JAVASATU.COM- Justicia Networking Forum (JNF) mengecam berbagai tudingan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja yang beredar melalui media sosial.
JNF menilai narasi yang disebarkan akun TikTok anonim “Bekasi Masih Kusut” tersebut tidak mencerminkan kondisi pemerintahan Kabupaten Bekasi secara utuh.

Koordinator JNF Anto Yulinanto mengatakan penilaian terhadap Asep seharusnya mempertimbangkan kondisi pemerintahan Kabupaten Bekasi dan persoalan yang merupakan warisan pemerintahan sebelumnya.
“Sangat tidak adil menghakimi Plt Bupati Bekasi atas kekacauan di Kabupaten Bekasi, sementara publik sengaja ditutupi fakta bahwa tangan beliau ‘diikat’ oleh regulasi yang sangat kaku. Kami mengecam keras akun hantu ‘Bekasi Masih Kusut’ dan pihak-pihak lain yang melakukan pembunuhan karakter demi kepentingan politik jangka pendek,” kata Anto, Rabu (30/9/2026).
JNF juga menyoroti beredarnya sebuah editan foto yang disebut menyerupai Asep dengan tumpukan uang di atas meja. Menurut Anto, foto tersebut disertai narasi mengenai modal untuk menjadi bupati definitif dan dinilai sebagai tudingan yang tidak berdasar.
“Akun anonim ‘Bekasi Masih Kusut’ lebih ke arah ingin memecah belah orang Bekasi, bukan kritik yang baik untuk membangun Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Anto mengatakan kritik terhadap pemerintah daerah tetap diperlukan. Namun, menurut dia, kritik seharusnya disampaikan berdasarkan data dan informasi yang dapat diverifikasi, bukan melalui narasi yang berpotensi membentuk persepsi negatif terhadap seseorang.
JNF mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi bersikap objektif dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Anto juga meminta masyarakat memberi ruang kepada pemerintah daerah untuk menjalankan proses transisi pemerintahan.

Selain itu, JNF meminta aparat kepolisian menelusuri akun-akun anonim yang diduga menyebarkan konten yang dinilai merugikan nama baik Asep. JNF menyerahkan proses identifikasi dan penanganannya kepada aparat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pengelola akun TikTok “Bekasi Masih Kusut” mengenai tudingan yang disampaikan JNF. Ruang hak jawab tetap terbuka bagi pihak terkait. (saf)