JAVASATU.COM- Tiga sekolah di Kabupaten Malang dipastikan akan mengikuti program Sekolah Terintegrasi Nasional pada 2026. Kepastian itu diperoleh setelah Pemerintah Kabupaten Malang melakukan audiensi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Program Sekolah Terintegrasi merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperkuat kesinambungan layanan pendidikan dari jenjang dasar hingga menengah dalam satu kawasan.
Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, mengatakan Kemendikdasmen menunjuk Kabupaten Malang sebagai salah satu daerah pelaksana program tersebut. Tiga sekolah yang disiapkan yakni SDN 4 Panggungrejo, SMPN 4 Kepanjen, dan SMAN 1 Kepanjen.
“Dalam audiensi tadi, kami diminta menyiapkan tiga sekolah tersebut untuk mendukung pelaksanaan program Sekolah Terintegrasi Nasional tahun 2026,” ujar Lathifah Shohib usai pertemuan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Malang bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pendidikan akan menyiapkan seluruh kebutuhan teknis dan administratif agar program berjalan sesuai ketentuan Kemendikdasmen.
Menurutnya, program ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, memperkuat transisi antarjenjang pendidikan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.
Lathifah menegaskan, kunjungan kerja ke pemerintah pusat harus menghasilkan manfaat konkret bagi daerah. Karena itu, setiap agenda audiensi diarahkan untuk membawa pulang program nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kunjungan dinas bukan sekadar seremonial. Harus ada hasil nyata yang bisa dirasakan masyarakat, terutama di sektor pendidikan,” pungkasnya. (arf)