JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Gedung Bagawanta Bhari, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kediri sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, sekaligus etos kerja dalam pelayanan publik.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Sekretaris Daerah Mohamad Solikin menyampaikan, peringatan Isra Mikraj menjadi momentum refleksi spiritual bagi ASN agar mampu menjalankan tugas dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
“Peringatan Isra Mikraj ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan ASN, sekaligus menumbuhkan semangat kerja dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Solikin.
Ia menegaskan, nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mikraj, khususnya perintah salat, menjadi fondasi penting dalam membangun kedisiplinan, ketertiban, dan peningkatan kinerja ASN.
“Dengan mengamalkan nilai Isra Mikraj, terutama perintah salat, diharapkan muncul energi positif yang berdampak pada kedisiplinan dan kualitas pelayanan publik,” imbuhnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Bandar Kidul, Kota Kediri, KH Abu Bakar Abdul Jalil atau Gus Ab, mengingatkan ASN agar berhati-hati dalam bertutur kata dan bersikap. Menurutnya, ucapan dan tindakan yang tidak bijak justru dapat memicu persoalan baru.
Gus Ab mengajak seluruh ASN menjadikan peringatan Isra Mikraj sebagai pengingat untuk menjaga lisan, sikap, serta berkontribusi positif bagi masyarakat melalui ilmu, harta, dan tenaga.
“Kita ambil pelajaran agar tidak gegabah dalam berbicara dan bersikap. Setiap masalah harus disikapi dengan bijak demi kemaslahatan bersama,” tuturnya.
Kegiatan peringatan Isra Mikraj diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Alif Syahputra dari Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, dan dilanjutkan tausiyah keagamaan. (kur/arf)