JAVASATU.COM- Harapan baru menyapa petani garam di Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Sistem produksi garam tunnel yang dikembangkan petani pesisir Pantai Modangan kini mendapat perhatian langsung dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si., mewakili Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., mendampingi Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI yang juga Komisaris ID FOOD, Prof. Dr. Ir. Ali Agus, DAA., IPU., ASEAN Eng., meninjau langsung lokasi garam tunnel di Pantai Modangan, Desa Sumberoto, Minggu (4/1/2026).
Peninjauan dilakukan untuk menghimpun data dan informasi komprehensif terkait proses produksi, kualitas garam, hingga kondisi petani garam, sebagai bahan masukan perumusan kebijakan dan pengembangan sektor pergaraman nasional.
Sekda Kabupaten Malang Budiar menyampaikan bahwa Donomulyo memiliki potensi besar sebagai kawasan sentra pertanian, perikanan, dan pariwisata. Inovasi garam tunnel dinilai selaras dengan kondisi alam Malang Selatan yang memiliki curah hujan relatif tinggi sepanjang tahun.
“Produksi garam dengan sistem tunnel sangat adaptif terhadap kondisi cuaca di Kabupaten Malang. Ini menjadi solusi bagi petani agar produksi tetap berjalan meski musim hujan,” ujar Budiar.
Garam tunnel merupakan metode pengeringan dan kristalisasi garam menggunakan rangka berbentuk terowongan yang ditutup plastik UV. Sistem ini dinilai mampu meningkatkan kualitas dan kontinuitas produksi garam rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga mengungkapkan bahwa hasil kunjungan ini akan dilaporkan kepada Menteri Pertanian, sekaligus membuka peluang keterlibatan ID FOOD sebagai holding BUMN pangan dalam mendukung pemasaran garam rakyat.
“ID FOOD diharapkan dapat berperan dalam menyerap dan memasarkan produk garam lokal, sehingga memberi kepastian pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani,” jelasnya.
Pemkab Malang berharap perhatian pemerintah pusat ini menjadi angin segar bagi petani garam, sekaligus mendorong pengembangan sektor pertanian dan pariwisata pesisir di Kecamatan Donomulyo agar semakin maju dan berkelanjutan. (arf)