email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 13 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Forum Rembuk Peduli Gresik Soroti Pudarnya Identitas Kota Santri

by Syaiful Arif
21 Mei 2026

JAVASATU.COM- Puluhan tokoh masyarakat lintas profesi dan disiplin ilmu berkumpul dalam Forum Rembuk Peduli Gresik di salah satu restoran di Jalan Veteran, Gresik, Rabu (20/5/2026) malam. Forum tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan atas dinilai mulai tergerusnya identitas Gresik sebagai kota santri di tengah derasnya arus industrialisasi dan persoalan sosial.

Foto: Ist/Javasatu.com

Para peserta yang hadir berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik, mulai kawasan kota, Gresik Utara hingga Gresik Selatan. Mereka terdiri dari kalangan kiai, habib, akademisi, pengusaha, hingga praktisi komunikasi.

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Habib Hasan Assegaf, Habib Mustofa Assegaf, Habib Muhammad Mahan, KH Muhammad Fathoni Mukhlis, Kiai Adam Cholil Albantany, hingga sosiolog Hamim Farhan.

Dalam forum tersebut, para tokoh menilai industrialisasi yang berkembang pesat di Gresik perlu diimbangi penguatan fondasi keagamaan dan sosial agar tidak mengikis karakter daerah yang selama ini dikenal sebagai kota wali dan kota santri.

“Banyak hal kontradiktif dan memprihatinkan yang belakangan trennya semakin meningkat di Gresik. Berbagai ketimpangan sosial akibat kesenjangan ekonomi, maraknya ‘warung pangku’ dan prostitusi terselubung, kriminal dan pergaulan bebas, apalagi kasus narkoba, ini semua perlu diantisipasi dan dicarikan solusi. Ini sungguh ironis dan paradoks di tengah kota santri dan kota wali,” ujar Ustaz Munif saat memandu diskusi.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan terkait dampak industrialisasi terhadap kehidupan sosial masyarakat Gresik. Mayoritas peserta sepakat bahwa persoalan keumatan dan kebijakan publik perlu mendapat perhatian serius sebelum semakin meluas.

Habib Hasan Assegaf menegaskan forum tersebut tidak boleh berhenti sekadar menjadi ruang diskusi, melainkan harus melahirkan langkah konkret untuk mengawal berbagai persoalan sosial dan keumatan di Gresik.

“Biar tidak berhenti pada omong-omong dan forum-forum diskusi seperti ini, setiap perjuangan harus diperjelas job-job deskripsinya. Kita perlu penguatan ke MUI, juga mencermati pabrik-pabrik untuk melihat kepantasan penyediaan masjid atau musholla bagi karyawannya, dan masalah keumatan lainnya,” ungkap Habib Hasan.

BacaJuga :

10 Ribu Pil Koplo dan Sabu Disita, 5 Pengedar Dibekuk Polisi Gresik

Istri Wafat, Petugas Haji Asal Malang Tetap Bertugas, Wamenhaj Beri Penghormatan

Sementara itu, sosiolog yang juga Wakil Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Gresik, Hamim Farhan, menilai identitas Gresik sebagai kota santri mulai menghadapi tantangan serius akibat dampak sosial industrialisasi.

Menurutnya, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat perlu melakukan langkah antisipasi sejak dini agar identitas religius Gresik tidak sekadar menjadi simbol.

“Forum seperti ini layak kita kembangkan untuk memberikan masukan konstruktif kepada pemangku kebijakan. Kalau tidak, Gresik sebagai kota santri dan kota wali hanya tinggal nama,” tegas Hamim.

Di akhir forum, peserta sepakat memperkuat struktur organisasi Forum Rembuk Peduli Gresik serta menyusun program kerja yang lebih terukur. Mereka juga berkomitmen mengawal isu-isu keumatan dan kebijakan publik yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Forum tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi masyarakat sipil dalam memberikan masukan konstruktif terhadap pembangunan sosial di Kabupaten Gresik di tengah pesatnya perkembangan industri. (bas/saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Kabupaten GresikKota SantriKota Wali

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

DOR Kepanjen, ASN Tak Lapor Cerai Terancam Kembalikan Tunjangan Puluhan Juta

10 Ribu Pil Koplo dan Sabu Disita, 5 Pengedar Dibekuk Polisi Gresik

Polres Gresik Rawat Toleransi di Empat Rumah Ibadah

Syahravi Cerita Pengalaman Pribadi di Lagu “Salah Paham (Lagi)” Bareng Rinni

Pemeriksaan di Polres Malang Kini Terekam Audio-Video

Istri Wafat, Petugas Haji Asal Malang Tetap Bertugas, Wamenhaj Beri Penghormatan

Mbak Wali Ingin Pramuka Garuda Kota Kediri Cetak Generasi Tangguh

1.022 Atlet Ramaikan Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 di Malang

Mbak Wali Tegaskan Kediri Kota Agamis, Tak Toleransi Miras Ilegal

Diduga Tak Urus PBG, Karyawan Bank Digugat ke PN Malang soal Rooftop Bocor

Prev Next

POPULER HARI INI

Mbak Wali Tegaskan Kediri Kota Agamis, Tak Toleransi Miras Ilegal

Dispendik Kabupaten Malang Tekankan Guru Berintegritas, Sekolah Harus Punya Branding

PLN Bantah Isu Blackout, Listrik di Jawa Dipastikan Aman

1.022 Atlet Ramaikan Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 di Malang

Diduga Tak Urus PBG, Karyawan Bank Digugat ke PN Malang soal Rooftop Bocor

BERITA LAINNYA

DOR Kepanjen, ASN Tak Lapor Cerai Terancam Kembalikan Tunjangan Puluhan Juta

10 Ribu Pil Koplo dan Sabu Disita, 5 Pengedar Dibekuk Polisi Gresik

Polres Gresik Rawat Toleransi di Empat Rumah Ibadah

Syahravi Cerita Pengalaman Pribadi di Lagu “Salah Paham (Lagi)” Bareng Rinni

Pemeriksaan di Polres Malang Kini Terekam Audio-Video

Istri Wafat, Petugas Haji Asal Malang Tetap Bertugas, Wamenhaj Beri Penghormatan

Mbak Wali Ingin Pramuka Garuda Kota Kediri Cetak Generasi Tangguh

1.022 Atlet Ramaikan Kejurnas Tenis Piala Ketua MA RI 2026 di Malang

Mbak Wali Tegaskan Kediri Kota Agamis, Tak Toleransi Miras Ilegal

Diduga Tak Urus PBG, Karyawan Bank Digugat ke PN Malang soal Rooftop Bocor

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Titans Tennis Tournament, Bukan Sekadar Adu Skill tapi Tempa Mental Juara

Prof. Ahmad Barizi Tegaskan PTKI Harus Menjadi “Nur” Moderasi Beragama di Indonesia

Rumah Dua Lantai di Pendem Batu Terbakar Saat Ditinggal Kerja dan Sekolah

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

PLN Bantah Isu Blackout, Listrik di Jawa Dipastikan Aman

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved