Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Javasatu by Javasatu
17 Februari 2026
0

JAVASATU.COM- Guru Besar Tasawuf, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi menegaskan madrasah dan pesantren harus bertransformasi menjadi pusat pembentukan identitas Muslim kamil atau Muslim yang utuh, tidak sekadar lembaga pengajaran agama.

Guru Besar Tasawuf, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi. (Credit: Javasatu.com)

Pernyataan itu disampaikan dalam bincang ilmiah di Pesantren Ikhtiar Insan Kamil, Sumenep pada Senin (16/2/2026) yang dihadiri asatidz, santri, serta pengelola lembaga pendidikan pesantren.

Menurut Prof Barizi, madrasah tidak cukup dipahami sebagai institusi pendidikan formal semata.

“Madrasah adalah penyemai identitas Muslim yang kamil, Muslim yang utuh, matang secara spiritual dan sosial,” tegas Guru Besar Bidang Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut.

Ia menilai konsep tersebut selaras dengan visi Pesantren Ikhtiar Insan Kamil yang menanamkan kesempurnaan akhlak dan keilmuan.

Soroti Problem Manusia Modern

Dalam forum itu, Prof Barizi juga menyinggung problematika manusia modern di era digital yang dinilai rentan mengalami split personality atau kepincangan kepribadian.

Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah sistem pendidikan yang masih dikotomik, memisahkan sains dan agama (Al-Qur’an).

Ia menekankan pentingnya integrasi keilmuan sebagai langkah membangun kembali peradaban Islam yang maju sebagaimana masa keemasan Islam.

Guru Harus Jadi Inspirasi Berbasis Cinta

Prof Barizi menekankan pentingnya menghadirkan inspiring teacher, yakni guru yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi membentuk jiwa dan karakter.

“Urgensi cinta dalam hubungan guru dan murid adalah inti pendidikan pesantren. Ilmu akan tumbuh jika cinta hadir dalam prosesnya,” ujarnya.

Menurutnya, tasawuf mengajarkan bahwa pendidikan sejati bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan transfer ruh dan keteladanan.

Perubahan Dimulai dari Jiwa

Dalam kesempatan itu, ia juga mengutip gagasan tokoh pendidikan nasional A. Malik Fadjar tentang Change, Growth, Reform, and Sustainability sebagai fondasi pengelolaan lembaga pendidikan.

Prof Barizi mengingatkan firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Ar-Ra’d ayat 11 bahwa perubahan suatu kaum dimulai dari perubahan diri sendiri.

Ia menegaskan transformasi lembaga harus diawali dari perubahan jiwa: dari lemah menjadi kuat, dari malas menjadi pejuang, serta dari mengeluh menjadi solutif.

“Petani sukses pasti punya jiwa tani yang luar biasa. Pebisnis sukses punya jiwa usaha yang kuat. Maka kiai, guru, dan santri yang sukses harus punya jiwa dedikasi dan kompetensi yang luar biasa,” katanya.

Cinta dan Ikhlas Jadi Fondasi

Di akhir paparannya, Prof Barizi menekankan bahwa pengelolaan madrasah dan pesantren bukan sekadar manajemen institusi, tetapi manajemen jiwa.

“Cinta dan ikhlas adalah bahan bakar keberlanjutan,” tegasnya.

Bincang ilmiah ini menjadi momentum bagi Pesantren Ikhtiar Insan Kamil Sumenep untuk memperkuat posisinya sebagai pesantren masa depan yang mencetak insan kamil, kuat secara spiritual, matang secara intelektual, serta adaptif terhadap tantangan zaman. (arf)

Tags: pendidikanPerguruan TinggiProf Ahmad BariziTasawuf
Previous Post

Mahasiswa UIBU Raih Emas Kejuaraan Balap Sepeda Asia 2026 di Arab Saudi

Next Post

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Related Posts

Hari Santri, YPP Al-Karimi Gresik Gelar Ziarah dan Kirab
Pendidikan

Hari Santri, YPP Al-Karimi Gresik Gelar Ziarah dan Kirab

21 Oktober 2026
UIBU Malang Sambut Mahasiswa Baru dengan Program Entrepreneur Heppiee
Pendidikan

UIBU Malang Sambut Mahasiswa Baru dengan Program Entrepreneur Heppiee

21 Oktober 2026
UIBU Malang Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1
Pendidikan

UIBU Malang Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1

21 Oktober 2026
MUI Kecamatan Gresik Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan SMA NU 2
Pendidikan

MUI Kecamatan Gresik Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan SMA NU 2

21 Oktober 2026
Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying
Pendidikan

Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying

19 Oktober 2026
UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI
Pendidikan

UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI

17 Oktober 2026
Next Post
Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Karhutla Gunung Arjuno Bakar 816 Hektare, Kapolres Malang Turun Padamkan Api
  • BNPB Catat Karhutla di Cilacap, Wonosobo dan Raja Ampat
  • SATUPENA Jatim Dorong Perlindungan Hak Cipta Penulis di Kota Batu
  • Kapolresta Malang Kota: Rutam Nuwus Hebak, Aksi ALAT BANTU Kondusif
  • Wabup Gresik: Anak Tak Cukup Dilarang Main Gawai, Orang Tua Harus Mendampingi
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com