email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

by Redaksi Javasatu
17 Februari 2026

JAVASATU.COM- Guru Besar Tasawuf, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi menegaskan madrasah dan pesantren harus bertransformasi menjadi pusat pembentukan identitas Muslim kamil atau Muslim yang utuh, tidak sekadar lembaga pengajaran agama.

Guru Besar Tasawuf, Prof. Dr. H. Ahmad Barizi. (Credit: Javasatu.com)

Pernyataan itu disampaikan dalam bincang ilmiah di Pesantren Ikhtiar Insan Kamil, Sumenep pada Senin (16/2/2026) yang dihadiri asatidz, santri, serta pengelola lembaga pendidikan pesantren.

Menurut Prof Barizi, madrasah tidak cukup dipahami sebagai institusi pendidikan formal semata.

“Madrasah adalah penyemai identitas Muslim yang kamil, Muslim yang utuh, matang secara spiritual dan sosial,” tegas Guru Besar Bidang Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut.

Ia menilai konsep tersebut selaras dengan visi Pesantren Ikhtiar Insan Kamil yang menanamkan kesempurnaan akhlak dan keilmuan.

Soroti Problem Manusia Modern

Dalam forum itu, Prof Barizi juga menyinggung problematika manusia modern di era digital yang dinilai rentan mengalami split personality atau kepincangan kepribadian.

Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah sistem pendidikan yang masih dikotomik, memisahkan sains dan agama (Al-Qur’an).

BacaJuga :

Cegah Guru Tersandung Hukum, PGRI Gresik Gandeng Kejari

Siswa MI Gresik Ikuti UAMNU 2026 Pakai Komputer

Ia menekankan pentingnya integrasi keilmuan sebagai langkah membangun kembali peradaban Islam yang maju sebagaimana masa keemasan Islam.

Guru Harus Jadi Inspirasi Berbasis Cinta

Prof Barizi menekankan pentingnya menghadirkan inspiring teacher, yakni guru yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi membentuk jiwa dan karakter.

“Urgensi cinta dalam hubungan guru dan murid adalah inti pendidikan pesantren. Ilmu akan tumbuh jika cinta hadir dalam prosesnya,” ujarnya.

Menurutnya, tasawuf mengajarkan bahwa pendidikan sejati bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan transfer ruh dan keteladanan.

Perubahan Dimulai dari Jiwa

Dalam kesempatan itu, ia juga mengutip gagasan tokoh pendidikan nasional A. Malik Fadjar tentang Change, Growth, Reform, and Sustainability sebagai fondasi pengelolaan lembaga pendidikan.

Prof Barizi mengingatkan firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Ar-Ra’d ayat 11 bahwa perubahan suatu kaum dimulai dari perubahan diri sendiri.

Ia menegaskan transformasi lembaga harus diawali dari perubahan jiwa: dari lemah menjadi kuat, dari malas menjadi pejuang, serta dari mengeluh menjadi solutif.

“Petani sukses pasti punya jiwa tani yang luar biasa. Pebisnis sukses punya jiwa usaha yang kuat. Maka kiai, guru, dan santri yang sukses harus punya jiwa dedikasi dan kompetensi yang luar biasa,” katanya.

Cinta dan Ikhlas Jadi Fondasi

Di akhir paparannya, Prof Barizi menekankan bahwa pengelolaan madrasah dan pesantren bukan sekadar manajemen institusi, tetapi manajemen jiwa.

“Cinta dan ikhlas adalah bahan bakar keberlanjutan,” tegasnya.

Bincang ilmiah ini menjadi momentum bagi Pesantren Ikhtiar Insan Kamil Sumenep untuk memperkuat posisinya sebagai pesantren masa depan yang mencetak insan kamil, kuat secara spiritual, matang secara intelektual, serta adaptif terhadap tantangan zaman. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: pendidikanPerguruan TinggiProf Ahmad BariziTasawuf

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

BUMDes Ardiles Singosari Bangun Sentra Ketahanan Pangan, Dukung MBG

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Polisi Bongkar Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi di Gresik, Satu Orang Ditangkap

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Polres Gresik Sosialisasikan KUHAP 2025, Tingkatkan Profesionalisme Penyidik

Aktivis Akhera Bogor: Stop Fitnah BGN, Isu Kaus Kaki Rp100 Ribu Tak Benar

Pelantikan Anak Bupati Malang Jadi Kadis Disorot, PDIP: Jangan Nilai dari Latar Belakang

Kapolres Gresik Perkuat Sinergi dengan Purnawirawan Polri

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Prev Next

POPULER HARI INI

Tiga Desa di Kecamatan Manyar Jadi Pilot Project Desa Cantik Gresik 2026

Gus-Gus Gresik Hadiri Halalbihalal Asparagus Nasional di Yogyakarta

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

BERITA LAINNYA

Forum Jamsos Ingatkan BPJS Ketenagakerjaan Waspadai Risiko Dana Imbas Konflik Iran-AS

Brimob Polri Tembus 7 Besar Dunia Skydiving, Indonesia Incar Tuan Rumah Asia

Rakernas Taekwondo Indonesia 2026 Dibuka, PBTI Target Prestasi Internasional

Aktivis Akhera Bogor: Stop Fitnah BGN, Isu Kaus Kaki Rp100 Ribu Tak Benar

Tiga Warga Sinak Papua Ditembak OPM, TNI Evakuasi Korban ke RS Mulia

TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar, Ringankan Beban Warga

Warga Kembru Ditembak TPNPB-OPM, TNI Evakuasi Korban dan Perketat Pengamanan

Analis Nilai Serangan ke Jusuf Kalla Bermotif Politik, Ajak Publik Lebih Rasional

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG

Pemkot Kediri Sulap Kelurahan Ketami Jadi Kampung Ikan Cupang Lewat Program DAK TPPKT

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pelaku Budaya Malang Tolak Baju Khas Daerah, Desak SK Wali Kota Dicabut

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

141 PNS Sidoarjo Terima SK Pensiun April-Juni 2026, Pemkab Apresiasi Pengabdian

KKI Jatim Juara Umum Kejurprov FORKI 2026, Borong 9 Emas di Malang

DPRD Kota Malang Sahkan 3 Perda, Atur Parkir hingga Pemajuan Kebudayaan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d