JAVASATU.COM- DPRD Kota Kediri menggelar rapat kerja bersama Paguyuban Saroja (Sahabat Boro Jarakan) di Kantor BKPSDM Kota Kediri, Kamis (12/2/2026), untuk membahas pengawasan sejumlah proyek strategis di kota tersebut.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus, didampingi dua wakil ketua, anggota DPRD, serta Sekretaris DPRD. Perwakilan Paguyuban Saroja turut hadir untuk menyampaikan aspirasi dan pengaduan terkait pelaksanaan proyek pembangunan.
Dalam sambutannya, Firdaus menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat melalui Paguyuban Saroja, sekaligus menegaskan komitmen DPRD untuk menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.
“Kami berterima kasih atas kehadiran seluruh pihak dalam forum ini untuk membahas permasalahan di Kota Kediri,” ujarnya.
Dewan Penasehat Saroja, Supriyo, memaparkan empat proyek prioritas yang menjadi perhatian. Pertama, pembangunan RSUD Gambiran II Kediri, di mana pihaknya mempertanyakan sejauh mana DPRD melakukan pengawasan.
Kedua, revitalisasi Jembatan Brawijaya. Ketiga, revitalisasi Stadion Brawijaya. Keempat, revitalisasi Jalan Stasiun dan kelanjutan rehabilitasi Alun-Alun Kota Kediri.
Saroja berharap pengawasan DPRD dapat memastikan proyek berjalan transparan, tepat waktu, dan sesuai perencanaan.
“Kami ingin agar seluruh proyek strategis ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memberi manfaat maksimal bagi warga Kediri,” kata Supriyo.
Ketua DPRD menegaskan, forum ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan masyarakat dalam memastikan pembangunan kota berjalan sesuai rencana dan akuntabel. (kur/nuh)