email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Forum Rembuk Peduli Gresik Soroti Pudarnya Identitas Kota Santri

by Syaiful Arif
21 Mei 2026

JAVASATU.COM- Puluhan tokoh masyarakat lintas profesi dan disiplin ilmu berkumpul dalam Forum Rembuk Peduli Gresik di salah satu restoran di Jalan Veteran, Gresik, Rabu (20/5/2026) malam. Forum tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan atas dinilai mulai tergerusnya identitas Gresik sebagai kota santri di tengah derasnya arus industrialisasi dan persoalan sosial.

Foto: Ist/Javasatu.com

Para peserta yang hadir berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik, mulai kawasan kota, Gresik Utara hingga Gresik Selatan. Mereka terdiri dari kalangan kiai, habib, akademisi, pengusaha, hingga praktisi komunikasi.

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Habib Hasan Assegaf, Habib Mustofa Assegaf, Habib Muhammad Mahan, KH Muhammad Fathoni Mukhlis, Kiai Adam Cholil Albantany, hingga sosiolog Hamim Farhan.

Dalam forum tersebut, para tokoh menilai industrialisasi yang berkembang pesat di Gresik perlu diimbangi penguatan fondasi keagamaan dan sosial agar tidak mengikis karakter daerah yang selama ini dikenal sebagai kota wali dan kota santri.

“Banyak hal kontradiktif dan memprihatinkan yang belakangan trennya semakin meningkat di Gresik. Berbagai ketimpangan sosial akibat kesenjangan ekonomi, maraknya ‘warung pangku’ dan prostitusi terselubung, kriminal dan pergaulan bebas, apalagi kasus narkoba, ini semua perlu diantisipasi dan dicarikan solusi. Ini sungguh ironis dan paradoks di tengah kota santri dan kota wali,” ujar Ustaz Munif saat memandu diskusi.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan terkait dampak industrialisasi terhadap kehidupan sosial masyarakat Gresik. Mayoritas peserta sepakat bahwa persoalan keumatan dan kebijakan publik perlu mendapat perhatian serius sebelum semakin meluas.

Habib Hasan Assegaf menegaskan forum tersebut tidak boleh berhenti sekadar menjadi ruang diskusi, melainkan harus melahirkan langkah konkret untuk mengawal berbagai persoalan sosial dan keumatan di Gresik.

BacaJuga :

Pengamat: Penghargaan KSBSI Tegaskan Komitmen Kapolri pada Kesejahteraan Buruh

Miben Voice Raih Best Performance di Panggung Sinergi MCC 2026

“Biar tidak berhenti pada omong-omong dan forum-forum diskusi seperti ini, setiap perjuangan harus diperjelas job-job deskripsinya. Kita perlu penguatan ke MUI, juga mencermati pabrik-pabrik untuk melihat kepantasan penyediaan masjid atau musholla bagi karyawannya, dan masalah keumatan lainnya,” ungkap Habib Hasan.

Sementara itu, sosiolog yang juga Wakil Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Gresik, Hamim Farhan, menilai identitas Gresik sebagai kota santri mulai menghadapi tantangan serius akibat dampak sosial industrialisasi.

Menurutnya, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat perlu melakukan langkah antisipasi sejak dini agar identitas religius Gresik tidak sekadar menjadi simbol.

“Forum seperti ini layak kita kembangkan untuk memberikan masukan konstruktif kepada pemangku kebijakan. Kalau tidak, Gresik sebagai kota santri dan kota wali hanya tinggal nama,” tegas Hamim.

Di akhir forum, peserta sepakat memperkuat struktur organisasi Forum Rembuk Peduli Gresik serta menyusun program kerja yang lebih terukur. Mereka juga berkomitmen mengawal isu-isu keumatan dan kebijakan publik yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Forum tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi masyarakat sipil dalam memberikan masukan konstruktif terhadap pembangunan sosial di Kabupaten Gresik di tengah pesatnya perkembangan industri. (bas/saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten GresikKota SantriKota Wali

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pengamat: Penghargaan KSBSI Tegaskan Komitmen Kapolri pada Kesejahteraan Buruh

Dosen Polinema Kenalkan Alat Pembelah Durian Karya Mahasiswa, 4 Buah per Menit

TBI Aice Naik Jadi 27,27%, Raih Top Brand 8 Tahun Beruntun

Miben Voice Raih Best Performance di Panggung Sinergi MCC 2026

Ratusan Burung Adu Gacor di Piala Bupati Majalengka 2026

Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik

Naik Mobil Klasik, Kapolres Rama Ajak Warga Jogo Gresik

Bukan Pesta Mewah, Kades Palabuan Rayakan Ultah dengan Hibahkan Masjid

HUT ke-81 RI di RW 12 Klayatan Kota Malang, Gema Cerita Nusantara Satukan Warga

24 Mobil Hias dan 71 Barisan Ramaikan Gresik Merdeka Carnival 2026

Prev Next

POPULER HARI INI

HUT ke-81 RI di RW 12 Klayatan Kota Malang, Gema Cerita Nusantara Satukan Warga

Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

Pengamat: Penghargaan KSBSI Tegaskan Komitmen Kapolri pada Kesejahteraan Buruh

Ratusan Burung Adu Gacor di Piala Bupati Majalengka 2026

BERITA LAINNYA

Pengamat: Penghargaan KSBSI Tegaskan Komitmen Kapolri pada Kesejahteraan Buruh

Dosen Polinema Kenalkan Alat Pembelah Durian Karya Mahasiswa, 4 Buah per Menit

TBI Aice Naik Jadi 27,27%, Raih Top Brand 8 Tahun Beruntun

Miben Voice Raih Best Performance di Panggung Sinergi MCC 2026

Ratusan Burung Adu Gacor di Piala Bupati Majalengka 2026

Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik

Naik Mobil Klasik, Kapolres Rama Ajak Warga Jogo Gresik

Bukan Pesta Mewah, Kades Palabuan Rayakan Ultah dengan Hibahkan Masjid

HUT ke-81 RI di RW 12 Klayatan Kota Malang, Gema Cerita Nusantara Satukan Warga

24 Mobil Hias dan 71 Barisan Ramaikan Gresik Merdeka Carnival 2026

Prev Next

POPULER MINGGU INI

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Wringinanom, Bupati Yani Ajak Warga Bersuara

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Pemasangan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Ditarget Rampung November

HUT ke-81 RI di RW 12 Klayatan Kota Malang, Gema Cerita Nusantara Satukan Warga

Karnaval Budaya Nusantara Meriahkan HUT ke-81 RI di Tebuwung Gresik

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved