email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Semen Merah Putih Perkuat Konstruksi Berkelanjutan Lewat Green Cement

by Redaksi Javasatu
24 Januari 2026
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- PT Cemindo Gemilang Tbk melalui merek Semen Merah Putih menegaskan komitmennya mendorong konstruksi berkualitas dan berkelanjutan dengan memperkuat praktik sustainability serta pengembangan green cement, di tengah tekanan pasar dan kondisi oversupply industri semen nasional.

Semen Merah Putih Perkuat Konstruksi Berkelanjutan Lewat Green Cement. (Foto: ist)

Agenda keberlanjutan tersebut ditegaskan manajemen Semen Merah Putih sebagai bagian integral dari strategi bisnis perusahaan untuk menjaga daya saing industri material konstruksi, di tengah rendahnya utilisasi pabrik semen nasional yang pada 2025 berada di kisaran 54 persen, dengan kondisi kelebihan kapasitas lebih dari 56 juta ton.

Commercial & Logistic Director PT Cemindo Gemilang Tbk, Surindro Kalbu Adi, mengatakan keberlanjutan kini bukan lagi sekadar inisiatif tambahan, melainkan telah menjadi cara kerja industri.

“Sustainability kami posisikan sebagai bagian dari cara industri bekerja hari ini. Di Semen Merah Putih, praktik keberlanjutan dibangun melalui empat pilar, yakni process, product, people, dan planet, agar lebih holistik dan terintegrasi tanpa mengorbankan kualitas,” kata Surindro dalam keterangan tertulis, Jumat (23/1/2026).

Pendekatan tersebut disebut ikut mendorong kinerja perusahaan. Sepanjang 2025, Semen Merah Putih mencatat pertumbuhan sekitar 4,2 persen di area relevan, saat industri semen nasional justru mengalami penurunan permintaan. Secara nasional, penjualan semen domestik turun sekitar 1,5 persen dari 64,95 juta ton pada 2024 menjadi 63,85 juta ton pada 2025, seiring melambatnya proyek infrastruktur dan konstruksi.

Untuk memperkuat ketahanan operasional, Semen Merah Putih terus meningkatkan efisiensi energi. Perusahaan mengoperasikan Waste Heat Recovery System (WHRS) berkapasitas 2 x 15 MW di Indonesia dan 13 MW di Vietnam, yang mampu menyuplai sekitar 24 persen kebutuhan energi produksi klinker serta menurunkan emisi hingga 100 ribu ton CO₂ per tahun.

Sejak 2016 hingga 2024, intensitas emisi karbon per ton semen berhasil ditekan sekitar 21 persen, melalui efisiensi energi, optimalisasi premix, serta pemanfaatan bahan baku alternatif seperti fly ash lokal. Di sisi logistik, penggunaan truk listrik dan forklift listrik turut menurunkan emisi sekitar 8.500 ton CO₂ per tahun.

BacaJuga :

PPI Dunia Kritik Arah Kebijakan Luar Negeri RI, Dinilai Menuju Jurang Imperialisme

Hadapi Situasi Global, Analis Dukung Seruan Kapolri: Masyarakat Bersatu Dukung Presiden

Selain aspek proses produksi, Semen Merah Putih juga mengembangkan inovasi penyerapan karbon berbasis mikroalga melalui program MPTree, yang saat ini diuji coba di pabrik Jatiasih dan direncanakan diperluas ke ruang publik.

Upaya keberlanjutan tersebut diterjemahkan ke dalam strategi produk melalui pengembangan green cement seperti FLEXIPLUS, ECOPRO, Semen Patriot, dan Watershield, yang memiliki jejak karbon lebih rendah namun tetap menjaga performa konstruksi.

Saat ini, porsi produk non-OPC dalam portofolio Semen Merah Putih telah mencapai 81 persen, melampaui rata-rata industri nasional yang masih di kisaran 71 persen. Seluruh produk juga telah mengantongi sertifikasi Green Label Indonesia (GBCI), dengan mayoritas berperingkat Platinum.

General Manager Sales & Marketing Semen Merah Putih, Oza Guswara, mengatakan transisi menuju material konstruksi berkelanjutan kini telah menjadi kebutuhan industri.

“Green cement bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Melalui FLEXIPLUS dan ECOPRO, kami berkomitmen menghadirkan produk dengan jejak karbon lebih rendah tanpa mengorbankan kualitas,” ujarnya.

Dari sisi kebijakan, Kementerian Perindustrian menilai 2026 sebagai fase penting transformasi industri menuju industri hijau yang berdaya saing. Kepala Pusat Industri Hijau Kemenperin, Apit Pria Nugraha, menekankan transformasi hijau harus menghasilkan dampak nyata, baik dari sisi efisiensi maupun daya saing industri nasional.

Sementara itu, kolaborasi industri semen dan pemerintah juga dinilai krusial untuk mendukung pembangunan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan perkotaan yang masih menghadapi backlog hunian.

Seiring peringatan 15 tahun Cemindo Gemilang, perusahaan juga memperkuat pilar keberlanjutan berbasis manusia melalui pengembangan Mandor Pintar Institute, program edukasi, hingga apresiasi bagi karyawan dan mitra industri konstruksi. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Informasi BisnisSemen Merah Putih

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Nuzulul Quran, 65 Anak Yatim di Kebomas Disantuni

Kerap Tersendat, DPRD Kota Malang Bandingkan Target dan Produksi SPAM Bango

Polisi Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Bantur

Di Gresik, Angkot Digunakan Kampanye Zakat, 50 Sopir Terima Bantuan

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

218 Jembatan Rampung Cepat, Presiden Prabowo Apresiasi Kerja TNI

Pelaku Wisata Dieng Santuni Anak Yatim di Wonosobo Saat Ramadan

Cek Kesehatan Sopir Bus di Terminal Arjosari Malang, Ada yang Alami Darah Tinggi

Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murah Ramadan di 13 Titik

Javanese Cat Rilis Album “Gratia Plena”, Angkat Kritik Sosial dalam Balutan Alternative Rock

Prev Next

POPULER HARI INI

PPI Dunia Kritik Arah Kebijakan Luar Negeri RI, Dinilai Menuju Jurang Imperialisme

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murah Ramadan di 13 Titik

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Anggota DPRD Gresik Khoirul Huda Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap di Perusahaan JIIPE

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

218 Jembatan Rampung Cepat, Presiden Prabowo Apresiasi Kerja TNI

Pelaku Wisata Dieng Santuni Anak Yatim di Wonosobo Saat Ramadan

Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murah Ramadan di 13 Titik

Javanese Cat Rilis Album “Gratia Plena”, Angkat Kritik Sosial dalam Balutan Alternative Rock

Band Surabaya Overcloud Rilis Maxi Single Baru “Storm Will Pass Away”

PPI Dunia Kritik Arah Kebijakan Luar Negeri RI, Dinilai Menuju Jurang Imperialisme

Ainur Roziqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PRIMA DMI Jawa Timur

Hadapi Situasi Global, Analis Dukung Seruan Kapolri: Masyarakat Bersatu Dukung Presiden

Relawan Suketeki Kediri Bagikan 1.500 Takjil ke Pengguna Jalan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Nuzulul Qur’an di Perum GSK Gresik, Jemaah Diajak Istikamah Baca Al-Quran

Motor Keluar Gang Ditabrak Pikap di Sumberpucung Malang, Satu Tewas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d