email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

by Yondi Ari
6 Oktober 2026

JAVASATU.COM- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di enam provinsi yang memiliki kawasan lahan gambut. Saat ini, tim gabungan melakukan penanganan terhadap kebakaran yang mencakup sekitar 186 hektare lahan gambut.

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman memimpin pertemuan di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (6/10/2026). (Foto: BNPB)

Kondisi tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M. saat menerima kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan kejadian bencana di Indonesia, khususnya penanganan karhutla.

“Kondisi Karhutla sampai hari ini memang masih berat di enam provinsi lahan gambut. Tadi kami laporkan ke Bapak Menko, yang sedang dipadamkan hari ini ada 186 hektare,” ujar Suharyanto dalam keterangannya.

Enam provinsi yang menjadi fokus penanganan tersebut meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.

Selain di enam provinsi tersebut, BNPB mencatat 13 kejadian kebakaran di wilayah lain dengan luas mencapai lebih dari 400 hektare. Menurut BNPB, kebakaran di luar kawasan lahan gambut relatif lebih mudah ditangani karena terjadi di lahan mineral.

“Pemadaman di lahan gambut sangat sulit. Hari ini bisa dipadamkan semua, belum tentu besok sudah selesai karena bisa muncul titik kebakaran baru,” tambahnya.

Kabut Asap Berdampak pada Aktivitas Penerbangan

Kondisi karhutla saat ini terpantau cukup signifikan di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. Kabut asap pekat dilaporkan telah berdampak pada aktivitas penerbangan di wilayah tersebut.

Di Jambi, yang sebelumnya sempat terkendali, kembali ditemukan titik api di kawasan Taman Nasional Bukit Sembilan. Kebakaran di kawasan tersebut sempat mencapai sekitar 300 hektare.

BacaJuga :

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Saat ini, luasan area yang terbakar di taman nasional tersebut telah berhasil ditekan menjadi sekitar 140 hektare. Kawasan tersebut bukan merupakan lahan gambut.

Terkait dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, BNPB terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Distribusi perlengkapan, termasuk masker, juga dilakukan di sejumlah wilayah yang terdampak.

BNPB menyampaikan adanya peningkatan jumlah warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. Pelayanan kesehatan terus diupayakan secara maksimal sesuai arahan Menteri Koordinator.

BNPB Menunggu Perkembangan Cuaca

BNPB juga mencermati potensi hujan yang diharapkan dapat membantu proses penanganan karhutla. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan diperkirakan mulai turun paling cepat pada minggu ketiga Oktober dan paling lambat pada minggu ketiga November.

BNPB turut menyoroti fenomena El Nino 2026 yang terjadi lebih cepat dari siklus yang biasanya berlangsung.

“Biasanya kita mengalami siklus empat tahunan seperti 2015, 2019, 2023. Seharusnya siklus berikutnya di 2027, tetapi alam tidak bisa diprediksi. Di tahun 2026 ini kita kembali mengalami kondisi El Nino dengan kebakaran yang cukup besar,” kata Suharyanto.

Selama sebulan ke depan, BNPB bersama jajaran terkait akan melanjutkan upaya penanganan karhutla, termasuk pemadaman dan distribusi peralatan yang dibutuhkan masyarakat. (dop/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BNPBKarhutla

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Sengketa Jual Beli Saham Rp40 Miliar Bergulir di PN Malang

Polresta Malang Kota Dalami Dugaan Kekerasan Seksual di Kos Sukun

Drainase Jatisari Tajinan Rampung, Aliran Air Jalan Sempalwadak-Pringu Makin Lancar

Wabup Gresik Dorong 16 Kecamatan Perkuat Warga Peduli AIDS

Hasil Visum Korban Pembunuhan Randupadangan Gresik: 3 Luka Iris dan 1 Bacok

Prev Next

POPULER HARI INI

Masyarakat Spiritual Doakan Indonesia, Perkuat Budaya Jawa dari Malang

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Pramuka Ambalan KH Anwar Nur MA An-Nur Gelar Bakti Ramadan di Sumbersuko

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

BERITA LAINNYA

AGP Gresik 2026 Dorong Guru Kuasai Coding dan AI

BNPB Catat Karhutla di 6 Provinsi, 186 Hektare Lahan Gambut Ditangani

Kemarau Panjang Picu Kebakaran di Sumedang, Damkar Tambah Pos dan Armada

OPINI: Membaca Ulang Makna Kekuasaan

Kapolres Malang Cek MBG Prasmanan, Pastikan Makanan Siswa Aman

Sengketa Jual Beli Saham Rp40 Miliar Bergulir di PN Malang

Polresta Malang Kota Dalami Dugaan Kekerasan Seksual di Kos Sukun

Drainase Jatisari Tajinan Rampung, Aliran Air Jalan Sempalwadak-Pringu Makin Lancar

Wabup Gresik Dorong 16 Kecamatan Perkuat Warga Peduli AIDS

Hasil Visum Korban Pembunuhan Randupadangan Gresik: 3 Luka Iris dan 1 Bacok

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang Malang, Tiga Orang Terluka

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved