab Gresik Perketat Pengawasan LPG 3 Kg, HET Pangkalan Rp18 Ribu
  • Bakorwil Malang Raih Terbaik Lomba Kebersihan Masjid dan Toilet Jatim
  • Pemkab Malang Tunggu Aturan Gaji ASN via Kopdes dan PPPK dari APBN
  • HUT ke-67 Pemuda Pancasila di Kota Sukabumi Jadi Semangat Pengabdian
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com