email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 8 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ironi Dana Riset RI vs Malaysia: Stella Christie Ungkap Angka Jomplang dan Nasib Dosen yang “Terjebak” Administrasi

[SESI-3 Selesai] Bagaimana mau maju jika dana riset kita hanya US$ 180 juta sementara Malaysia US$ 3,2 miliar? Stella Christie bicara blak-blakan soal minimnya anggaran, dosen yang tak boleh menikmati dana hibah, hingga jaring laba-laba politik kampus

by Julian Sukrisna
9 Desember 2025

JAVASATU.COM- Perguruan tinggi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Alih-alih menjadi pusat inovasi, kampus seringkali terjebak dalam politik praktis dan birokrasi. Akbar Faizal menodong Prof. Stella Christie dengan pertanyaan tajam: Bisakah kita mengembalikan marwah kampus?

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Stella Christie. (Foto: Tangkapan layar kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored)

Angka yang Bikin Elus Dada

Stella membuka data yang menyedihkan perihal anggaran riset. Meski di era Jokowi dana riset naik 218% menjadi Rp3,2 triliun, angka itu hanyalah “remah-remah” jika dibandingkan tetangga .

“Indonesia 180 juta USD… Malaysia itu 3,24 miliar USD,” papar Stella . Belum lagi jika dibandingkan dengan China yang mencapai US$ 917 miliar. Tanpa anggaran yang cukup, mimpi menjadi negara maju hanyalah angan-angan.

Dosen Dilarang Kaya dari Riset?

Selain uang yang sedikit, regulasi di Indonesia juga aneh. Stella menyoroti aturan lama di mana dosen peneliti tidak boleh mengambil honor dari dana hibah riset yang dimenangkannya.

“Dosennya juga tidak mau repot-repot… kalau saya tidak dapat keuntungan apapun,” ujarnya. Untungnya, Stella mengklaim aturan ini sudah berhasil diubah sebesar 50%, sehingga peneliti kini bisa mendapatkan insentif langsung.

Jebakan Jabatan & Politisasi

Stella juga mengkritik fenomena di mana dosen lebih mengejar jabatan struktural (Dekan/Rektor) daripada menjadi ilmuwan top, karena insentif karirnya lebih menarik di sana .

Namun, saat ditanya Akbar Faizal mengenai politisasi pemilihan rektor (termasuk hak suara menteri 35%), Stella memberikan jawaban diplomatis namun filosofis. Ia menolak setuju atau tidak setuju secara instan.

BacaJuga :

Menko Yusril: UU Pemilu Rawan “Dipelintir”, Pemerintah Siap Adopsi Draf Kodifikasi Masyarakat Sipil

Usulan “Gila” Susno Duadji untuk Presiden: “Nonaktifkan Kapolri, Tunjuk 3 Tokoh Sipil Pimpin Kepolisian!”

“Kita harus melakukan network or system analysis… Kalau kita hilangkan satu titik ini (hak suara menteri), apakah itu akan rubuh semua atau memperkuat?” jawabnya . Bagi Stella, membenahi politisasi kampus butuh kehati-hatian agar tidak merusak ekosistem yang sudah ada. (jup)

Sumber: Diolah dari kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored (Tayang: 4 Desember 2025)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Anggaran riset Indonesia 2025Gaji dosen penelitiInovasi perguruan tinggi Stella ChristieKabar TranskripPolitisasi kampus pemilihan rektor

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Flashlight Mob UMM Gen 26 Libatkan 5.600 Maba, Tanpa Kertas dan Bebas Sampah

Mahasiswa FK UWKS Edukasi Lansia Asem Jajar soal Sinar Matahari hingga Hipertensi

Studi APPRI: Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Bidik ROI

Bakorwil Apresiasi Polres Malang Bongkar Penipuan Catut Nama Pemprov Jatim

Kemarau Bikin Lahan Kering, Warga Kabupaten Malang Diingatkan Tak Asal Bakar

Polres Gresik Raih Pelayanan Prima Nasional, 5 Personel Diganjar Penghargaan

Kapolres Malang Dorong HMI Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

Dana Hibah KONI Kota Blitar Belum Cair, Ini Penjelasan Pemkot

Kapolresta Malang Kota Siapkan Buku Bahasa Walikan, Jaga Budaya Lokal

Sepekan, 1.770 Botol Miras Ilegal Disita di Kabupaten Malang

Prev Next

POPULER HARI INI

Baderhoods Wonosobo Didorong Ikut Promosikan Wisata Lewat Touring

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

BERITA LAINNYA

Flashlight Mob UMM Gen 26 Libatkan 5.600 Maba, Tanpa Kertas dan Bebas Sampah

Mahasiswa FK UWKS Edukasi Lansia Asem Jajar soal Sinar Matahari hingga Hipertensi

Studi APPRI: Peran Konsultan PR Makin Strategis, Klien Bidik ROI

Bakorwil Apresiasi Polres Malang Bongkar Penipuan Catut Nama Pemprov Jatim

Kemarau Bikin Lahan Kering, Warga Kabupaten Malang Diingatkan Tak Asal Bakar

Polres Gresik Raih Pelayanan Prima Nasional, 5 Personel Diganjar Penghargaan

Kapolres Malang Dorong HMI Jadi Mitra Jaga Kamtibmas

Dana Hibah KONI Kota Blitar Belum Cair, Ini Penjelasan Pemkot

Kapolresta Malang Kota Siapkan Buku Bahasa Walikan, Jaga Budaya Lokal

Sepekan, 1.770 Botol Miras Ilegal Disita di Kabupaten Malang

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Gerebek Rumah di Kalianget Wonosobo, Seorang Pria Diamankan

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved