Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Hari Bumi, Prof Ahmad Barizi Ajak Kembali pada Tatanan Ilahi demi Selamatkan Alam

Javasatu by Javasatu
23 April 2026
0

JAVASATU.COM- Peringatan Hari Bumi tidak cukup dimaknai sebatas seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi spiritual untuk mengembalikan hubungan manusia dengan alam sebagaimana kehendak Sang Pencipta. Hal itu disampaikan Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A., Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dalam pandangannya tentang makna Hari Bumi.

Prof. Dr. H. Ahmad Barizi, M.A., Guru Besar Ilmu Tasawuf UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (Foto: Dok/Ist)

Menurut Prof. Ahmad Barizi, pesan mendalam Hari Bumi dapat berpijak pada ayat “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” yang berarti sesungguhnya segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya. Kata raji’un dimaknai bukan sekadar kembali secara fisik, tetapi kembali kepada tatanan awal ciptaan Allah yang penuh keseimbangan, keselarasan, dan keserasian.

“Bumi sejak awal diciptakan dalam sistem yang teratur. Ada harmoni yang Allah tetapkan. Ketika manusia menjauh dari tatanan itu, maka kerusakan mulai terjadi,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa seluruh kaidah alam yang diciptakan Allah berjalan secara presisi, simetris, dan tanpa penyimpangan. Dalam istilah Al-Qur’an disebut laa ‘iwaja lah, tidak ada kebengkokan atau cacat dalam hukum-hukum alam ciptaan-Nya. Namun, manusialah yang kerap merusak keseimbangan tersebut melalui eksploitasi berlebihan, penggundulan hutan, pencemaran lingkungan, hingga pembangunan yang mengabaikan daya dukung alam.

Akibatnya, berbagai bencana ekologis seperti longsor, banjir, bahkan gempa yang disertai tsunami semakin sering menimpa berbagai wilayah. Menurutnya, banyak musibah bukan semata fenomena alam, tetapi juga buah dari ketidaktaatan manusia terhadap sunnatullah di alam semesta.

Karena itu, solusi utama menjaga bumi tidak cukup hanya dengan teknologi dan regulasi, tetapi juga harus disertai kesadaran spiritual. Manusia perlu kembali pada nilai-nilai ketuhanan dalam memperlakukan alam: menjaga, merawat, dan memanfaatkan secukupnya.

“Jika manusia kembali kepada nilai spiritual alam sebagaimana Allah tetapkan di awal, maka bumi akan kembali sehat dan seimbang,” tegasnya.

Prof. Ahmad Barizi juga mengaitkan hal tersebut dengan konsep tauhid dan integrasi sistem alam dalam pandangan filsuf sufi Suhrawardi. Menurutnya, alam semesta bergerak dalam satu sistem yang terhubung dan tunduk pada “prosesor Tuhan” yang Maha Tepat. Selama seluruh perangkat kehidupan dipelihara sesuai prinsip ketauhidan, maka keteraturan akan tetap terjaga.

Hari Bumi, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa merawat lingkungan sejatinya adalah bagian dari ibadah. Menjaga bumi bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga panggilan iman agar manusia kembali menjadi khalifah yang menebar rahmat bagi semesta alam. (ery/nuh)

Tags: Hari BumipendidikanProf Ahmad BariziTasawufUIN Malang
Previous Post

Kota Kediri Konsisten 5 Tahun di 10 Besar Kota Toleran Nasional

Next Post

TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

Related Posts

Hari Santri, YPP Al-Karimi Gresik Gelar Ziarah dan Kirab
Pendidikan

Hari Santri, YPP Al-Karimi Gresik Gelar Ziarah dan Kirab

21 Oktober 2026
UIBU Malang Sambut Mahasiswa Baru dengan Program Entrepreneur Heppiee
Pendidikan

UIBU Malang Sambut Mahasiswa Baru dengan Program Entrepreneur Heppiee

21 Oktober 2026
UIBU Malang Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1
Pendidikan

UIBU Malang Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1

21 Oktober 2026
MUI Kecamatan Gresik Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan SMA NU 2
Pendidikan

MUI Kecamatan Gresik Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan SMA NU 2

21 Oktober 2026
Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying
Pendidikan

Kapolres Batu Ingatkan Siswa SMAN 2 Batu soal Narkoba dan Bullying

19 Oktober 2026
UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI
Pendidikan

UM dan MPR RI Teken MoU, Perkuat Peran Pustakawan di Era AI

17 Oktober 2026
Next Post
TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Karhutla Gunung Arjuno Bakar 816 Hektare, Kapolres Malang Turun Padamkan Api
  • BNPB Catat Karhutla di Cilacap, Wonosobo dan Raja Ampat
  • SATUPENA Jatim Dorong Perlindungan Hak Cipta Penulis di Kota Batu
  • Kapolresta Malang Kota: Rutam Nuwus Hebak, Aksi ALAT BANTU Kondusif
  • Wabup Gresik: Anak Tak Cukup Dilarang Main Gawai, Orang Tua Harus Mendampingi
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com