email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 25 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Tak Ada Beton, Tak Ada Aspal, Iing Misbahuddin Ngobrolin Nasib UMKM di Talaga

by Eko Widiantoro
25 September 2026

JAVASATU.COM- Ada banyak cara seorang anggota DPRD menghabiskan waktu. Bisa rapat, bisa sidak, bisa memelototi dokumen proyek, atau kalau sedang mujur, bisa melakukan semuanya dalam satu hari.

H. Iing Misbahuddin punya cukup banyak pengalaman dengan pilihan-pilihan tersebut.

Iing Misbahuddin abadikan kegiatan diskusi dengan pelaku UMKM di akun FB pribadinya. (Foto: Fb Iing Misbahuddin)

Sebagai Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PKS, urusan infrastruktur sudah seperti menu yang cukup akrab dalam aktivitasnya.

Tapi pada Kamis (24/9/2026), menunya agak berbeda.

Tidak ada jalan yang diperiksa. Tidak ada proyek yang disorot. Tidak ada cerita soal beton, aspal, atau pekerjaan konstruksi.

Yang ada justru pelaku UMKM, obrolan soal usaha, dan kelapa muda.

Iing mengunggah momen itu melalui akun Facebook pribadinya. Dalam foto dan keterangannya, ia memperlihatkan pertemuan dengan sejumlah pelaku UMKM di Kecamatan Talaga.

Suasananya sederhana. Tidak seperti rapat resmi yang biasanya punya meja, kursi, berkas, dan bahasa-bahasa birokratis yang kadang membutuhkan penerjemah khusus.

Di Talaga, obrolannya lebih membumi.

Para pelaku usaha berbagi pengalaman mengenai bagaimana mempertahankan usaha, mengembangkan produk, hingga menghadapi persoalan pemasaran.

Iing menyebut pertemuan itu sebagai ruang bertukar gagasan.

“Di tengah suasana yang sederhana dan penuh keakraban, beberapa pelaku UMKM di wilayah Talaga berkumpul untuk berdiskusi serta berbagi pengalaman,” tulis Iing.

Kelapa muda menjadi teman diskusi.

“Ditemani segarnya kelapa muda, pertemuan ini menjadi ruang bertukar gagasan mengenai strategi bertahan, pengembangan produk, hingga tantangan pemasaran yang dihadapi pelaku usaha lokal,” tulisnya.

Tidak Semua Persoalan Perlu Dibawa ke Ruang Rapat

Ada hal menarik dari pertemuan tersebut.

Iing yang selama ini dikenal melalui aktivitasnya di Komisi III, kali ini tidak sedang membicarakan bagaimana sebuah pembangunan dikerjakan. Ia berbicara tentang bagaimana usaha warga tetap dikerjakan.

Bedanya memang tipis di telinga, tetapi cukup jauh dalam praktik.

Infrastruktur punya proyek. UMKM punya produk.

Infrastruktur punya kontraktor. UMKM punya pemilik usaha yang sering kali merangkap jadi bagian produksi, bagian pemasaran, bagian keuangan, bahkan bagian angkat-angkat barang.

Dan kalau sedang sepi pembeli, ya pemilik usahanya juga yang paling pertama pusing.

Persoalan pemasaran menjadi salah satu topik yang dibicarakan dalam pertemuan Iing dengan pelaku UMKM Talaga.

Produk lokal tidak cukup hanya dibuat. Ia perlu ditemukan pembeli. Karena itu, pengembangan produk dan strategi pemasaran menjadi bagian penting agar usaha bisa terus bertahan.

Di titik ini, obrolan santai sambil menikmati kelapa muda ternyata membicarakan perkara yang tidak terlalu santai.

Bagaimana usaha kecil tetap hidup.

Belum ada keterangan mengenai kebijakan atau program baru sebagai tindak lanjut pertemuan tersebut. Iing dalam unggahannya lebih menekankan suasana diskusi dan pertukaran pengalaman bersama pelaku UMKM.

