JAVASATU.COM- SMAN 2 Batu menyemarakkan AUDAMS Fest: Simfoni Cinta Nusantara 2026 di Gedung Sendratari (GS) Arjuna Wiwaha, Kamis (12/2/2026). Festival ini menampilkan pertunjukan drama sejarah berbahasa Jawa (Jaya Caritra Purwa) dan pameran karya siswa, sebagai upaya menumbuhkan cinta budaya dan pendidikan karakter.

Acara dibuka dengan tarian Ksatria dari siswa ekskul tari SMAN 2 Batu, dilanjutkan pementasan drama sejarah oleh kelas XI, antara lain: Syarif Tambak Oso (XI-3), Raden Martopuro (XI-5), Imam Bonjol (XI-8), Untung Surapati (XI-7), Cut Nyak Dien (XI-9), Diponegoro (XI-1), Pattimura (XI-10), Sakera (XI-2), Sogol Sumur Gemuling (XI-4), dan Pangeran Antasari (XI-6).
Kepala SMAN 2 Batu, Wartono, mengapresiasi kegiatan ini sebagai sarana menanamkan pendidikan karakter dan kecintaan terhadap budaya bangsa.
“AUDAMS Fest ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarana mendidik siswa mencintai budaya dan menghargai sejarah bangsanya,” ujar Wartono.
Ketua Pelaksana sekaligus guru sejarah SMAN 2 Batu, Budi Santoso, menambahkan festival ini mengintegrasikan pembelajaran Bahasa Jawa, sejarah, seni-budaya, dan kokurikuler melalui karya kreatif. Selain itu, festival ini melatih kemampuan komunikasi siswa menggunakan Bahasa Jawa yang baik dan benar, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal.
“Festival ini bertujuan menumbuhkan apresiasi terhadap nilai sejarah dan budaya Jawa, melatih berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif, serta meningkatkan pemahaman perlawanan rakyat dan perjuangan tokoh lokal maupun nasional,” jelas Budi.
Selain kelas XI dan XII yang tampil, siswa kelas X turut dilibatkan dengan memberikan apresiasi terhadap drama, sehingga pembelajaran berjalan secara deep learning dan kolaboratif.
Dengan kegiatan ini, SMAN 2 Batu berharap siswa tidak hanya mahir secara akademis, tetapi juga memahami sejarah dan budaya Nusantara sebagai bagian dari identitas bangsa. (yon/nuh)