JAVASATU.COM- Menteri Koperasi Republik Indonesia (Menkop RI) Ferry Juliantono mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekraf), UMKM, dan komunitas di Kota Malang, Jawa Timur, bertransformasi membentuk koperasi. Langkah ini dinilai dapat memperkuat ekosistem usaha sekaligus memperluas akses permodalan bagi pelaku ekonomi kreatif.

Ferry menyampaikan dorongan tersebut saat menghadiri Festival Mbois 11: Creative Connect Digital Ecosystem di kompleks Stadion Gajayana, Kota Malang,Minggu (23/8/2026).
Ia melihat potensi besar industri kreatif di Malang yang dinilai bisa berkembang lebih kuat jika dihimpun melalui model koperasi.
“Koperasi ini bisa menjadi wadah untuk menguatkan industri ekonomi kreatif, UMKM, komunitas, termasuk pariwisata dan olahraga,” ujarnya.
Menurut Ferry, model koperasi dapat menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk berhimpun, mengembangkan skala ekonomi, serta menciptakan nilai tambah secara bersama. Pemerintah juga akan mendorong keterlibatan berbagai profesi di sektor kreatif.
Animator, konten kreator hingga ilustrator, kata Ferry, akan dirangkul dalam pembentukan creative hub yang dapat menjadi wadah pengembangan usaha dan kreativitas. Penguatan tersebut juga akan didukung solusi permodalan awal melalui skema pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.
“Kita ingin merangkul animator, konten kreator, ilustrator dan berbagai pelaku kreatif untuk membentuk creative hub yang bisa beroperasi dan mengembangkan skala ekonominya,” katanya.
Ferry juga mengusulkan keberadaan Koperasi Corner di Stadion Gajayana. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang pendampingan dan edukasi bagi generasi muda yang ingin berkoperasi sekaligus mengembangkan potensi ekonomi kreatif.
“Kami ingin ada Koperasi Corner di Stadion Gajayana untuk pendampingan dan edukasi generasi muda yang ingin berkoperasi, sehingga lebih mudah berhimpun, mengembangkan potensi dan menciptakan nilai tambah bersama melalui koperasi,” tutupnya. (dop/arf)