BacaJuga :

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Dorong Pers Makin Profesional

Hari Tani Nasional, LPPNU Gresik Dorong Petani NU Perkuat Ketahanan Pangan

Namun setidaknya, pada hari itu, Ketua Komisi III DPRD Majalengka sedang melihat persoalan dari sisi yang berbeda.

Bukan dari atas meja rapat.
Bukan dari balik dokumen proyek.

Melainkan dari cerita pelaku usaha yang sedang berusaha menjaga dagangannya tetap berjalan.

Dan untuk kali ini, pembahasannya tidak ditemani suara mesin proyek.

Barangkali, persoalan UMKM memang tidak selalu membutuhkan rapat panjang dengan bahasa yang panjang pula.

Kadang ia cukup dimulai dari pertanyaan sederhana: “Jualannya bagaimana?”

Dari pertanyaan itu, bisa muncul cerita tentang produk yang susah berkembang, pasar yang tak kunjung luas, dan usaha yang harus bertahan meski pembeli datang sesekali.

Iing mendengarkan cerita itu di Talaga, ditemani kelapa muda.

Sebab ada persoalan yang bisa dibaca dari laporan dan ada pula yang baru terasa setelah duduk bersama orang yang mengalaminya.

Kalau biasanya pembangunan punya target kapan selesai, UMKM punya pertanyaan yang barangkali lebih sederhana sekaligus lebih berat: besok masih bisa jualan atau tidak?

Di Talaga, pertanyaan itulah yang dibicarakan tanpa podium, tanpa mikrofon, dan untuk sementara, tanpa perlu membawa-bawa urusan infrastruktur.

Cukup pelaku usaha, cerita mereka, dan kelapa muda yang pelan-pelan habis. (eko/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: DPRDPRD MajalengkaIing MisbahuddinKabupaten MajalengkaUMKM

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Tim 11 TEP UB Kenalkan Nila Braja 001 untuk Budidaya Ikan di Klamono Sorong

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Dorong Pers Makin Profesional

Hari Tani Nasional, LPPNU Gresik Dorong Petani NU Perkuat Ketahanan Pangan

Tak Ada Beton, Tak Ada Aspal, Iing Misbahuddin Ngobrolin Nasib UMKM di Talaga

Kota Malang Raih IHYA 2026, Dua Tahun Berturut-turut

Kopi Amstirdam Didorong Jadi Brand Global, Bukan Sekadar Komoditas

Warga Kedungkandang Malang Diingatkan Bahaya SUTT 150 kV

Jelang HUT TNI, Moeldoko Ingatkan Prajurit Jaga Profesionalisme

Bukan Cuma Lomba, MTQ Nasional 2026 Putar Ekonomi Rp1,2 Triliun

PPIR Konsolidasi di Malang, SAPIR Jatim Resmi Bergabung

Prev Next

POPULER HARI INI

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

BERITA LAINNYA

Tim 11 TEP UB Kenalkan Nila Braja 001 untuk Budidaya Ikan di Klamono Sorong

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Dorong Pers Makin Profesional

Hari Tani Nasional, LPPNU Gresik Dorong Petani NU Perkuat Ketahanan Pangan

Tak Ada Beton, Tak Ada Aspal, Iing Misbahuddin Ngobrolin Nasib UMKM di Talaga

Kota Malang Raih IHYA 2026, Dua Tahun Berturut-turut

Kopi Amstirdam Didorong Jadi Brand Global, Bukan Sekadar Komoditas

Warga Kedungkandang Malang Diingatkan Bahaya SUTT 150 kV

Jelang HUT TNI, Moeldoko Ingatkan Prajurit Jaga Profesionalisme

Bukan Cuma Lomba, MTQ Nasional 2026 Putar Ekonomi Rp1,2 Triliun

PPIR Konsolidasi di Malang, SAPIR Jatim Resmi Bergabung

Prev Next

POPULER MINGGU INI

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved