email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 4 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Stunting Kota Batu Turun Tajam, Kemenkes Ganjar Penghargaan Nasional

by Wiyono
17 Desember 2025

JAVASATU.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Batu meraih penghargaan nasional dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI atas keberhasilan percepatan penurunan stunting. Penghargaan tersebut diberikan pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Rabu (17/12/2025).

(Foto: Ist/Wiyono)

Penghargaan diterima Pemkot Batu setelah prevalensi stunting balita turun drastis dari 24,5 persen pada 2024 menjadi 10,25 persen pada 2025. Penurunan signifikan ini tercatat dalam laporan analisis situasi balita stunting Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu.

Data elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) per November 2025 juga mencatat sebanyak 175 balita dinyatakan lulus stunting, dengan prevalensi terkini berada di angka sekitar 10,39 persen.

Atas capaian tersebut, Kota Batu memperoleh insentif fiskal sebesar Rp5,56 miliar dari pemerintah pusat yang diumumkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting 2025.

Kepala Dinkes Kota Batu, Aditya Prasaja, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis kesehatan, penyebab stunting di Kota Batu berasal dari tiga faktor utama. Bayi berat lahir rendah (BBLR) menyumbang sekitar 10 persen, infeksi berulang 30 persen, dan faktor terbesar berasal dari anak lahir normal yang kurang mendapat perhatian asupan gizi, mencapai 60 persen.

“Selama ini fokus intervensi cenderung pada anak yang sudah stunting. Evaluasi kami menunjukkan anak sehat juga harus mendapat edukasi gizi agar tidak jatuh ke kondisi stunting,” ujar Aditya.

Menurutnya, keberhasilan penurunan stunting tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor serta peran aktif orang tua dalam pemenuhan gizi anak sejak dini. Pemkot Batu menargetkan angka stunting dapat ditekan hingga satu digit secara berkelanjutan.

BacaJuga :

Jalan Raya Krikilan Gresik Dikaji Jadi Blackspot, Tim Ahli Turun

Pecinta Kaos Band Merapat! Band T-Shirt Day Bakal Hadir di Malang

Selain capaian stunting, Kota Batu juga mencatatkan kinerja positif dalam penanganan tuberkulosis (TBC). Dinkes Kota Batu melaporkan tingkat kesembuhan pasien TBC mencapai 100 persen, seiring terbentuknya Satuan Tugas (Satgas) TBC yang mengawal proses mulai dari deteksi hingga pengobatan tuntas.

Meski demikian, Aditya mengingatkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah pencegahan penularan dan peningkatan kesadaran masyarakat. Pasalnya, gejala TBC sering tidak spesifik sehingga kerap diabaikan.

“Pengobatan TBC membutuhkan pendampingan selama enam bulan dengan disiplin minum obat. Jika terputus, bisa terjadi resistensi obat yang justru memperpanjang penyembuhan dan meningkatkan risiko penularan,” jelasnya.

Hingga Oktober 2025, capaian penemuan kasus TBC di Kota Batu mencapai 48,77 persen dengan inisiasi pengobatan sebesar 86,40 persen. Pemkot Batu terus mengejar target nasional eliminasi TBC pada 2030. (yon/nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dinkes Kota BatukesehatanKota Batupemkot batu

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Jalan Raya Krikilan Gresik Dikaji Jadi Blackspot, Tim Ahli Turun

Pecinta Kaos Band Merapat! Band T-Shirt Day Bakal Hadir di Malang

75 Senjata Diserahkan Sukarela ke TNI di Maluku Utara

Prof Reda Manthovani Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas

4.444 Kali Sholawat Nariyah Dibaca, NU Tebuwung Doakan Kantor Baru

Ketum PWI: Negara Perlu Jaga Ekosistem Pers di Era Algoritma

Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?

Ketum PWI dan KDM Ingatkan Pers Jaga Independensi di Era AI

Polisi Tangkap Tersangka Pencurian di Masjid dan Sekolah Purworejo Jateng

8.000 Satlinmas Jateng Serukan “Jaga Desa, Jaga Indonesia”

Prev Next

POPULER HARI INI

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Pemkot Batu Sebar 18 Dokter di Desa-Kelurahan, Masih Butuh 6 Tenaga Medis

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Kirab Budaya WBTb Gresik Meriah, 1.000 Bandeng Dibagikan Gratis ke Warga

BERITA LAINNYA

Jalan Raya Krikilan Gresik Dikaji Jadi Blackspot, Tim Ahli Turun

Pecinta Kaos Band Merapat! Band T-Shirt Day Bakal Hadir di Malang

75 Senjata Diserahkan Sukarela ke TNI di Maluku Utara

Prof Reda Manthovani Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas

4.444 Kali Sholawat Nariyah Dibaca, NU Tebuwung Doakan Kantor Baru

Ketum PWI: Negara Perlu Jaga Ekosistem Pers di Era Algoritma

Sandi Fahmi Dilantik, Bagaimana Nasib Kursinya Jika Hamzah Menang di Pengadilan?

Ketum PWI dan KDM Ingatkan Pers Jaga Independensi di Era AI

Polisi Tangkap Tersangka Pencurian di Masjid dan Sekolah Purworejo Jateng

8.000 Satlinmas Jateng Serukan “Jaga Desa, Jaga Indonesia”

Prev Next

POPULER MINGGU INI

HUT ke-81 TNI, Andika Perkasa Titip Pesan soal Profesionalisme

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved