JAVASATU.COM- Ada pemandangan berbeda di Jalan Raya KH Abdul Halim, Kabupaten Majalengka, Rabu (26/8/2026). Sejumlah pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak menggunakan helm justru mendapat helm gratis dari polisi.

Aksi simpatik itu digelar Satlantas Polres Majalengka melalui kegiatan “Polantas Menyapa Peduli Keselamatan Berbagi Helm SNI”.
Para petugas turun langsung ke jalan untuk mengingatkan pengendara mengenai pentingnya menggunakan helm saat berkendara. Bukan penindakan, pendekatan humanis dipilih untuk membangun kesadaran masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas.
Pantauan di lokasi, beberapa pengendara yang melihat petugas sempat memilih berbalik arah. Namun, sebagian besar pengendara yang tidak mengenakan helm tetap berhenti di hadapan petugas.
Tak hanya pengendara tanpa helm, petugas juga menemukan sejumlah pengendara yang membonceng anak di bawah umur tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.
Meski demikian, polisi tidak langsung memberikan sanksi. Para pengendara diberikan peringatan sekaligus edukasi mengenai risiko berkendara tanpa menggunakan alat keselamatan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., didampingi Kasatlantas AKP Pandu Renata Surya, S.T.K., S.I.K., M.H.
Kapolres bahkan turun langsung membagikan helm kepada pengendara. Ia juga terlihat berbincang dengan sejumlah pengendara yang sebelumnya kedapatan tidak mengenakan helm.
Respons masyarakat pun terlihat positif. Pengendara yang semula tampak khawatir akan ditilang justru terlihat senang setelah mendapatkan helm SNI secara gratis.
Bukan Karena Takut Polisi
Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Hari ini adalah kegiatan simpatik, yakni dengan pembagian helm gratis terhadap para pengguna jalan yang memang berkendara menggunakan sepeda motor tidak menggunakan helm,” ujar Aldy.
Menurutnya, kegiatan tersebut terlaksana melalui sinergi antara Polres Majalengka dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jasa Raharja, serta pihak Yamaha dan Honda yang turut mendukung penyediaan helm.
Ia berharap pemberian helm tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan ketika berkendara.
“Tujuannya adalah agar masyarakat bisa sadar. Tentunya kami berikan imbauan dan edukasi, janganlah takut kepada polisi dalam penggunaan helm,” katanya.
Aldy menegaskan, penggunaan helm seharusnya dilakukan bukan karena takut ditilang polisi. Helm menjadi salah satu perlindungan penting yang dapat mengurangi risiko fatal ketika terjadi kecelakaan.
“Kita tidak tahu kapan musibah itu akan datang, tapi minimal dengan menggunakan helm bisa mengurangi fatalitas seperti itu,” ujarnya.
Bagikan 40 Helm SNI
Dalam kegiatan tersebut, Polres Majalengka membagikan sebanyak 40 helm SNI kepada para pengguna sepeda motor.
Aldy mengatakan, pihaknya akan terus melakukan kegiatan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya tertib berlalu lintas.
“Ke depan kita akan konsisten untuk memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan pentingnya menggunakan helm serta lain sebagainya,” katanya.
Kapolres juga menanggapi adanya pengendara yang sempat terlihat kaget dan khawatir akan ditilang ketika melihat petugas di jalan.
Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk mengubah pola pikir masyarakat. Kesadaran menggunakan helm semestinya tumbuh dari kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri, bukan semata-mata karena takut berhadapan dengan polisi.
“Yang kami imbau kepada masyarakat bahwa penggunaan helm janganlah menggunakan helm karena takut oleh pihak kepolisian. Tetapi mari kita bangun kesadaran,” tutur Aldy.
Melalui pendekatan humanis tersebut, Satlantas Polres Majalengka ingin menunjukkan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya soal penindakan, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan di jalan. (eko/arf)